Jalur KA di Daop 2 Bandung dan Daop 4 Semarang Kembali Normal, KAI Mohon Maaf Atas Keterlambatannya - Koran Mandalika

Jalur KA di Daop 2 Bandung dan Daop 4 Semarang Kembali Normal, KAI Mohon Maaf Atas Keterlambatannya

Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KA melintas di 283 +3/4 (Stasiun Ciamis – Stasiun Manonjaya / Daop 2 Bandung)

PT Kereta Api Indonesia telah berhasil melakukan penyelesaian perbaikan jalur rel di Km 50 + 3 (Stasiun Plabuan – Stasiun Krengseng / Daop 4 Semarang) yang terkena banjir dan Km 283 + ¾ (Stasiun Ciamis – Stasiun Manonjaya / Daop 2 Bandung) yang terdampak longsor. Akibat kejadian ini, sejumlah perjalanan KA yang melintas di kedua wilayah tersebut menggalami keterlambatan karena harus melakukan rekayasa pola operasi memutar. KAI mohon maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dialami para penumpang, sebagai dampak penanganan perbaikan.

Berkat kerja keras dan kolaborasi dengan stake holders, KAI berhasil melakukan perbaikan pada ke dua jalur rel di Km 50+3 antara Stasiun Plabuan – Stasiun Krengseng Kabupaten Batang pada Jumat, 28 Maret 2025 sebagai imbas adanya luapan air yang mengakibatkan jalur tidak dapat dilalui mulai pukul 17.30 WIB. Di titik tersebut, salah satu jalur bagian hulu sudah selesai dilakukan perbaikan pada hari Jumat, 28 Maret 2025, pukul 19.25 WIB dan jalur bagian hilir selesai dilakukan perbaikan pada hari yang sama pada pukul 22.30 WIB. Sehingga mulai hari ini, Sabtu, 29 Maret 2025 semua jalur sudah normal dan dapat dilalui kembali oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas.

Sementara untuk di Km 283 + ¾ (Stasiun Ciamis – Stasiun Manonjaya / Daop 2 Bandung), KAI Daerah Operasi 2 Bandung juga telah berhasil melakukan upaya perbaikan jalur rel yang terdampak di lintas jalur tersebut. Dengan mengerahkan ratusan personil jalan rel Daop 2 Bandung, proses normalisasi jalur saat ini masih berlangsung guna memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api di jalur tersebut. Pada hari Jumat, 28 Maret 2025, jam 23:50 WIB jalur ini dapat dilalui oleh kereta api, sebagai KA yang pertama melintas adalah KA 306 (KA Parcel) dengan kecepatan terbatas.

“KAI memohon maaf atas adanya keterlambatan di sejumlah perjalanan KA pada hari ini, dan mengapresiasi kesabaran serta pengertian dari para pelanggan selama pemulihan berlangsung. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan layanan transportasi kereta api agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” Ujar Raden Agus Dwinanto Budiadji – Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI.

Baca Juga :  Beberapa Syarat Dasar untuk Mengajukan Pinjaman Bank

Bagi para pelanggan yang terkena dampak keterlambatan di atas 3 jam, KAI telah menyiapkan layanan service recovery berdasarkan aturan yang berlaku. Bagi penumpang yang tidak berkenan berangkat dapat melakukan pembatalan tiket hingga H+7 dan kembali 100% sesuai dengan harga tiket yang tertera. Penumpang yang ingin melakukan pembatalan tiket dapat melakukannya melalui loket stasiun terdekat atau aplikasi Access by KAI. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Contact Center KAI 121, situs resmi KAI, serta akun media sosial resmi KAI.

“Keselamatan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk melakukan perbaikan jalur dengan cepat agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal secepat mungkin,” Tutup Agus.

Informasi terkait perjalanan kereta api dapat diakses melalui layanan Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email cs@kai.id, atau media sosial resmi KAI

Berita Terkait

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta
Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi
Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia
Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik
Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci
SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:02

Empat Pilihan Liburan di Bulan Oktober: Marclan International Hadirkan Penawaran Menginap di Bali, Samosir, dan Jakarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Berbekal Psikologi dan Manajemen Risiko, Aryasatya Wishnutama Soroti Faktor Manusia dalam Bisnis Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Merasa Sehat? Belum Tentu Tulangmu Kuat Osteoporosis Bukan Cuma untuk Lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Bank Mandiri Taspen Raih Penghargaan Most Efficient Bank KBMI 2 di BIFA 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:02

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:02

SCALECON 2027, Konferensi Agentic AI Untuk Bisnis Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:02

BINUS @Semarang Dorong Transformasi Digital melalui Peluncuran Program Artificial Intelligence

Berita Terbaru