Talenta AI dan Cybersecurity Masih Langka, AACTAP Siap Cetak 20 Profesional Unggulan di Asia - Koran Mandalika

Talenta AI dan Cybersecurity Masih Langka, AACTAP Siap Cetak 20 Profesional Unggulan di Asia

Senin, 7 April 2025 - 08:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 7 April 2025 — Di tengah cepatnya transformasi digital dan meningkatnya eskalasi ancaman keamanan siber di Asia, MAXY Academy secara resmi meluncurkan Asia AI Cyber Talent Accelerator Program (AACTAP), sebuah program akselerasi yang ditujukan untuk mencetak talenta digital unggulan di bidang Artificial Intelligence (AI) dan Cybersecurity.

Program ini membuka pendaftaran untuk umum mulai hari ini, dan batch pertama akan dimulai pada 12 Mei 2025, dengan kuota eksklusif hanya untuk 20 peserta terpilih. AACTAP terbuka bagi siapa saja—baik profesional muda, mahasiswa tingkat akhir, maupun pemilik startup—yang memiliki minat kuat dalam membangun karier atau keahlian di dua sektor strategis ini.

Menjawab Krisis Talenta Digital di Asia

Pertumbuhan teknologi AI yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya membawa peluang besar, tetapi juga tantangan serius, terutama dalam hal keamanan data dan etika penggunaan teknologi. Di sisi lain, industri cybersecurity dihadapkan pada kekurangan tenaga ahli yang signifikan, baik di tingkat nasional maupun global.

AACTAP hadir sebagai solusi konkret atas kekurangan tersebut. Program ini dirancang dalam format intensif yang memadukan pembelajaran teknis berbasis proyek nyata, kolaborasi dengan pelaku industri, serta pendampingan langsung dari mentor berpengalaman di bidangnya.

“Masalah kekurangan talenta digital bukan lagi isu masa depan—ini adalah krisis hari ini. Kami percaya bahwa investasi pada manusia adalah fondasi utama untuk membangun kedaulatan digital, khususnya di bidang AI dan keamanan siber,” ujar perwakilan penyelenggara AACTAP dalam siaran pers resmi.

Kolaborasi Lintas Sektor & Pendekatan Praktis

AACTAP mengadopsi pendekatan learning-by-building: peserta tidak hanya belajar teori, tetapi akan membangun solusi nyata yang dapat diterapkan dalam konteks industri. Program ini juga membuka akses ke ekosistem digital Asia melalui jejaring profesional, peluang kerja, dan proyek lintas negara.

Salah satu keunggulan AACTAP adalah keterlibatan mentor-mentor dari berbagai sektor—mulai dari perusahaan teknologi, startup AI, lembaga keamanan digital, hingga praktisi akademik—yang memastikan materi program selalu relevan dengan kebutuhan industri terkini.

Andy Febrico Bintoro, CTO sekaligus Co-Founder MAXY Academy, menyampaikan bahwa AACTAP lahir dari keprihatinan sekaligus harapan.

Baca Juga :  Peran Digital Twin dalam Pengembangan Konsep Smart City

“Kami melihat dua realitas yang saling bertolak belakang: di satu sisi, AI dan teknologi digital berkembang dengan luar biasa cepat; di sisi lain, talenta yang siap kerja di bidang ini masih sangat minim. AACTAP adalah bentuk komitmen kami untuk menjembatani kesenjangan tersebut,” jelas Andy.

Menurut Andy, peserta AACTAP akan melalui proses pembelajaran yang intensif dan terukur, serta diberikan akses ke peluang kerja dan kolaborasi lintas negara.

“Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang bisa coding atau paham teknis, tapi juga talenta yang punya visi, mampu berpikir strategis, dan siap menghadapi tantangan nyata dunia digital yang sangat kompleks.”

Pendaftaran Telah Dibuka

Bagi yang berminat, pendaftaran AACTAP telah dibuka dan dapat diakses melalui tautan berikut:

🔗 bit.ly/3RfDnYh

Seleksi akan dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan potensi, motivasi, dan kesiapan peserta untuk mengikuti program. Karena kuota hanya dibuka untuk 20 peserta, pendaftar disarankan untuk segera mengamankan tempat sebelum batas pendaftaran ditutup.

Berita Terkait

Tips Belanja dengan QRIS Agar Tidak Boros
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing UMKM Kopi melalui Program TJSL PTPN I
Pertamina Foundation Bekali Lebih dari 500 Calon Awardee Beasiswa Sobat Bumi Hadapi Tahap Wawancara
RE:DEFINE by LOKALMADE, Celebrating Local Brands in PIK Avenue
Setelah Rebranding, Mobix Luncurkan Website Baru untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan
Kemampuan Bahasa Inggris Anak Indonesia Masih Menjadi Tantangan, Pendekatan Pembelajaran Dinilai Perlu Berubah
Ibu2Canggih Moms Gathering Special National Children’s Day Jadi Ajang Bonding 100 Momfluencer dan Anak di Hari Anak Nasional
Korlantas Polri dan Jasa Marga Perkuat Kolaborasi, Bahas Digitalisasi, Nataru hingga Penertiban ODOL

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:47

Empat Wisatawan Alami Insiden di Pantai Semeti, Satu Meninggal

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:49

Serahkan Program PISAW di Lombok Tengah, Sari Yuliati Tegaskan Golkar Tak Pernah Lupakan Masyarakat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 16:03

Pemkab Loteng Luncurkan Program BESTI, Bangun Budaya Menanam Sejak Dini

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:50

Piala Bupati Lombok Tengah Usai, IPSI Bidik Kebangkitan Prestasi Pesilat Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:47

Samara Lombok Naik Kelas, Gandeng Rafa Nadal Bangun Tennis Center

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:26

Air PDAM di Penujak Sudah Kembali Jernih, Tingkat Kekeruhan Tercatat 2,52 NTU

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:16

Viral Dugaan Pelecehan Karyawati SPPG, Ayah Korban: Setelah Saya Tanya, Ini Kesalahpahaman

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:18

Peluang Kuliah Makin Besar, Poltekpar Lombok Tambah Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Belanja dengan QRIS Agar Tidak Boros

Senin, 3 Agu 2026 - 20:02