Volatilitas Pasar dan Koreksi Harga Bitcoin Jadi Momentum Adopsi Aset Kripto? - Koran Mandalika

Volatilitas Pasar dan Koreksi Harga Bitcoin Jadi Momentum Adopsi Aset Kripto?

Minggu, 2 November 2025 - 20:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Volatilitas pasar aset kripto kembali menarik perhatian, menyusul koreksi harga Bitcoin (BTC) yang tercatat mengalami penurunan lebih dari 13%. Di mana, sebelumnya harga Bitcoin sempat mencapai All Time High (ATH) $126.000 pada 6 Oktober lalu, sebelum saat ini terkoreksi hingga ke level $115.000.

Koreksi harga yang terjadi, yang membawa BTC yang sebelumnya $110.000 ke level sekitar $115.000 dari puncaknya, justru didampingi oleh peningkatan aliran masuk Bitcoin. Fenomena ini diinterpretasikan sebagai aktivitas pengambilan untung oleh pedagang jangka pendek atau fase sementara, di mana para trader mempersiapkan diri menghadapi potensi volatilitas harga.

Namun, yang menjadi perhatian adalah minimnya pergerakan Bitcoin yang telah disimpan selama lebih dari enam bulan. Keraguan para long-term holders untuk menjual aset mereka, ditengah penurunan harga baru-baru ini, mengindikasikan tingginya tingkat keyakinan para investor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinamika harga aset Bitcoin ini secara langsung mempengaruhi para investor aset kripto di Indonesia. Bagi trader harian, penurunan harga dapat meningkatkan risiko, namun bagi investor jangka panjang, koreksi ini justru dapat menjadi kesempatan emas untuk diversifikasi dan dollar-cost averaging atau DCA.

Di tengah ketidakpastian ekonomi makro dan potensi pelemahan mata uang fiat akibat inflasi, aset kripto menawarkan alternatif perlindungan nilai serta potensi keuntungan yang signifikan, menjadikannya komponen penting dalam portofolio investasi modern.

Baca Juga :  Sinergi KAI, DJKA, dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Hari Libur Idul Fitri 1447 H

Menyadari pentingnya momentum dan peluang akumulasi di pasar yang sedang terkoreksi, Bittime, platform perdagangan aset kripto terdepan dan berizin di Indonesia secara aktif menawarkan kampanye dan program yang dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi para penggunanya, salah satunya Bittime Pay Day Gain Day.

Program ini bertujuan memanfaatkan periode gajian atau upah bulanan para pekerja untuk disisihkan pada investasi. Hal ini, guna mendorong para investor muda untuk secara disiplin mengalokasikan sebagian pendapatan bulanan pada alternatif investasi, seperti aset kripto.

Dengan program Bittime Pay Day Gain Day, Bittime tidak hanya memfasilitasi adopsi aset kripto yang transparan, aman dan berizin, tetapi juga secara efektif mengedukasi masyarakat mengenai disiplin investasi.

Apalagi, Bittime turut menawarkan fitur staking yang menjadi salah satu pilihan strategi jangka panjang para investor muda, terutama investor dengan tujuan investasi jangka panjang. Sebab, fitur staking, memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari asetnya, tanpa harus secara aktif bertransaksi jual-beli. Selain itu, Bittime juga memberikan annual percentage yield atau APY tertinggi di Indonesia, dan dengan berbagai pilihan aset yang dapat distaking, salah satunya Bitcoin.

Di tengah fluktuasi kondisi pasar, mengunci aset dengan fitur staking dalam periode waktu tertentu dapat diartikan sebagai strategi untuk “mengamankan” nilai aset. Sebab, aset tersebut akan “dikunci” dan tetap memberikan pasif income dari jumlah APY yang profitable.

Baca Juga :  Broadcast Sering Terblokir? Pakai WA Bulk Sender Resmi dari Barantum

Dengan ini, Bittime berharap agar pengguna tidak hanya menjadi investor yang reaktif terhadap harga, tetapi juga partisipan cerdas dalam ekosistem keuangan digital. Investor yang memiliki pemahaman kuat terhadap mekanisme pasar akan lebih mampu menghadapi ketidakpastian jangka pendek dan fokus pada potensi jangka panjang aset digital.

Edukasi bukan hanya alat untuk meminimalkan risiko, tetapi juga pondasi untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap industri aset kripto yang sedang berkembang di Indonesia.

Tentang Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya. Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.

 

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon
7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI
Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga
Bittime Catatkan Lonjakan Transaksi Emas $XAUT dan $SLVON di Tengah Meredanya Ketegangan Perang Iran
Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia
BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII
Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

PT Krakatau Tirta Industri Tegaskan Komitmen ESG melalui Program Satu Juta Pohon

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:00

Konflik Timur Tengah Picu Risiko Inflasi, Tekan Harapan Suku Bunga

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

Bittime Hadirkan Token Pair HYPE/USDT, Perluas Akses bagi Investor Indonesia

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

BRI Finance Optimalkan Peluang Pembiayaan Dana Tunai Pasca Mudik Lebaran 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kebersamaan Insan Perusahaan melalui Ekspedisi Ramadan PTPN IV Regional VII

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:00

Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:00

KAI Logistik Catat 5.740 Ton Angkutan Selama Ramadan–Idul Fitri, Siap Optimalkan Layanan Arus Balik

Berita Terbaru

Teknologi

7 Cara Agar Brand Anda Muncul di Jawaban AI

Rabu, 25 Mar 2026 - 19:00