Emas Berpotensi Menguat, Fokus Pasar pada Rilis Data Ekonomi AS - Koran Mandalika

Emas Berpotensi Menguat, Fokus Pasar pada Rilis Data Ekonomi AS

Selasa, 29 April 2025 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAU/USD) menunjukkan kecenderungan menguat setelah sempat menyentuh level terendah harian di $3.268 pada awal pekan ini. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, stabilitas sentimen pasar mendorong aksi beli pada logam mulia tersebut, yang membuat harga emas naik 0,55% dan diperdagangkan di sekitar $3.338 pada akhir sesi Senin (28/4).

Pada perdagangan Selasa (29/4), harga emas sedikit tertekan di sekitar $3.335, terpengaruh oleh penguatan moderat Dolar AS dan meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Keputusan Tiongkok untuk mengecualikan sebagian impor AS dari tarif tambahan memberikan harapan bahwa ketegangan perdagangan dapat segera berakhir, meskipun pernyataan dari kedua pihak masih beragam. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menegaskan bahwa penyelesaian masalah tarif kini bergantung pada langkah Tiongkok untuk mengurangi ketidakseimbangan perdagangan.

Baca Juga :  Jelajahi Keunggulan Teknologi Bersama Beasiswa Unggulan Aman Sekarang!

Dari sisi teknikal, formasi candlestick yang terbentuk, dipadukan dengan indikator Moving Average, menunjukkan bahwa tren bullish mulai terbentuk kembali. Andy memprediksi bahwa selama harga bertahan di atas level support utama, emas memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan menuju target berikutnya di $3.367. Namun, ia juga memperingatkan adanya risiko pembalikan arah. Jika tekanan beli melemah, XAU/USD berisiko turun kembali ke area support $3.267. Oleh karena itu, Andy menyarankan pelaku pasar untuk memperhatikan reaksi harga di sekitar area resistance dan support utama hari ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pasar juga memantau potensi kebijakan moneter The Federal Reserve. Ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan FOMC tanggal 7 Mei mendatang masih menjadi faktor pendukung bagi harga emas. Investor kini menunggu data ekonomi penting minggu ini, termasuk laporan awal Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama dan data ketenagakerjaan bulan April. Diperkirakan, ekonomi AS akan menambah sekitar 135.000 lapangan pekerjaan, dengan tingkat pengangguran tetap di 4,2%. Data yang lebih lemah dari perkiraan dapat menekan Dolar AS dan meningkatkan permintaan terhadap emas.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Stagnan, Saatnya Meme Coin Jadi Primadona?

Secara keseluruhan, berdasarkan pandangan Andy Nugraha dan kondisi pasar saat ini, prospek harga emas hari ini masih cenderung positif, dengan potensi penguatan menuju $3.367, asalkan sentimen global tetap kondusif dan Dolar AS tidak mengalami penguatan signifikan. Namun, pelaku pasar diingatkan untuk tetap berhati-hati menghadapi potensi volatilitas tinggi menjelang rilis data ekonomi utama.

Berita Terkait

XAU/USD Tembus Level Tertinggi Dua Pekan, Tren Bullish Kian Solid
Momentum Baru Setelah Idul Fitri, BRI Finance Ajak Talenta Profesional Bergabung
Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun
Internship di Hong Kong, Mahasiswa BINUS @Bekasi Asah Pengalaman Global
Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak
KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat
Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO
Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 11:03

654 Anak Jadi Korban Kekerasan Selama 2025, Pemprov NTB Siapkan Aplikasi Aduan Cepat

Rabu, 1 April 2026 - 17:04

Viral Dugaan Penelantaran Jemaah Umrah asal NTB, Kanwil Kemenhaj Berikan Tips Aman

Rabu, 1 April 2026 - 14:31

Satgas MBG NTB Respons Dua Warga Loteng yang Dilaporkan Usai Viralkan Menu MBG

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:34

Bizam Layani 167 Ribu Penumpang Selama Angkutan Lebaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:19

Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM per 1 April 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:09

41 Jemaah Umrah NTB Diduga Terlantar, Kemenhaj Surati Pihak Penyelenggara

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:04

Dinas ESDM NTB Sebut LPG 3 Kg Langka Imbas Meningkatnya Kebutuhan saat Lebaran

Senin, 30 Maret 2026 - 17:22

Seribu KDKMP di NTB Miliki Legalitas Usaha, Penguatan Aktivitas Usaha jadi Fokus Pembinaan

Berita Terbaru