Bitcoin di Bulan Ramadan: Tren Harga Naik atau Turun? - Koran Mandalika

Bitcoin di Bulan Ramadan: Tren Harga Naik atau Turun?

Rabu, 5 Maret 2025 - 15:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Maret 2025 – Bulan Ramadan adalah momen yang penuh berkah dan refleksi bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain meningkatkan ibadah dan mempererat kebersamaan, Ramadan juga memberikan kesempatan bagi para investor dan trader kripto untuk memanfaatkan waktu mereka dengan lebih produktif, termasuk dalam strategi trading mereka.

Menurut Analyst Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, bulan Ramadan bisa menjadi peluang menarik bagi trader yang ingin tetap aktif di pasar kripto. “Dengan volatilitas pasar yang tetap tinggi, trader bisa menyusun strategi yang lebih optimal, terutama dengan memahami pola historis Bitcoin selama Ramadan dan menerapkan manajemen risiko yang baik,” ujarnya.

Pergerakan harga Bitcoin selama bulan Ramadan dalam empat tahun terakhir memang menunjukkan kecenderungan penurunan. Data historis dari Tokocrypto mencatat penurunan harga Bitcoin sebesar -5.29% pada tahun 2021, -16.05% pada tahun 2022, -1.99% pada tahun 2023, dan -4.09% pada tahun 2024 selama periode Ramadan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Namun, penting untuk diingat bahwa data historis tidak selalu menjadi prediktor akurat untuk pergerakan harga di masa depan.  Meskipun terdapat tren penurunan, Bitcoin tetap menjadi aset kripto yang menarik untuk diperdagangkan. Volatilitas harga Bitcoin selama Ramadan justru dapat menciptakan peluang bagi trader untuk mendapatkan keuntungan melalui strategi trading yang tepat,” jelas Fyqieh.

Baca Juga :  Perkuat Komitmen Preservasi Jalan Tol Berkelanjutan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Raih Penghargaan Transportasi Indonesia Award 2026

Analyst Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. Sumber: Tokocrypto.

Menurut Fyqieh, fluktuasi harga Bitcoin selama bulan Ramadan dipengaruhi oleh dinamika pasar yang unik. Sentimen pasar cenderung lebih tenang karena fokus sebagian pelaku pasar mungkin beralih dari aktivitas trading. Kondisi ini dapat berdampak pada volume perdagangan dan pada akhirnya mempengaruhi harga Bitcoin.

Di samping itu, perubahan pola aktivitas trader juga turut berperan. Beberapa trader mungkin mengurangi aktivitas trading mereka selama Ramadan, sehingga likuiditas pasar berkurang. 

“Tidak hanya faktor internal, faktor eksternal seperti kebijakan ekonomi global, regulasi kripto terbaru, dan sentimen pasar secara umum juga dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap pergerakan harga Bitcoin selama periode ini,” tambahnya.

Tips Investasi dan Trading Selama Ramadan

Bulan Ramadan dapat memberikan nuansa tersendiri pada dinamika pasar kripto, terutama di wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim. Aktivitas perdagangan di siang hari cenderung berkurang karena umat Muslim fokus pada ibadah puasa dan kegiatan spiritual lainnya. Namun,  aktivitas perdagangan berpotensi meningkat pada malam hari setelah berbuka puasa, yang dapat memicu volatilitas harga.

Selain itu, sebagian umat Muslim mungkin melikuidasi aset kripto mereka untuk memenuhi kewajiban zakat atau menutupi biaya Idul Fitri. Hal ini dapat menciptakan tekanan jual di pasar kripto lokal. Meskipun demikian, pasar kripto global yang dominan  membuat dampaknya relatif terbatas.

Baca Juga :  Kejar Realisasi Keuangan 95 Persen Di Akhir Tahun, Kementerian Pu Terus Kebut Progres

Ilustrasi trading aset kripto Bitcoin (BTC). Sumber: Tokocrypto.

Secara historis, belum terlihat korelasi yang konsisten antara Ramadan dan tren harga kripto karena faktor global seperti regulasi dan kondisi ekonomi makro cenderung lebih berpengaruh.

Oleh karena itu, penting bagi para trader untuk melakukan analisis teknikal dan fundamental yang komprehensif, serta memantau berita dan perkembangan terkini seputar Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan. Dengan pemahaman yang baik dan strategi yang tepat, trader dapat memanfaatkan peluang yang ada di pasar Bitcoin selama bulan Ramadan.

“Selain itu, penting untuk mengelola emosi dan tetap fokus, terutama karena pola tidur dan aktivitas mungkin berubah selama Ramadan. Istirahat yang cukup dan pengelolaan stres yang baik akan membantu tetap tenang dalam menghadapi fluktuasi pasar,” terang Fyqieh.

Selanjutnya, hindari overtrading dan tetap disiplin pada strategi yang telah ditetapkan. Manfaatkan momen-momen dengan volatilitas tinggi, seperti saat sahur, untuk mengoptimalkan peluang trading. Terakhir, jangan lupa untuk selalu memantau berita dan sentimen pasar terkini agar dapat membuat keputusan trading yang lebih tepat dan terinformasi.

Berita Terkait

Dukung Keandalan dan Keselamatan Perjalanan KA, KAI Logistik Lakukan Pengeceran Balas Secara Bertahap
IDstar dan Tencent Cloud Perkuat Kemitraan Strategis untuk Akselerasi Transformasi Cloud di Indonesia
KAI Logistik Catat Pertumbuhan Angkutan Ritel, Layani Lebih dari 2 Juta Kiriman hingga Juli 2026
MoraRepublic dan Huawei Indonesia Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Transformasi Digital Sektor Enterprise
MoraRepublic dan 1ENGAGE Tampilkan WhatsApp Voice untuk Layanan Pelanggan di WhatsApp Business Summit Indonesia 2026
SCANDIA Resmi Membuka Toko Kedua di Makassar, Grand Opening di TSM Meriah dengan Beragam Promo Spesial
MoraRepublic Dukung Konektivitas Duel Chelsea vs AC Milan di Jakarta
Musim Dingin di Huis Ten Bosch Hadir dengan Konsep Baru: “The Starlight Million” & “European Holy Christmas”

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:40

Memperkuat Pemasaran Digital Asia Tenggara: Tigo AI Meluncurkan Sistem Terpadu Produksi Iklan AI dan Distribusi Konten Native

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:50

Dinas Perdagangan Temukan “Harta Karun” di Leneng, Rotan Sahdi Siap Naik Kelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:07

BRI Finance Bidik Konsumen EV di GIIAS 2026, Tawarkan Bunga Mulai 3,33%

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:01

Transformasi Digital Retail dan Manufaktur Semakin Cepat Berkat ERP Terintegrasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:42

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:50

BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23

Rico Wisnu Wibisono (CEO FisTx) : 78.000 Hektare Tambak Mangkrak Pantura Kunci Indonesia Kuasai Pasar Nila Dunia

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12

Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026

Berita Terbaru