XAU/USD Terkoreksi dari Rekor, Pasar Masuk Fase Konsolidasi - Koran Mandalika

XAU/USD Terkoreksi dari Rekor, Pasar Masuk Fase Konsolidasi

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Emas (XAU/USD) global memasuki fase pelemahan pada perdagangan hari ini setelah sebelumnya mencatatkan kenaikan signifikan hingga ke level tertinggi sepanjang masa. Pergerakan Emas saat ini menunjukkan tanda-tanda melemahnya kekuatan tren bullish dalam jangka pendek, seiring meningkatnya tekanan korektif di pasar.

Menurut analisis Dupoin Futures, Andy Nugraha, emas telah mengalami penurunan sekitar 80 dolar dari puncak harga di area $4.550 yang tercapai pada pekan lalu. Tekanan jual berlanjut pada awal pekan, di mana harga Emas sempat bergerak di bawah area $4.360 dan menyentuh kisaran $4.330. Andy Nugraha menjelaskan bahwa pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan pergerakan indikator Moving Average, mengindikasikan berkurangnya dominasi buyer, meskipun struktur tren utama masih cenderung positif.

Baca Juga :  Solusi Produksi Modern di Workshop Fabrikasi Profesional

Andy juga memproyeksikan dua kemungkinan pergerakan harga dalam jangka pendek. Jika minat beli kembali muncul dan harga mampu mempertahankan area support, maka Emas berpeluang melakukan pemulihan menuju area $4.420 sebagai target kenaikan terdekat. Namun apabila tekanan jual berlanjut dan harga gagal rebound, maka potensi penurunan berikutnya mengarah ke area $4.308 yang menjadi level support penting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi fundamental, pelemahan harga Emas dipicu oleh aksi ambil untung investor di tengah likuiditas pasar yang menurun menjelang libur akhir tahun. Selain itu, penguatan Dolar AS turut memberikan tekanan tambahan, karena membuat harga Emas menjadi kurang menarik bagi pembeli global. Sentimen geopolitik juga sempat mereda setelah muncul harapan terkait pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina, sehingga mengurangi permintaan aset safe haven dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Rasakan Kecerdasan Kehidupan Masa Depan Bersama Hisense di IFA 2024

Meski demikian, prospek Emas dalam jangka menengah masih dinilai konstruktif. Ekspektasi pasar terhadap potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada tahun depan tetap menjadi faktor pendukung utama. Ketidakpastian politik global, kekhawatiran terhadap stabilitas kebijakan moneter AS, serta risiko geopolitik yang masih berlangsung dinilai akan terus menjaga daya tarik Emas sebagai aset lindung nilai. Oleh karena itu, koreksi yang terjadi saat ini dipandang sebagai fase penyesuaian teknikal setelah reli kuat, bukan sebagai sinyal perubahan tren jangka panjang.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master
Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3
Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro
Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100
Kuantifikasi Emisi Metana di Fasilitas Migas dengan Sensor SeekOps
Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech
Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Inspeksi Aset Bawah Laut di Fasilitas Migas dengan FIFISH E-Master

Jumat, 20 Maret 2026 - 02:00

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Material Konstruksi ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Deteksi Anomali Termal pada Aset Transmisi Listrik dengan Kamera Hikmicro

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:00

Distribusi Pupuk dan Agrokimia ke Area Terpencil dengan DJI FlyCart 100

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Mengatasi Ancaman Drone Tidak Sah dengan Anti Drone LZ Tech

Jumat, 20 Maret 2026 - 00:00

Manajemen Vegetasi dan Analisis Koridor Transmisi dengan Software LiDAR Terrasolid

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:00

KAI Divre III Palembang Imbau Masyarakat Manfaatkan Faskes Alternatif Selama Klinik Mediska Tutup Sementara

Berita Terbaru