Tingkatkan Efektivitas Pembangunan, Kementrian Pekerjaan Umum Gandeng BPS Ingin Turunkan ICOR di Bawah 6 - Koran Mandalika

Tingkatkan Efektivitas Pembangunan, Kementrian Pekerjaan Umum Gandeng BPS Ingin Turunkan ICOR di Bawah 6

Selasa, 19 Agustus 2025 - 18:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang bertujuan memperkuat pengukuran kinerja infrastruktur di Tanah Air, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan tata kelola yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan
bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mengevaluasi dampak setiap
program yang dijalankan. Menurutnya, data dan analisis akurat
dari BPS akan menjadi landasan utama dalam pengambilan kebijakan di masa depan.

Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerja sama antara Kementerian PU
dan BPS merupakan langkah konkret untuk mengukur efektivitas setiap program
pembangunan. Dengan dukungan analisis BPS, Kementrian PU ingin memastikan
sektor infrastruktur memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan
kesejahteraan rakyat. Salah satu alat ukur utama yang akan diperkuat adalah
Incremental Capital Output Ratio (ICOR), sebuah indikator untuk menilai
efisiensi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Kementerian PU menargetkan
penurunan angka ICOR hingga di bawah 6 sebagai sasaran utama dalam lima tahun
ke depan.

Baca Juga :  Anggaran Riset Rp12 Triliun Dukung Hilirisasi dan Swasembada Energi, Kemendiktisaintek Kerja Sama dengan MIND ID

Target tersebut merupakan bagian
dari visi besar “PU608”, yaitu ICOR di bawah 6, angka kemiskinan mendekati 0
persen, dan pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen.

“PU608 sejalan dengan Asta
Cita sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Komitmen ini juga diperkuat dalam
rapat kabinet dua minggu lalu, ketika Menteri Keuangan menegaskan penurunan
ICOR sebagai indikator kinerja yang dipantau berkala,” jelas Menteri Dody
di Jakarta, Selasa (19/8)..

Sebagai mitra strategis, Kepala
BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung
penuh upaya tersebut. BPS akan membantu memperkaya metodologi analisis ICOR
agar lebih presisi serta melakukan pengukuran efektivitas dan efisiensi program
Kementerian PU secara berkala.

Baca Juga :  Pelindo Hadirkan Dua X-Ray Baru di Terminal Penumpang Bandarmasih Banjarmasin

“Sektor konstruksi adalah
sektor padat karya dengan kontribusi besar pada penciptaan lapangan kerja.
Karena itu, penguatan ICOR penting untuk memastikan setiap rupiah belanja
infrastruktur berdampak optimal pada pertumbuhan,” tegas Amalia.

Ketiga dari kanan - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo

Langkah strategis ini diambil di
tengah optimisme pertumbuhan ekonomi nasional, yang pada triwulan II 2025
tercatat sebesar 5,12 persen. Menteri Dody berharap, dengan kebijakan yang
lebih terukur, target pertumbuhan ekonomi di atas 5,5 persen pada 2025 dapat
tercapai.

Dengan demikian, sinergi antara
Kementerian PU dan BPS ini menjadi fondasi penting untuk mengukur efektivitas
setiap program pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya mampu
menurunkan angka ICOR, tetapi juga memastikan setiap investasi infrastruktur
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

Berita Terkait

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM
BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR
Ras Kucing Abu Abu Populer yang Cocok Dipelihara di Rumah
Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi
Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur
WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara
Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02

BP Tapera Perkuat Sinergi Percepatan Sertifikasi Tanah untuk Perluas Akses Pembiayaan Rumah MBR

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:02

Ras Kucing Abu Abu Populer yang Cocok Dipelihara di Rumah

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:02

Komisi B DPRD DKI Jakarta Tinjau Pengelolaan NRW PAM JAYA, Dorong Peningkatan Efisiensi Layanan Air Perpipaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:02

Trend Flower Gifting Meningkat, Athaya Secara Resmi Membuka Floral Studio Pertamanya di Area Cibubur

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

WGS dan Mavvrik jalin kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi FinOps generasi baru di Indonesia dan Asia Tenggara

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengapa e Signature Jadi Kunci Efisiensi Operasional di Berbagai Perusahaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:02

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Berita Terbaru