4 API Integration LindungiHutan Dukung Brand Bangun Kepercayaan Lewat Transparansi Hijau - Koran Mandalika

4 API Integration LindungiHutan Dukung Brand Bangun Kepercayaan Lewat Transparansi Hijau

Selasa, 18 November 2025 - 18:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 17 November 2025 — Di era bisnis yang menuntut keterbukaan dan keberlanjutan, LindungiHutan menghadirkan inovasi teknologi berupa 4 API Integration, sistem yang memungkinkan perusahaan menampilkan data aksi hijau secara real-time dan kredibel langsung di website mereka.

Melalui integrasi ini, perusahaan dapat memperlihatkan bukti nyata komitmen lingkungan, memperkuat pelaporan ESG, serta meningkatkan kepercayaan publik dengan data yang dapat diverifikasi.

API Integration memungkinkan brand menampilkan berbagai informasi lingkungan seperti kampanye penanaman pohon, daftar donatur, hasil pemantauan pohon dari lapangan, hingga perhitungan jejak karbon operasional. Seluruh data diperbarui otomatis dari sistem LindungiHutan tanpa perlu input manual, sehingga meningkatkan efisiensi sekaligus menghadirkan transparansi yang menjadi standar baru dalam praktik keberlanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transparansi adalah bentuk nyata dari tanggung jawab lingkungan di era digital. Melalui API Integration, kami membantu brand membuktikan komitmen hijau mereka secara terukur, terbuka, dan dapat diakses publik,” ujar Dewi Oktaviani, SEO Officer LindungiHutan.

Empat API utama disiapkan untuk mendukung kebutuhan perusahaan.

  • API Halaman Campaign menyediakan tampilan otomatis data kampanye lingkungan, mulai dari jumlah pohon, lokasi, status, hingga grafik penurunan emisi karbon.
  • API Donasi menampilkan daftar donatur, jumlah kontribusi, dan sertifikat digital secara real-time untuk menjamin keterbukaan program CSR.
  • API Halaman Pantau memuat informasi pemantauan pertumbuhan pohon seperti tinggi rata-rata, jumlah pohon hidup, serta serapan karbon tahunan.
  • Sementara itu, API Carbon Calculator (IMBANGI) membantu brand menghitung dan menebus jejak karbon secara akurat berdasarkan data IPCC dan KLHK, kemudian menampilkan hasil perhitungannya langsung di situs perusahaan.
Baca Juga :  Export Import: Port Academy Luncurkan Program Pelatihan untuk Praktisi Ekspor Impor

Integrasi ini menjawab tantangan transparansi karbon yang masih menjadi isu global, mengingat studi Nature Communications (2021) menunjukkan bahwa hanya sekitar 25 persen emisi karbon rantai pasok perusahaan besar dunia yang dilaporkan sepenuhnya.

Keempat API tersebut bukan hanya menawarkan efisiensi teknologi, tetapi juga mendorong perusahaan menampilkan bukti konkret dari setiap langkah keberlanjutan yang dijalankan. Dengan data yang diperbarui otomatis, perusahaan dapat memperkuat reputasi sebagai pelaku bisnis hijau yang bertanggung jawab dan berorientasi masa depan.

Integrasinya pun cepat, fleksibel, dan mudah diterapkan pada website maupun dashboard internal. Bagi publik, transparansi ini menjadi nilai tambah yang memperkuat kepercayaan terhadap brand dan memudahkan mereka memantau dampak lingkungan secara langsung.

Melalui inovasi 4 API Integration, LindungiHutan mengajak perusahaan bergerak dari janji keberlanjutan menuju aksi nyata berbasis data. Dengan menampilkan setiap pohon yang ditanam, setiap donasi yang tercatat, dan setiap karbon yang ditebus dalam format real-time, perusahaan mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya.

Baca Juga :  Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

“Kami percaya, keberlanjutan yang sejati adalah ketika data dan aksi berjalan beriringan. Setiap integrasi API bukan hanya teknologi, tapi jembatan kepercayaan antara brand, publik, dan bumi,” tambah Dewi.

Perusahaan yang ingin memulai integrasi API dapat menghubungi tim LindungiHutan melalui situs resmi untuk bergabung dalam upaya membangun masa depan yang lebih transparan dan ramah lingkungan.

Setiap langkah teknologi kini bisa menjadi kontribusi nyata bagi Bumi, dan melalui API Integration, brand dapat membuktikannya dengan lebih mudah dan dapat diakses publik.

About LindungiHutan
LindungiHutan adalah start-up lingkungan yang berfokus pada aksi konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Sebanyak 1 juta pohon telah ditanam bersama lebih dari 600+ brand dan perusahaan. Kami menggandeng masyarakat lokal di 30+ lokasi penanaman yang tersebar di Indonesia. Kami menghadirkan beberapa program seperti Corporatree, Collaboratree dengan skema Product Bundling, Service Bundling dan Project Partner, serta program Carbon Offset.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT
Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran
Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit
Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis
Menguatkan Semangat Kemanusiaan, NHM Menerjunkan Tim ERT Bantu Warga Terdampak Gempa M7,7 di Manggarai NTT
Spasium Ungkap Alasan Banyak Sculpture Arsitektural Gagal Diwujudkan
Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pantai Indah Kapuk Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

PTPN Group Kirim 17 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Insentif untuk Ekosistem Baterai NMC Jadi Akselerator Hilirisasi Nikel Nasional

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 Hadirkan Ekosistem Halal dan Edukasi dalam Satu Gelaran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Selama Libur Panjang Maulid Nabi SAW, Bandung, Cianjur, dan Priangan Timur Jadi Destinasi Favorit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:02

Igloo: Masyarakat Indonesia Membeli Asuransi Perjalanan Dua Hari Sebelum Keberangkatan, dengan 79% Pelanggan Memprioritaskan Perlindungan Medis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02

Spasium Ungkap Alasan Banyak Sculpture Arsitektural Gagal Diwujudkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:02

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Pantai Indah Kapuk Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:26

Dari Study Abroad hingga Research di Belgia, Farih Muhammad Berani Melangkah Lebih Jauh

Berita Terbaru