Lari untuk Yayasan RMHC: 22 Pelari Siap Bawa Misi Yayasan RMHC Indonesia ke World Marathon Majors 2025 - Koran Mandalika

Lari untuk Yayasan RMHC: 22 Pelari Siap Bawa Misi Yayasan RMHC Indonesia ke World Marathon Majors 2025

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 8 Juli 2025 – Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung kesehatan anak-anak Indonesia, Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) Indonesia secara resmi mengumumkan partisipasi mereka di ajang World Marathon Majors 2025. Partisipasi Yayasan RMHC ini hadir melalui 22 pelari asal Indonesia yang akan berlari di World Marathon Majors 2025 di London, Sydney, Chicago, dan Valencia. para pelari ini hadir membawa misi kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian tentang pentingnya rumah singgah bagi pasien anak dan keluarganya, sekaligus menggalang dana untuk pembangunan Rumah Singgah ke-4 Yayasan RMHC di Jakarta.

Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC Indonesia, menyatakan, “Kami percaya bahwa setiap langkah yang diambil para pelari kami di World Marathon Majors adalah simbol dari langkah menuju masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia. Melalui olahraga, kami ingin membagikan pesan tentang pentingnya kebersamaan, empati, dan dukungan bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.”

Dana yang dikumpulkan melalui kampanye ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan Rumah Singgah ke-4 Yayasan RMHC yang berlokasi di Kemanggisan, Jakarta Barat. Rumah ini akan dilengkapi dengan 66 kamar dan dirancang untuk menjadi tempat tinggal sementara bagi keluarga pasien anak yang dirujuk ke Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPD Harapan Kita), Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita (RSAB Harapan Kita), dan Rumah Sakit Kanker Dharmais (RS Dharmais).

Fakta medis menunjukkan bahwa selama tahun 2022–2023, lebih dari 9.000 anak dengan penyakit jantung bawaan dirawat di RS Jantung Harapan Kita, dengan 91% pasien berasal dari luar Pulau Jawa. Banyak dari mereka datang dari daerah terpencil dengan harapan besar, namun tanpa tempat tinggal selama masa pengobatan, mereka terpaksa tidur di lorong rumah sakit atau musala, sehingga keberadaan rumah singgah menjadi sangat penting.

Anak-anak yang sedang sakit berat membutuhkan kehadiran orang tuanya, bukan sekadar sebagai pendamping, tetapi sebagai sumber kekuatan. Tanpa rumah singgah yang layak, pemulihan menjadi jauh lebih berat bagi anak, maupun keluarganya. Melalui kolaborasi dengan PERKI (Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia), Yayasan RMHC terus berupaya menjawab kebutuhan ini dengan memberikan fasilitas yang nyaman, layak, dan mendekatkan keluarga dengan anak-anak mereka selama masa pemulihan.

Sheryl Sheinafia, Musisi dan Peserta World Marathon Majors 2025 Chicago, mengatakan “Saya berlari di Chicago Marathon bukan hanya untuk tantangan pribadi, tapi untuk tujuan yang jauh lebih besar membangun rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan. Karena saya percaya, setiap anak yang sakit berhak ditemani keluarganya. Setiap langkah saya adalah doa dan harapan untuk mereka.”

Baca Juga :  Bitcoin Naik ke US$100.000, Apakah Terlambat Investasi BTC?

Mohammad Daffa Wardana, Public Figure dan Peserta World Marathon Majors 2025 Sydney, mengatakan “Partisipasi saya di World Marathon Majors 2025 ini melambangkan bentuk kepedulian saya terhadap misi kemanusiaan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya rumah singgah bagi pasien anak, oleh karena itu saya hadir di World Marathon Majors 2025 untuk membantu mendukung pembangunan rumah singgah ke-4 Yayasan RMHC di Kemanggisan, untuk menciptakan ruang yang penuh harapan dan kasih sayang bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit.”

Partisipasi Yayasan RMHC Indonesia dalam World Marathon Majors juga menjadi medium untuk menyampaikan cerita dan perjuangan pasien anak kepada komunitas global. Yayasan RMHC mengajak publik untuk tidak hanya mendukung dari sisi finansial, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini baik sebagai pelari, relawan, maupun penyebar pesan positif. Mari bersama Yayasan RMHC, kita berlari untuk harapan, untuk keluarga, dan untuk setiap anak yang sedang berjuang untuk sembuh.

Berita Terkait

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja
MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant
Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah
Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan
Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi
Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia
Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures
KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 17:00

KAI Perkuat Keselamatan Operasional melalui Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Senin, 13 April 2026 - 16:00

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Senin, 13 April 2026 - 16:00

Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Senin, 13 April 2026 - 14:00

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 14:00

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Berita Terbaru