Puluhan Siswa di Loteng Keracunan Akibat Susu MBG Tak Layak Konsumsi - Koran Mandalika

Puluhan Siswa di Loteng Keracunan Akibat Susu MBG Tak Layak Konsumsi

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyampaikan hasil uji laboratorium sampel susu yang diduga menjadi pemicu keracunan 38 siswa dari SDN 1 Darmaji dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatusholihin, Kecamatan Kopang, dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mataram.

Dikes menyebut, makanan yang disajikan itu mengandung bakteri patogen sehingga tak layak dikonsumsi.

“Kesimpulannya bahwa susu yang dikonsumsi mengandung bakteri patogen dan tidak memenuhi syarat untuk dikonsumsi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Suardi, Selasa (3/2/)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suardi menjelaskan, kesimpulan tersebut diambil setelah BPOM melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah makanan yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Darul Mukti Monggas kepada para penerima.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri

“Sebagaimana hasil pemeriksaan sampel makanan oleh Balai POM Mataram,” ujar Suardi.

Dia membeberkan, produk yang diuji ini diantaranya, Dairy Fresh Milk ditemukan tanpa Expired Date (ED) sehingga tak memenuhi syarat konsumsi. Selain itu, terdapat juga susu jenis yang sama dengan ED tanggal 16 dan 17 Januari 2025 juga disebutkan tak layak edar.

Dalam hasil yang diterima Suardi, tertulis sampel yang dibawa untuk uji laboratorium hanya dua jenis yang dinyatakan layak konsumsi. Seperti, buah apel dan roti. Sedangkan susunya, malah sebaliknya.

“Himbauan dari Dikes terhadap SPPG. Untuk Pencegahan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan pengawasan ketat di seluruh rantai produksi, meliputi pemilihan bahan segar, penyimpanan suhu tepat, higiene penjamah makanan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” imbuhnya.

Baca Juga :  Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Di sisi lain, Suardi meminta seluruh penyalur program andalan Presiden Prabowo Subianto ini harus proses masak matang sempurna, dan distribusi cepat.

“Bersihkan, pisahkan, masak, dinginkan. wajib diterapkan untuk menjamin keamanan pangan. disamping itu kandungan gizi seimbang harus tercukupi sesuai petunjuk teknis,” bebernya.

Suardi mengaku belum mengetahui secara detail apakah sudah diserahkan atau tidak hasil uji laboratorium tersebut ke penyidik Satreskrim Polres Lombok Tengah untuk kebutuhan penyelidikan kasus dugaan keracunan tersebut.

“Saya belum tanya Kabidnya. Nggih (seharusnya diserahkan ke penyidik),” pungkasnya. (ed)

Berita Terkait

RSUD Praya Naik Kelas, FP4 NTB Sorot ‘Wajah Lama’ di Struktur Baru
Tiket MotoGP Mandalika Diburu, 4 Kategori Sudah di Atas 95 Persen
Kades Kabul Dilaporkan ke Aparat, Warga Soroti Dugaan Penyimpangan Dana Desa
Kades Kateng Mangkir dari Panggilan Polisi, Kasus Pemalsuan Surat Masuk Penyidikan
Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?
Mandalika Diserbu Bintang! MotoGP dan Musik Siap Mengguncang NTB
Kasus Eks Pimpinan Ponpes Abul Barokat Naik Penyidikan, Saksi Baru Menyusul
Poltekpar Lombok Perkuat Link and Match Industri Lewat Career Expo 2026

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:29

Marc Marquez Cs Sapa Warga Mataram, Penggemar: Biasanya Cuma Lihat di TV

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01

Semen Langka di NTB, Ternyata Ini Biang Keroknya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:41

Semen Mulai Didistribusikan, Perindag NTB Minta Harga Pengecer Tak Naik

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:31

Dari Jalan hingga Pesisir, Gubernur Miq Iqbal Perkuat Akses Warga Sumbawa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:19

Wagub Umi Dinda Hadiri Sidang DPD RI, Aspirasi Daerah Diperkuat di Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:13

Bank NTB Syariah Pegang Layanan Keuangan 54.395 Guru di NTB

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:45

BPR NTB Resmi Menuju Bank Syariah, DPRD NTB Beri Lampu Hijau

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:51

NTB Perkuat SDM, Data Berkualitas Jadi Dasar Keputusan Pembangunan

Berita Terbaru

Teknologi

Kolaborasi Jadi Cara UMKM Naik Kelas dan Perluas Pasar

Rabu, 7 Okt 2026 - 22:02