Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Turis Bilang Mending ke Antalya Turki Aja, Apa Bedanya? - Koran Mandalika

Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Turis Bilang Mending ke Antalya Turki Aja, Apa Bedanya?

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

instagram @freecharlie_17

instagram @freecharlie_17

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Rencana pembangunan hotel bintang lima di kawasan Pantai Tanjung Aan nampaknya tidak mendapat respons positif dari para wisatawan asing atau turis.

Pengakuan bahwa turis lebih memilih ke Antalya Turki saja dibanding ke Mandalika, Lombok, disampaikan langsung Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.

“Kalau di situ (Tanjung Aan) dibangun Bintang Lima, mereka bilang begini bahasa mereka. Ya, kalau yang kayak begitu mending kami ke Antalya, Turki aja. Apa bedanya? Atau ke tempat-tempat lain, di Spanyol, di Brazil, kan di sana juga ada,” kata Natalius membahasakan kembali aspirasi para turis.

Menurut Natalius, membangun hotel bintang lima sah-sah saja. Hanya saja, pada bagian spot turisnya diusahakan hati-hati.

“Karena, kan, bintang lima jangan bangun di spot utama wisata yang orang-orang turis datang,” saran Menteri HAM.

Atas persoalan tersebut, Menteri HAM mengaku sudah koordinasi dengan PT ITDC. Hanya saja, hasil tentu tidak begitu saja diputuskan.

“Itu tidak bisa langsung ambil keputusan dan kesimpulan serta tidak bisa memuaskan secara langsung. Tapi membutuhkan kerja sama dan sinergi antar lembaga,” jelas Natalius.

Baca Juga :  Pak Prabowo, Warga di Pantai Tanjung Aan Mandalika Menjerit Minta Tolong, Warungnya Mau Digusur ITDC

Dia menilai ITDC tetap harus ada karena dia menumbuhkan ekonomi. Menurutnya, ITDC justru yang mengangkat Lombok itu menjadi mendunia.

“Jadi Mandalika tetap dijaga. Dijaga dan dilestarikan. Yang harus dilakukan itu adalah pengaturan. Kata pengaturan ya bukan pembatasan, peniadaan, bukan. Kalau pengaturan berarti, kan, diatur supaya rapi, penataan. Jadi kalau menolak misalnya meniadakan ITDC misalnya, itu tidak boleh,” beber Natalius. (wan)

Berita Terkait

Dekat Pantai dan Sirkuit, Raja Hotel Kuta Mandalika Jadi Primadona Baru Pariwisata Lombok
Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani
Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator
Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok
Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi
Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan
Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru