Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani - Koran Mandalika

Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani

Senin, 13 April 2026 - 09:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menikmati keindahan alam Kokoh Lenek yang berada di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto FB Aliza Ahmad)

Menikmati keindahan alam Kokoh Lenek yang berada di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah. (Foto FB Aliza Ahmad)

Koran Mandalika, Lombok Tengah (NTB) – Wisata Kokoh Lenek yang terletak di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, kian menarik perhatian wisatawan sebagai salah satu destinasi alam yang menawarkan keindahan asri di kaki Gunung Rinjani.

Dikelilingi hutan hijau yang masih alami, Kokoh Lenek menyuguhkan panorama sungai jernih dengan aliran air yang segar dan menenangkan. Suasana sejuk khas pegunungan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.

Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga dapat merasakan sensasi bermain air di aliran sungai yang relatif aman. Pengunjung juga dapat menikmati suasa malam di Kokoh Lenek dengan camping di bibir sungai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bebatuan alami yang tersebar di sepanjang sungai menambah keunikan lanskap sekaligus menjadi spot favorit untuk bersantai maupun berfoto.

Kepala Desa Lantan, Erwandi, menyampaikan bahwa keberadaan Wisata Kokoh Lenek menjadi potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Warga sekitar turut dilibatkan dalam pengelolaan wisata yang ada di Desa Lantan mulai dari penyediaan fasilitas sederhana hingga menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  ITDC Siap Manjakan Wisatawan Saat Libur Lebaran, Tiga Destinasi Ini Wajib Anda Kunjungi!

“Harapannya, Kokoh Lenek bisa menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Erwandi.

Terkait akses menuju lokasi, Erwandi menjelaskan bahwa saat ini kondisi jalan masih sangat terbatas. Pengunjung harus berjalan kaki sekitar 300 meter untuk mencapai lokasi utama, sementara kendaraan roda dua maupun roda empat harus diparkir di area luar.

“Memang akses menuju lokasi masih sangat minim. Untuk turun ke bawah, pengunjung harus berjalan kaki dan melewati pematang sawah,” jelasnya Erwandi.

Dia menambahkan, sebenarnya badan jalan menuju lokasi sudah tersedia dan kendaraan roda dua sudah bisa menjangkau hingga ke bawah. Namun, perbaikan infrastruktur masih menunggu dukungan anggaran agar akses dapat lebih layak dan nyaman bagi pengunjung.

“Ke depan, kami terus mengupayakan peningkatan akses jalan. Saat ini tinggal menunggu kemampuan anggaran untuk mendukung infrastruktur yang ada,” kata Erwandi.

Selain Kokoh Lenek, Desa Lantan juga memiliki sejumlah potensi wisata lain yang tidak kalah menarik, seperti Babak Pelangi, Elong Tune, dan Titian Batu Kawangan. Beragam destinasi tersebut menawarkan pengalaman wisata alam yang unik dengan karakteristik masing-masing.

Baca Juga :  Puluhan Peserta Ikut Wonder Preneur Fest di Gor Poltekpar Lombok

Erwandi menjelaskan, potensi wisata di Desa Lantan juga didukung oleh kekayaan kuliner khas yang diolah oleh masyarakat setempat, sehingga memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi para pengunjung.

“Selain destinasi alam, kami juga mengembangkan perpaduan menu khas yang disiapkan oleh masyarakat, sehingga wisatawan bisa menikmati pengalaman wisata yang menyeluruh,” ungkapnya.

Untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, pemerintah desa bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Solah telah menyiapkan paket tour wisata yang terintegrasi.

“Kami juga sudah menyiapkan paket tour wisata yang dikelola oleh Pokdarwis Solah Desa Lantan, sehingga wisatawan bisa menikmati beberapa destinasi sekaligus dalam satu kunjungan,” tambah Erwandi.

Pemerintah desa bersama masyarakat terus berupaya melakukan pembenahan, baik dari segi fasilitas maupun promosi, agar seluruh potensi wisata di Desa Lantan semakin dikenal luas, tidak hanya oleh wisatawan lokal tetapi juga mancanegara.

Dengan keindahan alam yang masih terjaga, ragam destinasi, serta dukungan masyarakat lokal, Desa Lantan berpeluang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Lombok Tengah, meski pengembangan infrastruktur masih terus diupayakan. (wan)

Berita Terkait

Dekat Pantai dan Sirkuit, Raja Hotel Kuta Mandalika Jadi Primadona Baru Pariwisata Lombok
Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator
Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok
Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi
Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan
Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan
Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Turis Bilang Mending ke Antalya Turki Aja, Apa Bedanya?

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru