‎Komitmen Daerah Diganjar Apresiasi, Pemkab Loteng Raih UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan - Koran Mandalika

‎Komitmen Daerah Diganjar Apresiasi, Pemkab Loteng Raih UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Komitmen Daerah Diganjar Apresiasi, Pemkab Loteng Raih UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan kembali membuahkan hasil. Pemkab Lombok Tengah berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Madya Tahun 2026 dari BPJS Kesehatan.
‎
‎Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr. (HC) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si, bersama Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Pengawas dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, kepada Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri, S.IP., M.AP pada ajang UHC Awards 2026 yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
‎
‎Penghargaan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam memastikan seluruh masyarakat terlindungi melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga dapat mengakses layanan kesehatan secara adil dan merata.
‎
‎Usai menerima penghargaan, Bupati Lombok Tengah HL. Pathul Bahri, S.IP., M.AP, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Dr. H. Suardi, SKM., MPH, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih UHC Madya merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
‎
‎“Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Lombok Tengah berhasil meraih UHC dari BPJS Kesehatan. Ini adalah hasil dari komitmen dan sinergi semua pihak,” ujarnya kepada awak media.
‎
‎Bupati Pathul Bahri berharap ke depan Kabupaten Lombok Tengah mampu meningkatkan status UHC dari Kategori Madya menjadi Kategori Utama.
‎
‎“Ini harus menjadi perhatian bersama. Semoga tahun depan capaian ini bisa meningkat dari Madya ke Utama, dan Insya Allah akan kita raih,” ucapnya optimistis.
‎
‎Sementara itu, Menko Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar menjelaskan bahwa Universal Health Coverage merupakan kondisi di mana seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan tingkat keaktifan yang baik, sehingga tidak mengalami hambatan biaya dalam mengakses layanan kesehatan.
‎
‎“Keberhasilan daerah mencapai UHC menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” tegas pria yang akrab disapa Cak Imin itu.
‎
‎Ia juga mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya mempertahankan capaian UHC, tetapi terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
‎
‎“Tahun depan, daerah yang masih berstatus Madya harus meningkat menjadi Utama. Sementara daerah yang sudah Utama harus fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatannya,” katanya.
‎
‎Dalam UHC Awards 2026, pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada 32 provinsi serta 397 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.
‎
‎Ajang ini turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan jaminan kesehatan nasional di Indonesia. (*)

Baca Juga :  Respons Cepat Petugas Perumdam Tiara, Pelanggan Ucapkan Terima Kasih

Berita Terkait

Bawa 4 PR Besar dari Desa Penujak, Lalu Akhyar Siap Dobrak Alokasi Anggaran OPD
Polisi Kantongi CCTV Pengeroyokan di Puyung, Identitas Pelaku Mulai Diburu
Pulang Kerja dari Mataram, Pria Asal Jago Jadi Korban Pengeroyokan di Puyung
Akses Jalan Dirusak Usai Pilkades, Warga Desa Pengadang Minta Bupati Turun Tangan
​Jembatani Kebutuhan Warga Beraim, Haji Supli PKS Cari Celah Perjuangkan Air Bersih dan Alsintan
Reses Di Tengah Kebijakan Buntu: Haji Supli Dituntut Perjuangkan Usulan Yang Terlarang Dianggarkan
Awas! Nyamuk dan Air Kencing Tikus Mengintai Lombok Tengah, Dinkes: Jangan Tunggu Sakit Baru Bergerak
Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:28

Pemkab Loteng Kerahkan Ribuan Tim Pendamping Keluarga untuk Cegah Stunting

Senin, 2 November 2026 - 15:12

Panitia Pastikan Keabsahan Ijazah Kepala Desa Bunut Baok Terpilih, Terverifikasi di PKBM Dianda

Senin, 2 November 2026 - 07:26

DP3AP2KB Dorong Desa Perkuat Aturan Pernikahan Anak

Minggu, 1 November 2026 - 17:13

DP3AP2KB Loteng Petakan Perempuan Rentan, Siapkan Program 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:54

MotoGP Mandalika 2026 Cetak Rekor Penonton, Peran Media NTB Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:28

Pembacokan Remaja di Mataram, LPA Soroti Tongkrongan hingga Dini Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:14

Insentif Guru PPPK PW NTB Belum Jelas Kapan Cair

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:35

Cegah Pernikahan Anak, Dinas KB Loteng Bidik Kasus yang Tak Terlaporkan

Berita Terbaru