Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3% - Koran Mandalika

Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%

Senin, 4 Mei 2026 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raksasa teknologi Alphabet Inc. mengejutkan pasar dengan laporan keuangan kuartal pertama 2026 yang jauh melampaui ekspektasi — membuktikan bahwa taruhan besar mereka pada kecerdasan buatan mulai berbuah nyata.

Saham Alphabet (NASDAQ: GOOGL) langsung melonjak 9,3% setelah perusahaan induk Google itu merilis kinerja kuartal pertama 2026 yang spektakuler. Pendapatan tumbuh hampir 22% secara tahunan menjadi $109,9 miliar, sementara laba per saham meroket 85% ke angka $5,11 hampir dua kali lipat dari estimasi konsensus analis Wall Street.

Mesin utama di balik lonjakan kinerja ini adalah Google Cloud, yang mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 63,4%. Angka ini bukan sekadar statistik ini adalah sinyal bahwa Alphabet berhasil merebut pangsa pasar yang selama ini dikuasai oleh Amazon Web Services dan Microsoft Azure. Perang cloud tiga besar kini semakin sengit, dan Google tampak semakin percaya diri masuk ke dalam pertempuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Integrasi AI generatif di seluruh ekosistem produk Google — mulai dari mesin pencari Search yang kini dilengkapi fitur AI Overview, hingga monetisasi konten di YouTube menjadi katalis yang mendorong permintaan secara masif. Pengguna semakin bergantung pada layanan berbasis AI, dan setiap interaksi itu berujung pada pendapatan iklan maupun langganan berbayar yang terus tumbuh.

Baca Juga :  Strategi Ramadan Banyak Rezeki: Tips Ampuh untuk Memajukan UMKM dengan Influence ID

Meski pergerakan harga saham Alphabet cenderung stabil sepanjang tahun, lonjakan kali ini mengonfirmasi bahwa pasar melihat hasil ini sebagai titik infleksi penting. Dengan kenaikan 22% sejak awal tahun dan harga yang mendekati level tertinggi sepanjang masa (all-time high), Alphabet kembali memimpin reli saham-saham teknologi mega cap didukung pula oleh meredanya tensi geopolitik yang memulihkan selera risiko investor global.

Bagi investor jangka panjang, laporan ini mempertegas satu narasi besar: perusahaan yang mampu mengkapitalisasi gelombang AI tidak akan sekadar bertahan — mereka akan tumbuh eksponensial. Dan Alphabet, dengan ekosistem data terbesar di dunia, berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk terus memperlebar jarak dari para pesaingnya.

Pertanyaannya sekarang: apakah kamu sudah memanfaatkan momentum ini sebagai investor?

Momen seperti lonjakan saham Alphabet ini adalah pengingat nyata: peluang investasi bisa datang kapan saja. Dengan aplikasi Nanovest, kamu bisa memantau pergerakan saham Amerika Serikat — termasuk GOOGL secara real-time, sekaligus langsung berinvestasi dari genggaman tanganmu. Tidak perlu khawatir soal keamanan: asetmu terlindungi dari risiko cybercrime melalui Asuransi Sinarmas, dan Nanovest telah resmi terdaftar sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital oleh OJK. Saham AS, Aset Kripto, Emas Digital, semua ada dalam 1 aplikasi. Nanovest tersedia di Play Store dan App Store. Cocok untuk investor pemula maupun berpengalaman yang ingin diversifikasi portofolio secara mudah dan aman. Coba Nanovest Sekarang!

Baca Juga :  Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Menembus Wilayah Terisolasi untuk Salurkan Bantuan di Sumut dan Aceh

Dunia investasi bergerak cepat. Alphabet hari ini adalah contoh sempurna bagaimana satu laporan keuangan bisa mengubah sentimen pasar dalam semalam. Dengan alat yang tepat di tangan, kamu tidak perlu jadi analis Wall Street untuk bisa ikut menikmati pertumbuhan perusahaan-perusahaan terbaik dunia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru