Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU - Koran Mandalika

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB, berkoordinasi dengan Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara akan melakukan pemeriksaan terhadap limbah tambak udang yang mengalir ke laut di Wilayah KLU.

Pemeriksaan tersebut menyusul adanya video keluhan nelayan di medsos yang mengaku kesulitan mencari ikan akibat limbah yang menutupi permukaan air laut.

Kepala DLHK NTB, Didik Mahmud Gunawan Hadi, mengatakan pihaknya telah melakukan verifikasi selanjutnya tinggal menunggu berita acara.

“Kita sudah melakukan verifikasi tinggal menunggu berita acara temuannya aja. Kita juga dibackup sama Gakkum Jabalnusra yang dari Kementerian LHK dia yang bawa alatnya langsung tes di tempat apakah tercemar atau enggak,” kata Didik, Selasa (18/8).

Dia menuturkan dari video yang beredar posisi pipa tambah tersebut tidak sesuai dengan izin ruang laut.

“Harusnya sesuai dengan izin ruang lautnya ya, bukan di pinggir laut, harusnya dari dalam. Itu salah satu indikasi yang kita lihat secara kasat mata,” tuturnya.

Baca Juga :  Warga NTB Kritis di Malaysia, Gubernur Gerak Cepat Koordinasi dengan KJRI

Menurutnya, penggunaan pipa tambak harus sesuai dengan izin pemanfaatan ruang laut.

“Di videonya itu kan ada pipanya di pinggir laut, harusnya masuk ke dalam laut. Harus disesuaikan dengan izin ruang lautnya, berapa kedalaman nya,” ucap Didik.

Dia menjelaskan dalam aturan memang aliran limbah tambah diperbolehkan ke laut. Namun, kata Didik, harus melalui pengolahan terlebih dahulu.

“Memang harus ke laut. Tapi kan harus diolah, tidak boleh dibuang langsung, kalau dibuang langsung namanya bypass,” jelasnya. (dik)

Berita Terkait

Bale Kita Hadir di BIZAM, Kerajinan NTB Makin Mendunia
Mandalika Street Food: Dari Keramaian MotoGP Menuju Destinasi Sepanjang Tahun
Bank NTB Syariah Kucurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram
Riders MotoGP Diserbu Fans di Mataram, Troy: Lebih Ramai dan Tertib
Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV
Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya
Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik
Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru