Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan - Koran Mandalika

Wedbush Optimistis Netflix Dapat Gandakan Pendapatan Iklan di 2026, Namun Saham Masih Tertekan

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netflix baru-baru ini merilis laporan keuangan untuk kuartal keempat 2025 yang menunjukkan hasil operasional yang lebih kuat dari ekspektasi pasar. Perusahaan mencatat pendapatan total sekitar $12,05 miliar, melampaui prediksi analis, dengan peningkatan laba bersih dan pertumbuhan penonton global yang signifikan. Namun demikian, reaksi pasar terhadap prospek pertumbuhan 2026 membuat saham Netflix tetap tertekan, meskipun data dasar fundamentalnya tetap solid.

Hal yang menarik perhatian analis adalah perubahan strategi Netflix dari fokus utama pada pertumbuhan pelanggan menjadi pengembangan pendapatan iklan sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang. Menurut laporan riset Wedbush Securities, segment iklan Netflix menunjukkan potensi besar untuk berkembang di tahun mendatang, bahkan diproyeksikan bisa menggandakan pendapatan iklan menjadi sekitar $3 miliar di 2026, naik dari sekitar $1,5 miliar di 2025.

Strategi ini tidak lepas dari ekspansi pesat ad-supported tier yang kini memiliki puluhan juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Riset independen juga menunjukkan bahwa penghasilan dari iklan telah mulai menjadi bagian penting dari pendapatan total Netflix, dengan adopsi luas terhadap model berlangganan yang mendukung iklan dan perbaikan teknologi iklan internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham NFLX dan Reaksi Pasar

Meskipun Netflix berhasil melampaui ekspektasi pendapatan kuartal dan menunjukkan pertumbuhan laba bersih, saham NFLX tetap mengalami tekanan jual di pasar saham. Banyak investor yang bereaksi terhadap pandangan hati-hati perusahaan mengenai outlook pertumbuhan di awal 2026, terutama dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang sebelumnya lebih agresif. Sebagai konsekuensinya, harga saham Netflix turun beberapa persen dalam perdagangan setelah jam bursa, mencerminkan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan yang melambat dan risiko dari strategi bisnis baru.

Baca Juga :  Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Wedbush sendiri tetap mempertahankan rekomendasi “Outperform” terhadap saham NFLX dengan target harga yang menunjukkan potensi apresiasi jangka panjang. Analis di Wedbush menganggap penurunan saham yang terjadi saat ini disebabkan lebih oleh ekspektasi yang terlalu tinggi di pasar dibandingkan dengan perubahan fundamental yang negatif dalam bisnis Netflix.

Transformasi Model Bisnis dan Tantangan

Faktor utama di balik strategi pendapatan iklan ini adalah kenyataan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan Netflix mulai mendekati plateau setelah bertahun-tahun momentum ekspansi global yang kuat. Kini, model bisnis mulai bergeser ke monetisasi yang lebih efisien melalui iklan, agar Netflix bisa terus tumbuh tanpa harus bergantung terus-menerus pada penambahan pelanggan baru.

Namun, pergeseran ini tidak sepenuhnya bebas risiko. Beberapa investor mencatat bahwa pendapatan iklan dapat memiliki margin yang berbeda dan eksposur terhadap siklus ekonomi yang lebih luas dibandingkan pendapatan pelanggan berbayar. Selain itu, persaingan dari platform streaming lain dan perubahan perilaku konsumen tetap menjadi ancaman jangka panjang.

Meski demikian, proyeksi pertumbuhan pendapatan iklan tetap menjadi daya tarik utama bagi investor jangka panjang yang melihat value di transformasi bisnis ini. Wedbush menilai bahwa jika Netflix berhasil mengeksekusi rencananya secara efektif, segment iklan dapat menjadi engine pertumbuhan yang utama dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Sampaikan Permohonan Maaf atas Keterlambatan Beberapa Perjalanan KA

Pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya — sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia.

Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Tentang NANOVEST

Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026
Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?
Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi
Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?
7 Cara Mengevaluasi Performa Telepon Bisnis dengan Call Tracking
Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026
Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan
7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:02

FLOQ Borong Tiga Penghargaan di Marketeers Editor’s Choice Award 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Spesifikasi Besi di Gambar Kosong di Pasaran, Apa yang Harus Dilakukan?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Raih Dua Penghargaan di The Iconomics Forum 2026, Jasa Marga Buktikan Keunggulan Layanan Pelanggan dan Tata Kelola Korporasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:02

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:02

Perkuat Ekosistem Industri Kreatif, Game Application and Technology BINUS UNIVERSITY Kembali Gelar Jakarta Game Fest 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:02

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

Berita Terbaru

Teknologi

Proyek Beda Jenis, Harus Ganti Kontraktor Juga?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 11:02