Koran Mandalika, Lombok Tengah – Sosialisasi pengolahan pupuk organik menjadi pupuk MOL dan kompos yang diselenggarakan tim KKN PMD Universitas Mataram Desa Mangkung, diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat tentang pengolahan limbah organik.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam memproduksi pupuk organik.
Sosialisasi berlangsung di Aula Kantor Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, dan dihadiri puluhan peserta dari perangkat desa dan kelompok tani serta menghadirkan narasumber langsung dari UPT. HPT dan Keswan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Baharian, S.P.
Pantauan di lapangan, kegiatan tersebut disambut antusias. Hal itu terlihat dari perhatian keseriusan peserta saat penyampaian materi maupun saat sesi tanya jawab.
Baharian, S.P. sebagai narasumber memaparkan secara detail tentang teknik pengolahan limbah organik menjadi pupuk MOL (Mikro Organisme Lokal) dan kompos. Ia menjelaskan manfaat pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Materi disampaikan secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta.
Puncak acara adalah pembagian pupuk kompos dan MOL gratis yang diproduksi langsung oleh tim KKN PMD UNRAM Desa Mangkung. Pupuk-pupuk ini merupakan hasil kerja keras mahasiswa KKN dalam mengolah limbah organik di desa dan telah dikemas dengan baik.
Para petani sangat antusias menerima produk pupuk organik buatan mahasiswa KKN ini. Salah seorang peserta dari kelompok tani menyampaikan kegembiraannya dan berencana menggunakan pupuk tersebut untuk pohon kelapanya.
Tim KKN PMD UNRAM Desa Mangkung berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan program ini. (*)












