Swasembada Pangan Nasional, MIND ID Berdayakan Petani - Koran Mandalika

Swasembada Pangan Nasional, MIND ID Berdayakan Petani

Selasa, 29 Juli 2025 - 17:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID sebagai perusahaan milik negara secara konsisten menjalankan program-program pemberdayaan petani di sekitar wilayah operasional. Langkah ini merupakan kontribusi nyata untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa swasembada pangan menjadi isu yang semakin krusial di tengah ketidakpastian global. Sebuah negara harus mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri tanpa terlalu bergantung pada pasokan dari negara lain.

Selain memastikan kecukupan nutrisi masyarakat, swasembada pangan juga dapat membantu menghemat devisa dan menjaga stabilitas harga di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, tantangan untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia tidaklah ringan. Perubahan iklim, keterbatasan lahan, akses terhadap teknologi, serta kurangnya keberpihakan terhadap sektor pertanian menjadi isu yang perlu diatasi secara sistematis.

MIND ID berkomitmen menjalankan program pembinaan yang mendorong petani lebih berdaya dan mampu memberikan kontribusi terhadap visi besar pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.

“Swasembada pangan adalah visi bersama pemerintah. Seluruh Grup MIND ID berkomitmen mendukung program ini melalui berbagai inisiatif yang tepat sasaran untuk petani di wilayah sekitar tambang,” ujarnya.

Baca Juga :  Merdeka Finansial Dimulai dari Manajemen Risiko, Bukan Mengejar Imbal Hasil Cepat

Pria menjelaskan bahwa di Halmahera Timur, Maluku Utara, ANTAM menghadirkan Kebun Tani Harmoni, sebuah program yang mengubah lahan tidak produktif menjadi kebun buah-buahan. Program ini telah melibatkan lebih dari 50 warga yang sebelumnya belum memiliki keterampilan bertani.

Melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan teknis, para petani kini menanam beragam komoditas seperti jagung, terong, kangkung, sawi, kacang tanah, kacang panjang, pare, tomat, cabai, labu, ubi kayu, ubi jalar, keladi, bengkuang, dan semangka. Hasil panen tidak hanya mencukupi konsumsi lokal, tetapi juga menjadi pasokan bagi daerah sekitar.

Di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, PT Bukit Asam mengoperasikan sistem pompa irigasi pertanian berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang memberikan akses air bersih dan stabil bagi lebih dari 1.100 petani. Keberadaan infrastruktur ini memungkinkan petani menanam lebih rutin dan meningkatkan hasil panen, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Bukit Asam juga menjalankan program budidaya itik petelur di Desa Tegal Rejo, Kabupaten Muara Enim. Dengan total kelolaan hingga 500 ekor itik, masyarakat peserta program ini mampu menghasilkan lebih dari Rp5 juta per bulan, melebihi batas UMR wilayah setempat.

Baca Juga :  Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan

Sementara itu, di Morowali, Sulawesi Tengah, PT Vale Indonesia membina 44 petani padi di enam desa dengan total lahan seluas 11,03 hektar. Para petani ini menerapkan sistem tanam padi organik tanpa bahan kimia sintetis, dan telah memproduksi 8.500 kilogram beras, sebagian besar di antaranya bersertifikat organik dari INOFICE.

Dengan metode ini, produktivitas petani meningkat signifikan hingga dua kali lipat dibandingkan metode konvensional, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Pria menekankan bahwa seluruh program pemberdayaan petani di Grup MIND ID dimulai dari pemetaan kebutuhan lokal, dilanjutkan pelatihan, pendampingan, hingga pembukaan akses pasar. Dengan pendekatan evaluasi berbasis SROI (Social Return on Investment), MIND ID memastikan bahwa dampak yang dihasilkan betul-betul terasa oleh masyarakat.

“Kami meyakini swasembada pangan adalah visi yang dapat dicapai. MIND ID hadir melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan lingkungan masing-masing daerah untuk memberikan kontribusi terbaik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber
Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:10

Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:49

SETC Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong UMKM Naik Kelas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:45

Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 - 04:32

Minat Internasional Meningkat Seiring Dimulainya Automechanika Jakarta Besok, Hadirkan Partisipasi Global

Rabu, 23 September 2026 - 21:43

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama

Senin, 14 September 2026 - 06:43

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli

Selasa, 8 September 2026 - 19:01

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

Senin, 31 Agustus 2026 - 06:43

Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan

Berita Terbaru