Wow! Reksadana Kripto Campuran Bitcoin & Ethereum Pertama dari Nobi x CryptoWatch Bikin Geger Pasar! - Koran Mandalika

Wow! Reksadana Kripto Campuran Bitcoin & Ethereum Pertama dari Nobi x CryptoWatch Bikin Geger Pasar!

Kamis, 6 Juni 2024 - 06:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nobi x CryptoWatch telah meluncurkan Reksadana Kripto Campuran Bitcoin & Ethereum pertama di ekosistem blockchain Polygon, yang diberi nama Nobi Trend Pulse (NTP). Dengan NTP, investor dapat memiliki kedua aset kripto terkemuka tersebut dalam satu portofolio, tanpa perlu membeli terpisah. Keunggulan utama NTP adalah menghilangkan kekhawatiran akan perdagangan yang rumit, dengan tim analis dan riset dari Nobi membantu mengelola trading. Keamanan dijamin oleh enkripsi blockchain smart contract, sementara nilai aset bersih (NAV) memudahkan pemantauan portfolio. Performa portofolio NTP telah terbukti mengungguli investasi langsung dalam Bitcoin atau Ethereum. Pengguna dapat memperoleh token NTP melalui berbagai cara, termasuk melalui platform Nobi, serta menggunakan layanan Peer-to-Peer Beli Finance. Dengan NTP, pengguna dapat memanfaatkan potensi pertumbuhan Bitcoin dan Ethereum secara mudah dan aman.

Jakarta, Indonesia – Inovasi baru telah diluncurkan oleh Nobi, platform keuangan terkemuka, bekerjasama dengan CryptoWatch, komunitas kripto terkemuka, yang akan mengubah cara Anda berinvestasi dalam Bitcoin dan Ethereum. Reksadana Kripto Campuran Bitcoin & Ethereum pertama dari Nobi x CryptoWatch, diberi nama Nobi Trend Pulse (NTP), telah resmi hadir di ekosistem blockchain Polygon.

Baca Juga :  MuslimAi.ai Resmi Diluncurkan di Google Play: Teman Sejati Muslim di Era Digital

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan NTP, Anda tidak perlu repot membeli Bitcoin dan Ethereum secara terpisah. Melalui platform ini, Anda dapat membeli aset reksadana secara langsung di chain DeFi, sehingga langsung memiliki Bitcoin dan Ethereum dalam satu portofolio. Tanpa perlu menunggu atau memantau harga, Anda dapat dengan mudah mengakses kedua aset kripto terkemuka tersebut.

Salah satu keunggulan utama menggunakan NTP adalah Anda tidak perlu pusing memikirkan trading. Tim analis dan riset dari Nobi akan membantu Anda dalam melakukan trading, sehingga portfolio Anda akan terus berkembang dari waktu ke waktu. Anda tidak perlu lagi membuang-buang waktu untuk menunggu kapan harga Bitcoin atau Ethereum yang tepat untuk dibeli atau dijual.

Keamanan juga menjadi prioritas utama. Semua aset dalam NTP dilindungi oleh enkripsi blockchain smart contract, sehingga aman dari akses pihak luar termasuk dari pihak Nobi. Anda bisa melihat performa portofolio NTP secara langsung di https://nobi.id/trend.

Baca Juga :  Is Donald Trump Keeping His Campaign Promises for Crypto?

NTP juga memiliki nilai aset bersih (NAV), seperti reksadana pada umumnya. Ini memudahkan Anda untuk memonitor harga NAV untuk menghitung portfolio Anda.

Belum lagi, hasil portfolio performance telah membuktikan bahwa profit lebih tinggi apabila menggunakan Nobi Trend Pulse daripada hanya membeli Bitcoin dan menyimpannya. Jadi, Anda dapat yakin bahwa investasi Anda dalam NTP akan memberikan hasil yang optimal.

Image

Bagi yang sudah mahir menggunakan DeFi Smart contract, Anda dapat langsung mendapatkan token NTP di situs tersebut dengan menukarkan token yang Anda miliki seperti MATIC atau USDT. Sedangkan bagi yang masih awam, Anda dapat menggunakan dompet Metamask dan menggunakan layanan Peer-to-Peer Beli Finance (https://p2p.beli.fi) untuk mendapatkan token NTP.

Image

Hanya Anda yang bisa menukarkan token NTP ke token lainnya, kapan saja dan dimana saja. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini untuk menjadi bagian dari revolusi finansial ini!

Berita Terkait

Dukung Gerakan Satu Juta Pohon, KAI Logistik Konsisten Tegaskan Komitmen Lingkungan
KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang
Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Antisipasi Cuaca Ekstrem dengan Curah Hujan Tinggi, KAI Daop 1 Jakarta Siagakan Tim Tanggap Darurat dan Lakukan Normalisasi Jalur
LRT Jabodebek: Mengantar Ritme Baru Mobilitas Perkotaan
Peran Wilayah Arktik dalam Persaingan Global
Pemeliharaan Jalan Berkelanjutan, JTT Perkuat Inspeksi Proaktif di Tengah Curah Hujan Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:48

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:43

KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:08

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:16

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:01

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:24

Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:18

Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Berita Terbaru