WIKA Beton Tunjuk Sekretaris Perusahaan Baru, Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2026 - Koran Mandalika

WIKA Beton Tunjuk Sekretaris Perusahaan Baru, Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2026

Kamis, 30 April 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIKA Beton Raih Pendapatan Usaha Rp677 M di Kuartal I 2026

Jakarta, 30 April 2026 — PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus menjaga kinerja bisnis yang berkelanjutan melalui penunjukan Ignatius Harry Sumartono sebagai Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) baru, efektif per 30 April 2026.

Penunjukan ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menjawab dinamika komunikasi korporasi yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat fungsi hubungan dengan pemangku kepentingan. Ignatius Harry menggantikan Yushadi yang memasuki masa purnabakti setelah memberikan kontribusi signifikan sejak tahun 2014.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam struktur organisasi, Sekretaris Perusahaan memegang peran vital dalam memastikan efektivitas komunikasi antara perusahaan dengan pemangku kepentingan, termasuk regulator, investor, dan publik. Fungsi ini juga mencakup pengelolaan keterbukaan informasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta penguatan implementasi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG).

Penunjukan tersebut telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 April 2026 melalui surat nomor SE.01.01/WB-0A.0439/2026, sebagai bentuk kepatuhan terhadap Peraturan OJK dan Bursa Efek Indonesia terkait keterbukaan informasi.

Baca Juga :  Suci Amalia: Perjalanan Panjang Gadis Sumatra Membawa Inovasi untuk Masa Depan Desa Wisata

Ignatius Harry memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di WIKA Beton sejak bergabung pada tahun 2003, dengan latar belakang pendidikan Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Parahyangan dan Magister Teknik Sipil dari Universitas Indonesia. Pengalaman lintas fungsi di bidang teknik, riset dan pengembangan, hingga QHSE diharapkan mampu menghadirkan perspektif yang lebih komprehensif dalam mengelola komunikasi korporasi dan menyampaikan narasi bisnis yang transparan.

Sejalan dengan penguatan organisasi tersebut, WIKA Beton juga mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada Kuartal I 2026. Perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp677 miliar dengan laba sebesar Rp1,5 miliar, mencerminkan resiliensi di tengah dinamika industri konstruksi nasional.

Kinerja ini ditopang oleh diversifikasi lini bisnis yang efektif, dengan kontribusi utama berasal dari segmen produk putar sebesar 48,36%, diikuti produk non-putar 32,84%, konstruksi 15,85%, dan jasa 2,95%.

Selain itu, WIKA Beton berhasil meraih kontrak baru senilai Rp919,9 miliar. Perolehan tersebut didominasi oleh pelanggan swasta sebesar 53,61%, diikuti kemitraan strategis (KSO/JO) sebesar 34,00%, BUMN sebesar 11,23%, dan internal WIKA sebesar 1,16%. Berdasarkan sektor, kontribusi terbesar berasal dari infrastruktur sebesar 58,72%, disusul industri 17,49%, properti 12,17%, pertambangan 5,77%, kelistrikan 4,89%, dan energi 0,96%.

Baca Juga :  LRT Jabodebek Menjadi Ruang Tumbuh Anak Lewat Edutrain

Sekretaris Perusahaan WIKA Beton, Ignatius Harry, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjaga efisiensi dan kesehatan finansial.

“Perolehan laba ini mencerminkan efektivitas strategi efisiensi dan deleveraging yang kami jalankan. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan pendapatan, tetapi juga pada penguatan margin dan pengelolaan arus kas yang sehat,” ujarnya.

Melalui kombinasi penguatan tata kelola dan kinerja operasional yang solid, WIKA Beton optimistis dapat mempertahankan momentum positif sepanjang tahun 2026. Perusahaan juga terus berkomitmen untuk menerapkan praktik bisnis yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan peran aktif dalam ekosistem Danantara dan BUMN untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional yang berdaya saing global.

#SolutionandTrust #ConcretExpert #BringBackOurGlory

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional
Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam
Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Tuntas, Ini Juaranya
Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026
276 Young Leaders PFmuda 2026 Ditantang Ubah Masalah Menjadi Solusi Berdampak melalui Case Challenge
Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282
Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Jumat, 18 September 2026 - 12:02

Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 Tuntas, Ini Juaranya

Jumat, 18 September 2026 - 12:02

Dorong Keuangan Berkelanjutan, Bank Raya Raih Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Prediksi USDJPY Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Kenaikan ke 158.427

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Perkuat Angkutan Komoditas Pangan, KAI Logistik dan PT Bogantara Indo Transport Tandatangani Kerja Sama Pengiriman Hasil Bumi, Pangan, Ternak dan Pendukungnya dengan Kereta Api

Jumat, 18 September 2026 - 11:02

Global Business Chinese BINUS University Hadirkan Program Joint Degree Pertama Bersama South China University of Technology

Berita Terbaru