Dampak Kebijakan Trump terhadap Ethereum: Prediksi Harga 2025 - Koran Mandalika

Dampak Kebijakan Trump terhadap Ethereum: Prediksi Harga 2025

Kamis, 6 Maret 2025 - 19:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ethereum kembali menjadi sorotan setelah diumumkan sebagai salah satu aset dalam Cadangan Kripto Strategis AS oleh Presiden Donald Trump. Keputusan ini telah memicu berbagai spekulasi mengenai prediksi harga Ethereum pada 2025, dengan sebagian besar analis memperkirakan momentum positif bagi aset kripto terbesar kedua di dunia.

Banyak yang percaya bahwa ETH akan segera menembus pola sideways yang berkepanjangan, sementara yang lain masih memperkirakan adanya koreksi harga sebelum reli lebih lanjut. 

Artikel ini akan membahas analisis teknikal dan fundamental Ethereum untuk menentukan arah pergerakan harga ETH dalam 10 bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Analisis Grafik Ethereum: Tren Jangka Panjang Bullish

Ethereum saat ini berada di zona support utama antara $1.900 – $2.300, yang sebelumnya menjadi titik balik sebelum ETH melonjak ke $4.000 pada 2024. Level $2.000 juga merupakan angka psikologis penting yang sering berperan sebagai support atau resistance kuat.

ETH saat ini menguji 200 Exponential Moving Average (EMA) di grafik mingguan, yang sering menjadi indikator utama untuk pembalikan tren. 

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa harga $1.900 merupakan area akumulasi besar, dengan lebih dari 1,82 juta ETH dibeli oleh investor jangka panjang sejak Agustus 2023.

ETH juga telah bergerak sideways dalam rentang $2.000 – $4.000 selama hampir setahun. Jika ETH mampu menembus $4.000, potensi kenaikan ke $6.000 sangat terbuka berdasarkan pola rectangle breakout.

Baca Juga :  Pemanfaatan API OpenAI, LindungiHutan Hadirkan Asisten Kreatif untuk Campaign

Sentimen Pasar dan Pengaruh Trump

Nilai tukar ETH naik 5,75% ke $2.200 setelah diumumkan sebagai salah satu aset dalam Cadangan Kripto AS. Selain itu, perusahaan Trump, World Liberty Financial (WLFI), memegang lebih dari $200 juta ETH, yang mencakup 65% dari total portofolio crypto senilai $300 juta.

Faktor lain yang mendukung kenaikan harga adalah Ethereum Spot ETF, yang memungkinkan lebih banyak partisipasi investor institusional. Dukungan dari BlackRock, yang menggunakan blockchain Ethereum untuk produk keuangan mereka, juga menjadi sinyal positif.

Upgrade Pectra: Faktor Bullish Jangka Panjang

Ethereum bersiap meluncurkan Upgrade Pectra pada April 2025, yang membawa 11 peningkatan utama untuk meningkatkan efisiensi jaringan.

Beberapa perubahan utama meliputi:

Batas staking validator meningkat dari 32 ETH ke 2.048 ETH, memungkinkan penghasilan validator bertambah tanpa perlu unstake.

Pengurangan tekanan jual dalam jangka panjang melalui mekanisme staking yang lebih fleksibel.

Peningkatan keamanan dan efisiensi, termasuk batch transaksi, sponsor gas, dan batas pengeluaran aplikasi.

Dengan peningkatan ini, Ethereum semakin siap untuk mengoptimalkan skalabilitas dan adopsinya di berbagai sektor.

Kesimpulan

Ethereum menunjukkan potensi bullish yang kuat setelah masuk dalam Cadangan Kripto AS dan dengan adanya Upgrade Pectra.

Baca Juga :  Pertama Kali di Indonesia, AUDY Dental Ajak Masyarakat Berani Senyum Tanpa Ragu dan Tampil di Billboard

Dari perspektif teknikal, zona support kuat di $1.900 – $2.300, reaksi terhadap 200 EMA, serta potensi breakout dari $4.000 ke $6.000 menjadi faktor utama yang membuat ETH tampak menjanjikan dalam jangka panjang.

Namun, tekanan jual masih terlihat di timeframe kecil. Jika Ethereum mampu menembus $4.000, target $6.000 semakin realistis di 2025. Dengan meningkatnya dukungan institusional dan adopsi yang lebih luas, ETH tetap menjadi aset investasi yang solid bagi investor jangka panjang.

Bagi yang ingin memanfaatkan peluang Ethereum, Bittime sebagai platform jual beli kripto terpercaya di Indonesia menyediakan akses mudah dan aman untuk trading ETH serta aset kripto utama lainnya. Segera daftar di Bittime dan mulai investasi sekarang!

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Referensi: TradingView, Ethereum 2025 Price Prediction as Trump Announces US Crypto Reserve, diakses pada 6 Maret 2025

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59