Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Menteri Dody Instruksikan Penanganan Jalan Terdampak Bencana di Aceh Tamiang Berlangsung 24 jam - Koran Mandalika

Gerak Cepat Pulihkan Konektivitas Menteri Dody Instruksikan Penanganan Jalan Terdampak Bencana di Aceh Tamiang Berlangsung 24 jam

Jumat, 2 Januari 2026 - 06:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan percepatan penanganan infrastruktur jalan yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Fokus utama saat ini tertuju pada pembersihan material lumpur dan sedimentasi yang menutupi satu ruas jalan nasional dan dua ruas jalan daerah.

Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, Rabu (24/12/2025), menekankan urgensi pemulihan akses jalan, terutama di kawasan perkotaan yang menjadi nadi lalu lintas masyarakat. Guna mengejar target pemulihan, Menteri Dody menginstruksikan jajarannya untuk menerapkan sistem kerja nonstop dengan pembagian waktu yang efektif agar tidak menghambat aktivitas warga.

“Saya minta kita bekerja 24 jam untuk mengejar waktu. Pagi sampai sore mengumpulkan lumpur dari lorong-lorong kanan dan kiri, kemudian malam hingga subuh fokus membersihkan area tengah kota, ada shift kerjanya,” tegas Menteri Dody di lokasi peninjauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prioritas penanganan saat ini dilakukan pada Ruas Jalan Nasional Kota Kuala Simpang hingga Batas Provinsi Sumatera Utara. Meskipun terdampak endapan lumpur yang cukup tebal, Kementerian PU memastikan seluruh jembatan nasional di wilayah Aceh Tamiang dalam kondisi aman dan dapat dilalui kendaraan. Ditargetkan, pembersihan jalan nasional ini dapat rampung dalam waktu singkat, yakni 3 hingga 4 hari ke depan.

Baca Juga :  Harga Minyak WTI Naik Tipis, Didukung Ketegangan Geopolitik dan Permintaan Tiongkok

“Dari batas masuk Kota Tamiang sampai jembatan masih banyak lumpur, saya minta dipercepat. Memang kendalanya di lapangan lalu lintas dari pagi sampai sore sangat kuat, sehingga pekerjaan menjadi lebih sulit, tetapi manfaatkan juga waktu malam,” tutur Menteri Dody.

Hingga saat ini, Kementerian PU telah melakukan penanganan darurat sepanjang kurang lebih 30 kilometer pada jalan nasional tersebut. Tim di lapangan masih berfokus membersihkan sedimentasi di bahu jalan, termasuk tumpukan material sisa pembersihan rumah warga yang berada di sisi jalan.

Demi mendukung percepatan tersebut, Kementerian PU telah mengerahkan kekuatan penuh berupa 22 unit alat berat dan 10 unit dump truck di wilayah Aceh Tamiang. Secara rinci, 12 alat berat dan 10 dump truck beroperasi di titik penanganan tertentu, sementara 21 unit alat berat disiagakan khusus di kawasan Kota Kuala Simpang. Meski demikian, Menteri Dody menilai jumlah tersebut masih perlu ditambah untuk memaksimalkan pekerjaan di pusat kota.

“Di kota ini alat berat masih kurang, jadi akan kita tambahkan lagi. Saya sudah meminta Kepala Balai Jalan dan Kepala Balai Sumber Daya Air di Medan untuk mencari penyedia jasa alat berat yang bisa kita sewa,” ungkap Menteri Dody.

Baca Juga :  Siap Layani Total 1.047.058 Penumpang Selama Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 Yogyakarta Siagakan 342 Petugas Pengamanan dan 28 Customer Service Mobile

Melalui langkah percepatan dan kerja 24 jam ini, Kementerian PU optimistis fungsi jalan nasional di Aceh Tamiang akan pulih optimal dalam beberapa hari ke depan. Hal ini diharapkan dapat segera menormalkan kembali distribusi logistik serta aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan pasar dan pertokoan yang juga menjadi prioritas pembersihan.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52