Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah - Koran Mandalika

Kementerian PU Tangani Tanggul Jebol Terdampak Bencana di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana melakukan langkah cepat dan taktis menangani kerusakan sejumlah tanggul akibat tingginya debit sungai di Provinsi Jawa Tengah. Penanganan darurat dilakukan di sejumlah wilayah dalam lingkup Daerah Aliran Sungai (DAS) Wiso, Gelis, dan Seluna, di Kabupaten Jepara, Pati, Kudus, dan Rembang.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana hidrometeorologi ini.

“Kami menginstruksikan seluruh jajaran di lapangan untuk bergerak cepat melakukan penanganan darurat dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, sambil tetap memperhatikan kondisi debit air serta keselamatan masyarakat dan petugas tanggul,” ujar Menteri Dody.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kabupaten Jepara, BBWS Pemali Juana bersama masyarakat setempat telah melakukan penanganan darurat di Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung, menggunakan konstruksi cerucuk bambu, sesek bambu, dan sandbag. Penanganan serupa juga dilakukan pada tanggul jebol di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan.

Di Desa Tempur, penanganan yang dilakukan berupa pemasangan bronjong pabrikasi hasil kolaborasi antara BBWS Pemali Juana dan Pemerintah Kabupaten Jepara. Namun, penanganan di Desa Pringtulis untuk sementara belum dapat dilaksanakan mengingat akses yang terbatas dan debit air yang masih tinggi. Pekerjaan perbaikan akan dilanjutkan setelah kondisi memungkinkan.

Baca Juga :  Talbinah El Medinah – Ikhtiar Alami untuk Terapi Pencernaan di Tengah Peningkatan Kasus GERD dan Maag di Indonesia

Di Kabupaten Pati, upaya penanganan darurat tengah diintensifkan di Desa Tunjungrejo dan Desa Bulumanis Kidul. Penanganan yang melibatkan BBWS Pemali Juana, Dinas PUPR Kabupaten Pati, serta pemerintah desa setempat didukung alat berat excavator. Material darurat yang digunakan meliputi cerucuk bambu, sesek bambu, glugu, serta ribuan sandbag.

Terkait beberapa titik lain di Kabupaten Pati yang belum tertangani akibat akses yang terputus, Kementerian PU telah menyusun rencana tindak lanjut untuk segera mendatangkan alat berat dan material banjiran begitu akses terbuka dan kondisi lapangan memungkinkan.

Sementara itu di Kabupaten Kudus, sinergi antara BBWS Pemali Juana, BPBD Kabupaten Kudus, dan pemerintah desa telah berhasil melakukan pemasangan sandbag isian tanah di Desa Demangan. Saat ini, tim gabungan juga tengah berupaya membersihkan sampah yang menyumbat aliran sungai di beberapa titik aliran sungai. Penanganan lanjutan pada titik jebolan lainnya masih menunggu penurunan debit banjir.

Selain fokus pada sumber daya air, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DI Yogyakarta turut terjun ke lapangan. BBPJN melakukan pembersihan sampah yang menghambat aliran air di area jembatan ruas jalan nasional yang terdampak banjir di Kudus, Pati, dan Rembang, serta melaksanakan patching atau penambalan lubang jalan pasca banjir demi kelancaran logistik dan mobilitas warga.

Baca Juga :  Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Kemudahan Berkurban di Aplikasi Raya

Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, memastikan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan secara real-time.

“Langkah penanganan dilakukan dengan harapan dapat meminimalkan risiko lanjutan, melindungi permukiman warga, serta menjaga fungsi sungai dan tanggul secara berkelanjutan. Kami akan mempercepat penanganan darurat dan permanen secara bertahap,” ujar Sudarto.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Tentang Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat
Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6
5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS
AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru