Hari Ketiga dan Keempat WAVES 2025: Gerakan Rakyat Menuju Demokratisasi Kreativitas Digital dan Kebangkitan Kekuatan Kreatif India - Koran Mandalika

Hari Ketiga dan Keempat WAVES 2025: Gerakan Rakyat Menuju Demokratisasi Kreativitas Digital dan Kebangkitan Kekuatan Kreatif India

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mumbai – Gelaran WAVES 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Informasi dan Penyiaran, menandai tonggak penting dalam upaya kolektif bangsa India untuk merayakan, memperkuat, dan mengglobalisasi potensi kreativitas rakyatnya. Mengusung semangat “A People’s Movement that Empowers Every Creator to be a Star”, acara ini dirancang sebagai panggung inklusif bagi setiap insan kreatif — dari pelukis hingga pengembang perangkat lunak, dari seniman tradisional hingga pembuat konten digital.

Image

Dalam sambutannya yang penuh semangat, musisi dan produser ternama Himesh Reshammiya menyatakan bahwa WAVES bukan hanya sebuah festival, tetapi sebuah gerakan yang menghidupkan semangat kolaborasi dan ekspresi tanpa batas. Ia menyebut platform ini sebagai rumah bagi para kreator, tempat di mana talenta dari berbagai latar belakang dapat bersinar dan membentuk masa depan hiburan dan media di India. Menurutnya, dengan dukungan teknologi, jangkauan digital, dan komunitas yang terhubung, siapa pun kini bisa menjadi bintang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu pusat perhatian di WAVES 2025 adalah Bharat Pavilion, yang mengusung tema “From Kala to Code”. Pavilion ini menyuguhkan perjalanan imersif dari seni tradisional menuju kecanggihan teknologi kontemporer. Pengunjung disambut dengan pameran interaktif yang memadukan seni rupa klasik dengan realitas virtual, instalasi seni berbasis AI, serta presentasi startup yang mengangkat budaya India melalui inovasi digital. Dari suara sitar yang mengiringi narasi augmented reality, hingga animasi yang menggambarkan kisah rakyat dalam format sinematik, Bharat Pavilion menjadi bukti hidup bahwa tradisi dan teknologi dapat berjalan beriringan.

Baca Juga :  Bitcoin Melejit di Tengah Gencatan Senjata AS-Iran, Sinyal Awal Reli Baru?

Image

Sementara itu, diskusi panel bertema “Rise of India’s Indigenous Sports to the Global Stage” menyoroti pentingnya melestarikan dan memperkenalkan olahraga tradisional India ke tingkat internasional. Para pembicara menyerukan agar Kabaddi, Kho-Kho, dan Mallakhamb tidak hanya dijaga di ranah domestik, tetapi juga diangkat sebagai bagian dari diplomasi budaya India. Dengan infrastruktur yang diperkuat, program pertukaran atlet, dan eksposur media global, olahraga-olahraga ini diyakini dapat mengisi ruang unik dalam lanskap olahraga dunia.

Image

WAVEX 2025, yang menjadi bagian penting dari keseluruhan acara, menghadirkan ruang bagi investor dan inovator untuk menjajaki potensi sektor media dan hiburan yang sedang berkembang pesat. Diskusi yang berlangsung menyoroti perlunya pembentukan jaringan angel investor yang khusus mendukung startup berbasis konten, teknologi kreatif, dan platform hiburan baru. Pemerintah dan pelaku industri sepakat bahwa masa depan ekonomi kreatif India sangat bergantung pada dukungan yang berkelanjutan terhadap ekosistem startup, terutama di daerah-daerah yang selama ini kurang terjangkau investasi.

Image

Dalam sesi yang ditunggu-tunggu, Menteri Negara untuk Informasi dan Penyiaran, Dr. L. Murugan, meluncurkan sejumlah laporan pengetahuan strategis yang menggambarkan pertumbuhan signifikan sektor media dan hiburan di India. Ia menekankan bahwa dengan meningkatnya konsumsi konten digital, perluasan jaringan internet, dan penetrasi smartphone yang luar biasa, India berada pada posisi yang sangat strategis untuk menjadi pusat konten global. Ia juga menyoroti perlunya kebijakan yang berpihak pada pembuat konten lokal, penyiar independen, dan platform berbasis komunitas.

Baca Juga :  Peris.ai Terpilih dalam Program CyberBoost Catalyse di Singapura, Membawa Inovasi Keamanan Siber Regional ke Panggung Global

WAVES 2025 juga menjadi ruang refleksi etika bagi para pelaku media sosial dan pembuat konten daring. Dalam panel khusus yang membahas tanggung jawab para influencer, para ahli dan praktisi menyampaikan pentingnya menjaga integritas, kejujuran dalam berkomunikasi, serta kejelasan batas antara kehidupan pribadi dan publik. Mereka menyerukan agar para pembuat konten tidak hanya mengejar visibilitas, tetapi juga membangun kepercayaan dan komunitas yang sehat di dunia maya.

Dengan ribuan peserta, ratusan pembicara, dan berbagai inisiatif lintas sektor, WAVES 2025 membuktikan bahwa kekuatan kreatif India bukan hanya terletak pada jumlah penduduknya, tetapi pada kemampuannya untuk menyalurkan ekspresi, membangun inovasi, dan menyampaikan cerita kepada dunia. Acara ini bukan hanya panggung perayaan, tetapi juga cetak biru bagi masa depan media dan hiburan yang inklusif, berbasis nilai, dan mendunia.

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru