LindungiHutan dan Taman Nasional Way Kambas Tingkatkan Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat - Koran Mandalika

LindungiHutan dan Taman Nasional Way Kambas Tingkatkan Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 29 November 2024 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi antara LindungiHutan dengan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi upaya konservasi lingkungan dan pelestarian alam di Indonesia. 

Dalam kolaborasinya, LindungiHutan dan Taman Nasional Way Kambas bertujuan membangun arboretum sebagai upaya perlindungan satwa dari perburuan liar sekaligus pusat penelitian di Way Kambas.

“Di Taman Nasional Way Kambas banyak satwa dilindungi dan terancam dari perburuan liar.  Adanya arboretum tujuannya untuk menghalau pemburu liar yang masuk,” ujar Aminul Ichsan, Operational Manager LindungiHutan. 

LindungiHutan bersama para kolaborator peduli lingkungan dan TN Way Kambas telah menanam 2.894 pohon laban (Vitex pubescens) di kawasan arboretum tersebut.  

Aminul Ichsan (Operational Manager LindungiHutan).

Program konservasi ini tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat setempat. Mereka juga melibatkan masyarakat dalam proses pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan penanaman, pemantauan, hingga pemeliharaan pohon. 

“Pelibatan masyarakat sangat penting. Mereka berperan dalam penyedia bibit penanaman hingga pemeliharaan pohon yang telah ditanam,” kata Aminul Ichsan. 

Baca Juga :  Rayakan Easter Penuh Keceriaan di Hublife Taman Anggrek Residences

Melalui upaya ini, masyarakat juga berperan sebagai penjaga lingkungan hingga satwa liar di TNWK sehingga memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang.

LindungiHutan berupaya kolaborasi ini dapat terus berkembang sehingga menciptakan dampak keberlanjutan di Taman Nasional Way Kambas dan bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya.

“Dari pohon yang kami tanam kami berharap tumbuh dengan baik dan memberikan perlindungan kepada satwa di sana, serta pembangunan arboretum melalui program penanaman pohon dapat berkesinambungan,” ungkap Aminul Ichsan.

Berita Terkait

XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah
Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya
100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?
PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur
Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang
68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir
Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman
Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

XAUUSD Gagal Tembus 4.355, Harga Emas Berisiko Lanjut Melemah

Selasa, 15 September 2026 - 10:02

Ekspor Harusnya Tidak Serumit Ini, Dua Anak Muda Indonesia Coba Sederhanakan Prosesnya

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol

Berita Terbaru