Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000 - Koran Mandalika

Harga Emas Masih Berpotensi Menguat, Tren Naik XAU/USD Bertahan di Atas $5.000

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan berlangsung dinamis dengan kecenderungan positif, meskipun tekanan jangka pendek belum sepenuhnya mereda. Logam mulia emas (XAU/USD) tercatat mengalami pembalikan arah ke zona negatif pada sesi perdagangan Selasa, seiring reaksi pasar terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang hasilnya berada di bawah ekspektasi. Data tersebut mendorong investor untuk mengurangi posisi jual terhadap dolar AS, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap pergerakan harga emas. Namun demikian, koreksi yang terjadi terbilang terbatas, karena harga emas masih mampu bertahan di atas level psikologis utama $5.000 per troy ounce, dengan posisi terakhir berada di sekitar $5.022 atau turun sekitar 0,72 persen.

Berdasarkan kajian teknikal yang disampaikan oleh analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, struktur pergerakan harga emas saat ini masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan indikator Moving Average, mengindikasikan bahwa tren bullish pada XAU/USD justru tetap terjaga dan cenderung menguat. Hal ini mencerminkan bahwa minat beli investor terhadap emas masih cukup solid, terutama setelah terjadinya koreksi tajam dalam beberapa waktu terakhir. Andy menilai bahwa tekanan turun yang muncul lebih bersifat sebagai fase konsolidasi atau koreksi teknikal dalam tren naik jangka menengah hingga panjang, bukan sebagai sinyal perubahan arah tren secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Andy Nugraha menjelaskan bahwa selama harga emas mampu bertahan di atas area support penting, peluang terjadinya penguatan lanjutan masih sangat terbuka. Jika dorongan bullish kembali mendominasi pasar dan didukung oleh sentimen global yang kondusif, maka XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance berikutnya di sekitar level 5.232. Di sisi lain, pelaku pasar tetap perlu mewaspadai potensi koreksi lanjutan. Apabila harga emas gagal mempertahankan momentum kenaikan dan kembali berada di bawah tekanan jual, maka penurunan berpotensi mengarah ke area support terdekat di kisaran 4.841, yang menjadi batas penting untuk menjaga kesinambungan tren naik.

Dari sisi fundamental, pergerakan harga emas saat ini masih dipengaruhi oleh stabilnya nilai tukar dolar AS serta meningkatnya selera risiko di pasar keuangan global. Pada sesi awal perdagangan Asia hari Rabu, harga emas tercatat melemah mendekati level $5.045, seiring pelaku pasar mencoba mengevaluasi apakah harga telah membentuk titik terendah setelah aksi jual besar-besaran yang terjadi sebelumnya. Indeks Dolar AS (DXY) yang bergerak relatif datar di area 96,78 turut menjadi faktor yang menahan laju penguatan emas dalam jangka pendek, mengingat hubungan terbalik antara dolar AS dan harga logam mulia.

Meski demikian, faktor geopolitik masih memberikan dukungan signifikan terhadap harga emas. Ketegangan yang terus berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran membuat investor cenderung tetap mempertahankan eksposur terhadap aset lindung nilai seperti emas. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali melontarkan ancaman terkait kemungkinan aksi militer terhadap Iran, serta dinamika diplomatik di kawasan Timur Tengah, menambah ketidakpastian global yang berpotensi membatasi ruang penurunan harga emas lebih dalam.

Selain faktor geopolitik, perhatian pasar saat ini juga tertuju pada rilis sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Pelaku pasar cenderung mengambil sikap menunggu dan mengamati menjelang publikasi laporan ketenagakerjaan dan inflasi. Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) yang tertunda diperkirakan menunjukkan penambahan tenaga kerja sekitar 70.000 pada Januari, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di level 4,4 persen. Di sisi lain, data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dirilis pada akhir pekan ini juga akan menjadi acuan penting bagi arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Baca Juga :  Mengenal Pembalut Nifas, Jangan Asal Pilih!

Secara keseluruhan, Andy Nugraha menilai bahwa pergerakan harga emas masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bullish. Selama ketidakpastian geopolitik masih tinggi dan ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter tetap mendukung, harga emas berpeluang kembali melanjutkan tren penguatan. Namun, volatilitas jangka pendek diperkirakan masih akan mewarnai pergerakan pasar, sehingga investor disarankan untuk tetap mencermati perkembangan data ekonomi dan sentimen global secara cermat.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)

Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Antisipasi Lonjakan Imlek 2577/2026, KAI Divre III Tambah Rangkaian Eksekutif KA Sindang Marga
K-Beauty Kian Mendunia: Deretan Selebriti Indonesia Percaya CYL Plastic Surgery Korea
Kementerian PU Tangani Banjir Tol Tangerang–Merak KM 50, Siapkan Solusi Jangka Panjang Sungai Cidurian
KCMTKU Resmikan Gerai Terbaru di Summarecon Mall Bekasi 2
Bank Raya Umumkan Pemenang Program “Pesta Raya” Giatkan Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat
BRI Region 6/Jakarta 1 Gelar Workshop Customer Experience 2026, Perkuat Peran Frontliner dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah
7 Alasan Nomor Anda Sering Terblokir Saat Broadcast WhatsApp
Waktu Transit Lebih Produktif, Manfaatkan Fasilitas Co-Working Space di Stasiun Cawang

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 09:35

‎Wabup Nursiah Tekankan Anak Lombok Tengah Harus Tangguh dan Berdedikasi

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:29

‎Masyarakat Loteng Dipermudah Akses Bahan Pangan dengan Harga Terjangkau

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:26

SBM Poltekpar 2026 Resmi Diluncurkan, Poltekpar Lombok Siap Jaring Generasi Unggul Pariwisata

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:42

‎Perkuat Tata Kelola Bersih, PDAM Loteng Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Bincang Santai JILT, Wabup Nursiah Apresiasi Keterbukaan Wartawan dengan Lembaga

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:48

Haji Supli PKS Saat Reses Diminta Percantik Dusun Montong Kelor Montong Terep

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:06

Siap Geber Vespa Bhayangkara Riding Day, Sintya Marisca: Ini Polres Paling Culture

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:43

‎Dewan Abdussahid Gelar Reses di Kalisade, Warga Keluhkan Minimnya Bak Sampah

Berita Terbaru