Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan - Koran Mandalika

Hasil Kuartal I-2026, Krakatau Steel (KRAS) Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

Senin, 27 April 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 27 April 2026 – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (KRAS) mencatatkan indikasi pemulihan performa pada awal tahun fiskal 2026. Melalui laporan capaian Kuartal I-2026, Perusahaan menunjukkan kinerja yang mulai meningkat, program efisiensi masih menjadi kunci penting dalam mengejar keberlanjutan ini. Hasil ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa program efisiensi yang dijalankan mulai memberikan dampak terhadap stabilitas keuangan dan operasional Perusahaan.

Efisiensi sebagai Kunci Keberlanjutan

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan,
menyatakan bahwa hasil ini merupakan indikator bahwa program transformasi
perusahaan mulai membuahkan hasil yang stabil. Meski demikian, ia menegaskan
bahwa disiplin dalam pengelolaan biaya tetap menjadi prioritas utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kinerja kami mulai meningkat secara bertahap di
awal tahun ini. Namun, kami tetap memandang bahwa program efisiensi masih
menjadi kunci penting dalam menjaga momentum ini. Dengan hasil kuwartal satu yang mulai stabil, kami akan tetap  menjaga agar 
selalu konsisten dan bisa berkelanjutan. Dengan
demikian Krakatau Steel memiliki fondasi yang tangguh untuk mendukung
kemandirian industri baja nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan dalam acara
Coffee Morning Media with CEO KRAS bertempat di The Surosowan Jakarta.

Baca Juga :  VRITIMES Hadir Sebagai Media Partner SCALECON 2026 Surabaya, Berbagi Wawasan tentang AI dan Masa Depan Media Digital

Posisi Keuangan
dan Operasional

Secara finansial, Krakatau Steel membukukan pendapatan sebesar USD 262,4
juta pada Kuartal I-2026. Perusahaan juga mencatatkan laba bersih sebesar USD
4,6 juta, yang turut memperkuat posisi ekuitas Perusahaan di angka USD 745,7
juta. Penguatan neraca ini memberikan stabilitas bagi perseroan dalam
menjalankan aktivitas operasional dan menghadapi dinamika pasar yang sedang bergejolak saat ini.

Berdasarkan catatan positif tersebut, Krakatau
Steel optimis dalam menargetkan laba bersih sebesar USD 129 juta pada tahun
2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja keuangan perusahaan.

Optimalisasi Produksi dan
Kontribusi Nasional

Hingga Maret 2026, total produksi Krakatau Steel mencapai 360 ribu ton.
Capaian ini didorong oleh beroperasinya fasilitas produksi utama secara
optimal, di mana pabrik Hot Strip Mill (HSM) berkontribusi sebesar 230 ribu ton
dan pabrik Cold Rolling Mill (CRM) sebesar 130 ribu ton.

Baca Juga :  Tren Positif HBAR dan Faktor-Faktor yang Bikin Harga Hedera Melonjak

Optimalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam
menjalankan program penguatan permodalan bersama Danantara. Dengan
mengedepankan nilai tambah produk domestik, Krakatau Steel terus berupaya
menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan industri manufaktur serta mendukung
visi kemandirian ekonomi nasional.

“Kami fokus memastikan setiap lini produksi berjalan dengan efisien, agar dapat
menghasilkan  produk baja yang lebih
kompetitif  dan dapat bersaing di pasar.
Dengan fondasi yang lebih sehat ini, kami optimis Krakatau Steel dapat terus
melangkah sebagai perusahaan yang memberikan nilai tambah yang berkelanjutan ,”
tutup Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai
Chairman IISIA (The Indonesia Iron & Steel Industry Association) dan ALFI
(Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia)/ILFA.

Adapun program kerja ini selaras dengan Asta Cita
Presiden Prabowo Subianto untuk kemakmuran Bangsa dan Masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards
Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia
Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59