21 Juta Ton Barang Terkelola hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional - Koran Mandalika

21 Juta Ton Barang Terkelola hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional

Selasa, 6 Januari 2026 - 06:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

21 Juta Ton Barang Terkelola hingga November 2025, KAI Logistik Perkuat Distribusi Logistik Nasional

Hingga November 2025, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan capaian pengelolaan lebih dari 21 juta ton barang. Capaian tersebut mencerminkan peran KAI Logistik dalam menjaga kelancaran distribusi dan logistik nasional, khususnya dalam pengelolaan komoditas strategis yang menopang aktivitas industri serta kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menyampaikan bahwa dari total volume tersebut, angkutan batu bara masih mendominasi sebesar 74 persen atau setara 15,8 juta ton. Menurutnya, pengelolaan batu bara menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung kelancaran distribusi energi nasional. “Distribusi batu bara yang terkelola secara terencana dan terintegrasi berperan penting dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional,” ujarnya.

Hingga November 2025, selain batu bara KAI 8Logistik juga mengelola beragam komoditas lainnya, meliputi layanan pra dan purna angkutan BBM dan BBK sekitar 2,8 juta ton, angkutan kontainer sekitar 2,3 juta ton, angkutan semen sebesar 389.560 ton, angkutan limbah B3 sebanyak 13.554 ton, serta layanan angkutan kurir sebesar 59.547 ton. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri dan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal, efisien, dan mampu melayani volume besar.

Layanan ritel melalui KALOG Express mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif. Hingga November 2025, KALOG Express mencatatkan volume pengiriman sebesar 59.547 ton, melampaui capaian kinerja sepanjang tahun 2024 yang tercatat sebesar 58.903 ton.  Pencapaian ini didorong oleh strategi baik peningkatan layanan seperti pemangkasan waktu tempuh Bandung – Surabaya menjadi 24 jam, penguatan peran digitalisasi melalui KAI Logistik TRAX hingga ekspansi perusahaan melalui pembukaan lebih dari 100 service point  baru di wilayah Jawa dan Bali, sehingga saat ini KAI Logistik telah memiliki 285 titik service point.

Yuskal menambahkan bahwa ekspansi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan aksesibilitas layanan logistik. “Penambahan service point menjadi langkah strategis kami untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat jaringan distribusi logistik,” jelasnya.

Selain itu, pertumbuhan juga tercatat pada layanan KALOG Pro, khususnya penanganan angkutan limbah B3 yang tumbuh 31 persen dibandingkan capaian periode sepanjang 2024, dari 10.386 ton menjadi 13.554 ton hingga November 2025. Peningkatan ini merepresentasikan kepercayaan industri terhadap KAI Logistik dalam penanganan pengiriman limbah yang aman dan terkendali, sekaligus mendukung agenda green logistics dan keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga :  Paska Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Kedatangan Penumpang KA di Jakarta Meningkat Signifikan

“Dengan menjadikan moda kereta api sebagai tulang punggung operasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan logistik yang aman, efisien, dan terjadwal. Melalui pengelolaan yang terintegrasi dan berkelanjutan, kami akan terus menjaga keandalan distribusi logistik nasional sekaligus berkontribusi dalam mendukung efisiensi transportasi dan keberlanjutan lingkungan,” tutup Yuskal.

Tentang KAI Logistik
PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) dibentuk dengan tujuan melayani distribusi logistik berbasis kereta api, dengan kemasan bisnis hingga layanan door to door service untuk memberikan pelayanan yang excellent bagi Pelanggan. KAI Logistik fokus pada orientasi bisnis sebagai jasa layanan distribusi logistik terpadu (total logistics solution) melalui “End-to-End Services”. Mengusung tagline KAI Logistik Ispossible yaitu semuanya menjadi mungkin, KAI Logistik menyediakan ragam layanan logistik melalui 3 segmentasi yaitu KALOG Express, KALOG Plus dan KALOG Pro.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

“Takut Jarum Suntik? Body’s Secret Perkenalkan Inovasi Perawatan Estetika Lebih Nyaman di Usia ke-15.”
FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit
Menyusun Rencana Finansial Setahun ke Depan, Mulai Siapkan Dana untuk Target 2027
Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:32

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba

Sabtu, 7 November 2026 - 14:01

​Pertamina Hadir Dukung Mandalika Racing Series, Buktikan Kualitas Produk Anak Bangsa di Ajang Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53

​Kolaborasi MGPA dan Pride Motorsport Lewat Mandalika Racing Series: Cetak Pembalap Berstandar Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Teknologi

FLPP Ngebut, Realisasi Capai Lebih Dari 200 Ribu Unit

Sabtu, 7 Nov 2026 - 23:02