Webinar Green Skilling LindungiHutan Angkat Tema Copywriting untuk Pemula - Koran Mandalika

Webinar Green Skilling LindungiHutan Angkat Tema Copywriting untuk Pemula

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LindungiHutan berhasil adakan Webinar Green Skilling mengenai Copywriting secara daring bersama seorang pembicara Veronica Gabriella (17/2).

Pada 17 Februari 2024, LindungiHutan telah mengadakan Webinar Green Skilling dengan judul “The Do’s and Don’t- You Dares of Copywriting” secara daring.

Di era sekarang, perkembangan bisnis secara digital semakin meningkat. Dari segi bisnis, copywriting menjadi teknik pemasaran yang memiliki peranan kuat untuk menarik audiens mulai dari keterlibatan hingga proses transaksi suatu produk. Menurut HubSpot, ajakan bertindak yang dipersonalisasi atau “Call-to-Actions” mampu meningkatkan tingkat konversi hingga 202%. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Webinar kali ini, LindungiHutan menghadirkan seorang senior copywriter di eDOT (Richeese-Nabati Group), Veronica Gabriella. Pada webinar interaktif ini, ia mengupas tuntas mengenai hal yang perlu diperhatikan dan dihindari dalam penerapan copywriting.

 Veronica Gabriella dalam Webinar Green Skilling LindungiHutan (Dokumentasi: LindungiHutan).

Veronica Gabriella atau Vero mengungkapkan bahwa saat ini kita sedang berada dalam era media sosial yang mengubah kita untuk membuat copywriting yang lebih singkat, langsung, dan interaktif.

“Saat ini kita masuk ke era media sosial, yang mana copywriting-nya itu tidak lagi terlalu ada visual tetapi lebih ke dalam bentuk video, seperti konten di Tiktok atau Instagram. Jadi copywriting arahnya tidak hanya iklan banner tetapi iklan yang  butuh kemampuan untuk bikin storyline atau scriptwriting”.

Baca Juga :  Belasan Kereta Kelas Ekonomi Stainless Steel New Generation Keberangkatan Daop 6 Dapatkan Diskon Tiket pada Musim Libur Sekolah

Ia juga mengungkapkan bahwa gaya penulisan saat ini lebih spesifik dan dibuat secara detail untuk menarik perhatian audiens.

“Saat ini copywriting sangat personalisasi, tidak hanya menyasar langsung ke umur namun jauh lebih spesifik. Setiap target audiens di-breakdown hingga spesifik dan sudut pandang penulisan dibuat sangat detail dan rinci seperti bicara teman ke teman. Jadi penting untuk kita mempunyai skill copywriting yang bisa menulis untuk target audiens berbeda-beda”.

Selain itu, perkembangan AI (Artificial Intelligence) yang saat ini menjadi perhatian oleh dunia dapat dimanfaatkan oleh seorang copywriter dalam menulis iklan.

Vero menyampaikan, perkembangan AI dapat membantu kita untuk melakukan brainstorming ide dalam copywriting.

“Ketika kita menulis tidak hanya mengandalkan kreativitas diri sendiri, tetapi kita bisa dibantu juga tools AI untuk brainstorming ide, menulis lebih cepat, dan men-deliver dengan lebih efisien”.

Baca Juga :  Maksimalkan Layanan Bisnis dengan WhatsApp API & Chatbot AI

Peserta Webinar Green Skilling Topik Copywriting (Dokumentasi: LindungiHutan).

Menurut Vero, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan naskah sebuah tulisan untuk memikat audiens. Ia menyebutkan pemilihan ragam gaya, sudut pandang, hingga diksi menjadi penentu dalam keberhasilan copywriting itu sendiri.

“ Yang kita perlu perhatikan dalam dalam copywriting adalah pertama pemilihan ragam gaya/style menulis jadi penentuan gaya tulisan bergantung pada target audiens dan medium. Kedua, sudut pandang/angle menulis yang relevan dengan target audiens. Ketiga adalah pemilihan kata/diksi yang relevan dengan konteks tulisan”.

Disamping itu, Vero juga membahas hal perlu dihindari dalam penulisan sebuah iklan, diantaranya adalah kurangnya empati dari penulis, tulisan yang bermakna ganda, dan stereotyping.

“Pertama jangan sampai kurang empati kepada target audiens jadi kita harus memahami konteks dan selalu memposisikan diri sebagai target audiens. Selanjutnya, bermakna ganda dimana tulisan kita memberikan berbagai tafsir yang membingungkan jadi lakukan copy editing dan baca berulang. Terakhir adalah stereotyping, jangan sampai menyinggung kelompok audiens tertentu”. 

Berita Terkait

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards
Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia
Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring
Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar
Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?
Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Beralih dari Telepon Kabel ke IP Phone, Apa Keuntungannya untuk Bisnis?

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Kinerja Terjaga, KAI Logistik Catat Kelola 12,7 Juta Ton Barang hingga Agustus 2026

Kamis, 17 September 2026 - 15:02

BSSN Catat 5,2 Miliar Anomali Trafik Siber Sepanjang 2025, Widya Security Ingatkan Kewajiban Audit Keamanan di Bawah UU PDP

Berita Terbaru