12 Fakta Unik Desa Murbaya, Ada Spot Olahraga Hingga Wisata - Koran Mandalika

12 Fakta Unik Desa Murbaya, Ada Spot Olahraga Hingga Wisata

Rabu, 14 Agustus 2024 - 07:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Desa Murbaya yang terletak di Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, makin memperkaya ragam destinasi wisata dan rekreasinya dengan kehadiran Gelora Lendang Kelor.

Destinasi ini tidak hanya menjadi pusat kegiatan olahraga, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang unik bagi pengunjung. Berikut fakta unik Desa Murbaya.

1. Pada Minggu 11 Agustus 2024 masyarakat Desa Murbaya merayakan momen bersejarah dengan peresmian Lapangan Sepak Bola Gelora Lendang Kelor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh masyarakat, pejabat pemerintah desa, tokoh pemuda, dan ratusan warga antusias menyambut kehadiran lapangan sepak bola yang telah lama dinantikan.

2. Kepala Desa Murbaya Herman Wijaya mengungkapkan pembangunan lapangan ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.

3. Gelora Lendang Kelor dapat menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk berolahraga dan mempererat tali persaudaraan.

Lapangan sepak bola yang luas dan modern ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat dari daerah ini.

Dengan fasilitas yang memadai, masyarakat Desa Murbaya kini memiliki tempat yang representatif untuk mengembangkan bakat dan minat mereka dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola.

4. Lapangan mini soccer berukuran 35 x 64 m2. Lapangan khusus untuk anak anak berukuran 30 x 42 m2. Semua area lapangan dipagari dengan galvanis dan plastik bola.
Fasilitas lainnya: tribun penonton, kamar mandi, dan tempat parkir.

5. Berlokasi di tengah persawahan yang hijau dan diapit baris pepohonan, Gelora Lendang Kelor menawarkan nuansa berolahraga dalam dekapan alam yang masih sangat asri.

Pengunjung dapat menikmati udara segar dan pemandangan alam yang menenangkan sambil berolahraga atau sekadar bersantai. Kehadiran lapangan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda saat berkunjung ke Desa Murbaya.

Baca Juga :  Ria Ricis Terpesona Keindahan Lombok: Lautnya Bersih Banget

6. Nama Lendang Kelor tercatat dalam sejumlah babad, seperti Babad Praya, Babad Sakra, Babad Mengui, dan Geguritan Rusak Sasak.

7. Nama Lendang Kelor juga ditemukan dalam peta Belanda dari tahun 1894 hingga 1908, sebelum desa ini berganti nama menjadi Desa Murbaya pada tahun 1914.

Pada peta terbitan tahun 1894, pemerintah Hindia-Belanda bahkan menandai dua kawasan di wilayah Lendang Kelor dengan sebutan Bosch Tevens Hertenkamp Van Der Vorst dan Weide Poor De Paarden Van Der Vorst, yang berarti tempat penangkaran rusa dan tempat pemeliharaan kuda milik pangeran.

8. Gelora Lendang Kelor tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga simbol kebangkitan dan kebersamaan masyarakat Desa Murbaya.

9. Desa Murbaya kini memiliki berbagai destinasi menarik yang dapat dikunjungi, seperti:
Wisata Perosotan Abangan di Dusun Dasan Baru. Selain bisa memanjakan mata dengan pemandangan alam persawahan terasering yang sangat asri, Dusun Dasan Baru juga menawarkan sensasi bermain perosotan di parit Abangan yang merupakan bagian dari saluran irigasi sekunder Jurang Sate yang selesai dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1935.

10. Pusat Kerajinan Bambu di Dusun Loang Ajak; Merupakan daratan tertinggi di Desa Murbaya dengan elevasi mencapai 375 mdpl, Dusun Loang Ajak atau Repok Dasan Baru juga menawarkan pengalaman melihat langsung aneka produksi anyaman bambu berupa; Sangkar Ayam, Sangkar Burung, Tudung Lampu untuk keperluan interior, dan juga aneka keperluan rumah tangga seperti bakul. Hampir 90% warga dusun Repok Dasan Baru adalah pengrajin bambu secara turun temurun.

Baca Juga :  Kemenparekraf Siapkan Strategi Pengembangan Desa Wisata di Lombok Tengah

11. Sentra Produksi Tahu dan Tempe di Dusun Kekalek; Memiliki keterikatan kuat dengan masyarakat di Kekalek, Kota Mataram, warga Dusun Kekalek yang berada di Desa Murbaya juga memiliki mata pencaharian utama berupa produksi produk kuliner tahu dan tempe dan menjadi supplier utama kebutuhan Tahu dan Tempe di Kabupaten Lombok Tengah.

12. Situs Makam Undak Undak Siwak di Dusun Murbaya; Berupa sebuah komplek pemakaman tua dengan sebaran batu nisan unik yang sangat masif, Situs Makam Undak Undak Siwak telah lama menjadi destinasi ziarah makam bagi banyak warga di pulau Lombok. Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut terkait tokoh tokoh yang dimakamkan di lokasi ini, banyak orang yang meyakini bahwa situs makam ini merupakan petilasan dari Raden Mas Panji Tilar Negara dan makam sejumlah tokoh dari Lendang Kelor di masa lalu.

Kehadiran Gelora Lendang Kelor tentunya menjadi pengikat antara kebesaran nama Lendang Kelor di masa lalu dengan masyarakat yang menjadi warganya hari ini yang menempati wilayah administratif Desa Murbaya. Gelora Lendang Kelor juga sekaligus memperkaya ragam destinasi wisata dan rekreasi yang dimiliki desa ini, dan menjadikannya tujuan yang menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dengan kehadiran Gelora Lendang Kelor, Desa Murbaya tidak hanya memperkuat identitasnya sebagai desa yang kaya akan budaya dan sejarah, tetapi juga sebagai desa yang aktif dalam bidang olahraga dan rekreasi. Kombinasi antara olahraga dan wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menarik lebih banyak pengunjung untuk datang dan menikmati keindahan serta keramahan Desa Murbaya. (*)

Berita Terkait

Dekat Pantai dan Sirkuit, Raja Hotel Kuta Mandalika Jadi Primadona Baru Pariwisata Lombok
Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani
Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator
Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok
Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi
Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan
Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 01:03

Menko Pangan Resmikan PSEL, SUCOFINDO Dukung Kesiapan Teknis Pengolahan Sampah menjadi Energi

Senin, 13 Juli 2026 - 19:02

5 Perkembangan Robotika Indonesia 2026 untuk Industri

Senin, 13 Juli 2026 - 18:02

Penanggulangan Bencana Lebih Cepat dengan Drone

Senin, 13 Juli 2026 - 18:02

Investor Kripto Capai 22,4 Juta, Potensi Pasar Indonesia Makin Besar

Senin, 13 Juli 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Sesalkan Pengeroyokan Terhadap Petugas Penjaga Perlintasan Sebidang di Leuwigoong Yang Mengingatkan Keselamatan Kepada Pengguna Jalan Raya

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02

Tips Mengumpulkan Neo Koin Lebih Banyak di Aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02

deGadai Perkuat Ekosistem Luxury Goods, Kini Hadirkan Layanan Beli Tas, Titip Jual, dan Gadai Melalui Jaringan Mitra

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02

BRI Finance Tawarkan Ragam Keuntungan Pembiayaan Kendaraan di BRI KKB Expo Sumatera Utara

Berita Terbaru

Teknologi

5 Perkembangan Robotika Indonesia 2026 untuk Industri

Senin, 13 Jul 2026 - 19:02