Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan - Koran Mandalika

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memilih lokasi menjadi salah satu keputusan penting ketika memulai usaha kecil. Lokasi yang tepat dapat membantu pelanggan menemukan bisnis dengan lebih mudah dan membuat aktivitas operasional sehari-hari menjadi lebih praktis.

Namun, lokasi yang strategis tidak selalu berarti harus berada di kawasan paling ramai atau memiliki biaya sewa paling tinggi. Kamu perlu melihat karakter calon pelanggan, jenis usaha, akses menuju lokasi, sampai biaya yang harus dikeluarkan.

Berikut beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan sebelum memilih lokasi usaha kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Kenali Target Pelanggan

Sebelum mencari lokasi, tentukan terlebih dahulu siapa calon pelangganmu.

Misalnya, usaha makanan yang menyasar pekerja kantoran akan memiliki kebutuhan lokasi yang berbeda dengan usaha perlengkapan sekolah atau toko kebutuhan rumah tangga.

Coba perhatikan kebiasaan calon pelanggan, termasuk area yang sering mereka datangi, waktu mereka beraktivitas, dan bagaimana mereka biasanya melakukan pembelian.

Dengan memahami target pelanggan, kamu bisa mempersempit pilihan lokasi berdasarkan kebutuhan bisnis.

2. Perhatikan Akses dan Visibilitas

Lokasi yang mudah ditemukan dapat membantu pelanggan datang ke tempat usaha. Perhatikan akses kendaraan, ketersediaan tempat parkir, kondisi jalan, serta apakah lokasi mudah terlihat dari area sekitarnya.

Kalau usaha berada di dalam pusat perbelanjaan atau area pertokoan, perhatikan juga posisi toko dan arus orang yang melewati lokasi tersebut.

Untuk usaha yang menerima pesanan secara online, akses untuk kurir juga perlu diperhatikan. Lokasi yang mudah dijangkau dapat membantu proses pengambilan dan pengantaran pesanan berjalan lebih praktis.

3. Cek Kompetitor di Sekitar Lokasi

Adanya kompetitor di sekitar lokasi tidak selalu berarti kamu harus mencari tempat lain. Justru, keberadaan bisnis sejenis bisa menunjukkan bahwa area tersebut memiliki calon pelanggan untuk produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Baca Juga :  Tinggal Sehari! KAI Daop 1 Jakarta Buka Promo Merdeka, untuk Keberangkatan 17 Agustus Cukup Bayar 80 Persen dari Harga Tiket

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana bisnis kamu dapat memiliki pembeda. Kamu bisa melihat harga, produk, pelayanan, jam operasional, hingga cara kompetitor menarik pelanggan.

Lakukan observasi langsung sebelum memutuskan. Jangan hanya melihat lokasi dari informasi di internet.

4. Hitung Biaya Lokasi dengan Kemampuan Usaha

Lokasi yang ramai memang menarik, tetapi biaya sewanya juga perlu diperhitungkan.

Hitung seluruh biaya yang berkaitan dengan lokasi, seperti sewa, listrik, air, renovasi, keamanan, dan kebutuhan operasional lainnya. Bandingkan biaya tersebut dengan perkiraan omzet dan margin usaha.

Jangan sampai biaya lokasi terlalu besar sehingga mengurangi dana yang seharusnya digunakan untuk stok, pemasaran, atau kebutuhan operasional lainnya.

5. Perhatikan Metode Pembayaran yang Digunakan Pelanggan

Selain lokasi fisik, pertimbangkan juga bagaimana pelanggan akan melakukan pembayaran.

Saat ini, pembayaran menggunakan QRIS dapat menjadi salah satu pilihan untuk menerima transaksi secara digital. Dengan QRIS, pelanggan dapat membayar menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pemilik usaha, menyediakan pembayaran digital dapat menjadi bagian dari upaya memberikan pilihan pembayaran yang praktis kepada pelanggan.

QRIS neobank untuk Mendukung Transaksi Usaha

Setelah menemukan lokasi yang sesuai, kamu juga bisa menyiapkan kebutuhan transaksi usaha. Salah satunya dengan menggunakan QRIS neobank untuk menerima pembayaran dari pelanggan.

Melalui layanan QRIS, pelaku usaha dapat menerima pembayaran digital dari pelanggan yang menggunakan layanan pembayaran yang mendukung QRIS.

Kalau kamu sedang mencari informasi tentang buat QRIS neobank, pastikan mengikuti proses pendaftaran dan persyaratan yang ditentukan pada layanan QRIS yang tersedia. Informasi mengenai daftar QRIS neobank, biaya, serta ketentuan transaksi perlu diperiksa sebelum mendaftarkan usaha.

Baca Juga :  Barantum Bersanding dengan Vendor CRM Global di Pasar Indonesia

Melalui layanan neobank merchant di Neo Bisnis, pelaku usaha dapat menerima pembayaran menggunakan satu kode QR sesuai standar QRIS. Neo Bisnis menyediakan layanan yang dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi pelaku usaha, di antaranya:

– Pencatatan kas masuk dan kas keluar secara otomatis

– Bunga tabungan kompetitif*

– Gratis transfer antarbank hingga 90 kali per bulan

– Pembuatan QRIS merchant yang praktis dan mudah

– Pencairan dana hasil transaksi QRIS hingga 3 kali sehari, termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional untuk transaksi yang diproses sebelum pukul 14.00 WIB

Fitur-fitur tersebut dapat membantu pelaku usaha mengelola transaksi harian dengan lebih praktis sekaligus memantau arus kas bisnis.

Sebelum membuka rekening, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

***

Jika ingin mulai menggunakan Neo Bisnis, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Bisnis di website resmi Bank Neo Commerce.  

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Tabungan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards
Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia
Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring
Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59