Safety Walkthrough, Langkah Sederhana KAI Daop 6 untuk Menjaga dan Memastikan Keselamatan KA - Koran Mandalika

Safety Walkthrough, Langkah Sederhana KAI Daop 6 untuk Menjaga dan Memastikan Keselamatan KA

Senin, 16 Juni 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keselamatan perjalanan kereta api bukanlah hal yang bisa ditawar. Karena itulah, KAI Daop 6 Yogyakarta secara rutin melaksanakan kegiatan Manajemen Safety Walkthrough (MSWT) yakni sebuah kegiatan sederhana namun penting, dimana jajaran Manajemen turun langsung ke lapangan untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan aman dan sesuai standar.

Keselamatan perjalanan kereta api bukanlah hal yang bisa ditawar. Karena itulah, KAI Daop 6 Yogyakarta secara rutin melaksanakan kegiatan Manajemen Safety Walkthrough (MSWT) yakni sebuah kegiatan sederhana namun penting, dimana jajaran Manajemen turun langsung ke lapangan untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan aman dan sesuai standar.

Dalam kegiatan ini, jajaran manajemen berjalan kaki menyusuri jalur rel, mengecek kondisi jalur, serta menyambangi petugas di lapangan, termasuk penjaga perlintasan atau Petugas Jaga Lintasan (PJL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Tujuannya bukan sekadar meninjau, tapi juga mendengarkan dan berdiskusi langsung dengan para petugas yang setiap hari berada di garda terdepan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua berjalan sesuai prosedur, dan yang tak kalah penting kami ingin hadir bersama tim di lapangan, mendengarkan apa yang mereka alami dan butuhkan,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih.

Baca Juga :  Harga Emas (XAUUSD) Stabil di Atas Level $4.000 Ditopang Kekhawatiran Shutdown AS

Feni menambahkan bahwa MSWT bukan hanya soal teknis, seperti melihat kondisi rel atau sistem persinyalan, tapi juga soal membangun komunikasi dua arah, saling mengingatkan, dan menjaga semangat kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan pengecekan lintas tersebut dilakukan oleh seluruh Manajemen dari seluruh unit tanpa terkecuali unit non-teknis sekalipun.

“Meski secara langsung tidak berkaitan dengan pekerjaan teknis, namun keselamatan adalah tanggung jawab semua pihak dan seluruh insan KAI. Kehadiran kami di lapangan adalah bentuk dukungan moral kepada para petugas serta komitmen bersama dan upaya proaktif dalam menjaga keselamatan operasional KA,” terang Feni.

Image

Feni menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan secara berkala di seluruh lintas Daop 6, terutama menjelang masa-masa yang memerlukan perhatian ekstra seperti musim hujan, libur panjang, atau saat ada peningkatan frekuensi perjalanan kereta. Semua dilakukan agar masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan tenang, dan para petugas pun bekerja dengan lebih percaya diri.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Amankan Pelaku Pencurian Kabel Grounding di Jalur Cikarang – Tambun

Khusus untuk tilik PJL dilakukan juga oleh setingkat level Assistant Manager ke atas. PJL menjadi salah satu fokus utama. Tim memantau kesiapan petugas PJL, kondisi peralatan, bel peringatan, palang pintu, hingga pencahayaan dan visibilitas di sekitar perlintasan.

“PJL adalah titik krusial yang membutuhkan perhatian khusus. Kami ingin memastikan tidak hanya peralatan yang berfungsi dengan baik, tetapi juga bahwa petugas merasa didukung dalam menjalankan tugasnya serta memastikan seluruh SOP selalu ditaati,” tambah Feni.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan terbuka ini, KAI Daop 6 berharap keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab teknis, tetapi juga menjadi nilai bersama yang dijaga oleh seluruh insan perkeretaapian.

“Kami ingin keselamatan benar-benar menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari, bukan hanya sekadar slogan yang diucapkan berulang-ulang,” tutup Feni.

Berita Terkait

LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Darurat demi Keselamatan Pengguna
Dari Limbah Jadi Nilai: BINUS @Malang Transformasikan Plastik menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah
Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI
Rayakan Semangat FIFA World Cup 2026™, Hisense Hadirkan Teknologi Canggih di Jakarta Fair 2026
BRI Region 6 Gelar Pendidikan Leadership & Managerial Skill Bertema “Data Analysis: Using Data For Better Individual Decision”
Ribuan Warga Menyaksikan Kemeriahan Flower Parade JIFF 2026, Dorong Kebangkitan Pasar Bunga Rawa Belong
Pemanfaatan Kembali Material Tambang, MIND ID Tekan Limbah B3 hingga 38%

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00

LRT Jabodebek Perkuat Kesiapsiagaan Darurat demi Keselamatan Pengguna

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00

Dari Limbah Jadi Nilai: BINUS @Malang Transformasikan Plastik menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:00

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00

Rayakan Semangat FIFA World Cup 2026™, Hisense Hadirkan Teknologi Canggih di Jakarta Fair 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00

Ribuan Warga Menyaksikan Kemeriahan Flower Parade JIFF 2026, Dorong Kebangkitan Pasar Bunga Rawa Belong

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00

Pemanfaatan Kembali Material Tambang, MIND ID Tekan Limbah B3 hingga 38%

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Berita Terbaru