Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional - Koran Mandalika

Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

Sabtu, 25 April 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Rencana hilirisasi komoditas gambir asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus dimatangkan pemerintah melalui sinergi lintas sektor. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tengah merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan komoditas yang saat ini menguasai sekitar 80 persen pasokan pasar dunia tersebut.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci utama agar nilai tambah komoditas gambir tidak lagi didominasi oleh negara pengimpor. Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Mentan secara khusus mendorong BUMN Perkebunan untuk mengambil peran sentral dalam membangun ekosistem pengolahan di dalam negeri. “Sekarang kita akan diskusikan (gambir). Kita sementara mapping dengan BUMN. PTPN kita dorong menjadi lokomotif hilirisasi,” tegas Mentan Amran.

Amran menambahkan, pemerintah tengah mempercepat realisasi proyek-proyek strategis di sektor perkebunan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Kolaborasi dengan berbagai pihak harus diperkuat agar komoditas unggulan seperti gambir memiliki nilai tambah tinggi dan berdampak langsung ke masyarakat. Kesimpulannya, kita akan melakukan groundbreaking sekitar 35 proyek. Semakin cepat terealisasi, semakin baik dampaknya bagi ekonomi nasional,” tuturnya.

Dukungan terhadap rencana ini juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyebut tren ekspor gambir menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

“Dalam kurun dua tahun terakhir tren ekspor gambir juga menunjukkan peningkatan. Pada 2024 ekspor gambir mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar atau naik dibandingkan 2023 yang hanya 11.865 ton,” papar Mahyeldi.

Terkait rencana pembangunan fasilitas pengolahan, Gubernur menambahkan bahwa pengelolaan akan dilakukan oleh PTPN IV PalmCo. “Pabrik pengolahan gambir tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh PT Perkebunan Nusantara IV. Berkemungkinan pabrik pengolahan itu dibangun di daerah Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan sentra gambir nasional,” ujarnya.

Pendekatan Realistis PTPN IV PalmCo

Merespons penugasan tersebut, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung program hilirisasi gambir sebagai bagian dari strategi penguatan nilai tambah komoditas perkebunan di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara.

“Upaya hilirisasi menjadi langkah krusial agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat di dalam negeri. Gambir bisa menjadi berbagai bahan pangan seperti teh dan juga bahan baku kosmetik, sabun, sampo, hingga kebutuhan industri. Taninnya bahkan digunakan sebagai bahan tinta pemilu. Ini menunjukkan betapa luasnya pemanfaatan gambir,” ungkap Jatmiko.

Baca Juga :  Parents Gathering UPH Festival 2026: Membangun Sinergi UPH dan Orang Tua untuk Masa Depan Mahasiswa

Meski demikian, PTPN IV PalmCo mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perhitungan bisnis yang matang dalam merealisasikan investasi hilirisasi. Saat ini, perusahaan tengah bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) untuk menyusun studi kelayakan.

“Kita tidak bisa hanya membangun pabrik tanpa melihat pasar. Produk apa yang paling cepat diterima, punya permintaan kuat, dan berpeluang dikuasai pasar, itu yang harus kita dorong lebih dulu,” tegas Jatmiko.

Seiring dengan proses kajian tersebut, perusahaan juga memfokuskan intervensi jangka pendek pada penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas dan kualitas gambir petani rakyat.

“Dengan pendekatan riset yang komprehensif, kita berharap produktivitas dan mutu produk gambir menjadi lebih baik, serta terbukanya akses pasar baru yang memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sumbar, Holding Perkebunan Nusantara, serta kalangan akademisi ini diharapkan mampu mentransformasi industri gambir nasional secara menyeluruh. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok gambir bernilai tambah tinggi di pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda
Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan
Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang
KAI Bandara Raih Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 melalui Railink Magazine Vol. 4
Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen
Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang
Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%
Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:02

Wujud Kemanusiaan dan Solidaritas, PTPN Group Salurkan Tali Kasih bagi Keluarga Jurnalis Korban Selat Sunda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Plus Gratisnya dari neobank PLUS: Kuota Gratis Transfer antarbank hingga 200 Kali per Bulan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:02

Jaga Kualitas Infrastruktur, PT JMTM Lanjutkan Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi Rigid di Ruas Tol Semarang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:02

Multi-Level BoM Odoo: Rakit Produk Bertingkat Tanpa Salah Komponen

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:02

Mulai 9 Oktober, KAI Daop 1 Jakarta Jaga 5 Perlintasan Sebidang di Bekasi dan Tangerang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:20

Motor Impian Makin Dekat, BRI Finance Hadirkan Bunga Mulai 0,7%

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

Incar Generasi Muda, itel Rilis Jingle “I Tell You” dengan Trio “Jangan Calling”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:02

HP 2 Jutaan Ini Punya 2 Layar, Bisa Selfie Pakai Kamera Utama! Intip Harga dan Spesifikasi itel A300+

Berita Terbaru