Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta - Koran Mandalika

Program Women Ecosystem Catalyst dari Sampoerna Diapresiasi Peserta

Jumat, 7 Juni 2024 - 15:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta program Women Ecosystem Catalyst (WEC) mengapresiasi upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” dan mitra strategis yang memberikan kesempatan pelatihan, pendampingan hingga kunjungan ke lokasi usaha yang telah sukses.

SEMARANG
— Peserta program Women Ecosystem Catalyst (WEC)
mengapresiasi upaya PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui Payung Program
Keberlanjutan “Sampoerna Untuk Indonesia” dan mitra strategis yang memberikan
kesempatan pelatihan, pendampingan hingga kunjungan ke lokasi usaha yang telah
sukses.

Nur Kholifah, salah satu dari 20 peserta
terpilih Program WEC mengatakan bahwa kehadiran Program WEC sangat membantu
untuk mengembang bisnis UMKM karena tidak hanya menambah wawasan melalui
sejumlah pelatihan, tetapi juga kesempatan untuk berjejaring termasuk melalui
kesempatan berkunjung ke lokasi usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengucapkan rasa terima kasih
kepada Sampoerna, Impala, dan Dinas Koperasi atas pendampingan selama dua bulan
yang telah diberikan kepada kami selaku pelaku UMKM untuk belajar mengembangkan
bisnis,” ujarnya.

Sebagai gambaran, Program Women Ecosystem
Catalyst (WEC) 2024 merupakan program inkubasi bisnis untuk UMKM dan Startup
perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Kolaborasi LEN - MENDIKTI, Dorong Ekosistem Riset Dan Pengembangan Teknologi Nasional

Program ini hadir berkat kolaborasi
Sampoerna dengan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula, dan Dinas Koperasi dan UMKM
Jawa Tengah.

Program WEC fokus untuk memberikan
dukungan bagi pemberdayaan wirausaha dan organisasi perempuan. WEC juga
memberikan kesempatan kepada peserta untuk membangun jejaring dengan sesama
pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah, pembeli,
hingga investor.

Program ini digelar selama enam bulan
atau sejak Januari hingga Juni 2024. Setelah melalui tahapan roadshow di sembilan
kota besar di Indonesia, terdata sebanyak 1.526 pendaftar yang kemudian
dikurasi menjadi 371 peserta. Jumlah itu kemudian diseleksi kembali menjadi 20
peserta terbaik.

Kunjungan Bisnis Peserta WEC

Baru-baru ini (pada 4 Juni 2024), 20 peserta WEC terpilih
yang telah mendapatkan mentoring online memasuki fase challenge day.
Pada kesempatan itu, para peserta mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan
pelaku usaha berskala besar di Semarang, Jawa Tengah.

Terdapat empat lokasi usaha yang
dikunjungi peserta WEC yakni Oud en Nieuw by Toko Oen, Albitec, Crocodic, dan
Ria Miranda. Keempat lokasi itu dipilih karena sesuai dengan bisnis dan minat
peserta WEC.

Baca Juga :  22 JUNI: SENDIRI BAGIAN DUBAI, HITUNG Mundur KE ACARA

Selain sebagai kesempatan pembelajaran,
kunjungan ke empat lokasi usaha itu diharapkan membantu peserta WEC belajar
langsung dari pelaku usaha yang telah berkembang.

Para peserta WEC yang memiliki bisnis
pada sektor food and beverage (F&B) melakukan kunjungan ke Oud en Nieuw
by Toko Oen, kedai es cream legendaris di Kota Semarang.

Sementara itu, peserta dengan minat usaha
pada bioteknologi berkunjung ke Albitec, perusahaan bioteknologi yang berfokus
pada pengembangan mikroalga Spirulina platensis air tawar.

Selanjutnya, peserta WEC yang menaruh
minat pada bisnis teknologi informasi mendapatkan kesempatan berkunjung ke
Crocodic. Crocodic adalah perusahaan penyedia solusi teknologi yang salah satu
bisnisnya ialah pengembangan aplikasi.

Terakhir, peserta dengan minat pada
fashion berkunjung ke Ria Miranda, usaha butik yang fokus pada kecantikan dan
busana muslim.

“Sangat menyenangkan bisa berbagi
dengan sesama pelaku bisnis dari berbagai kota di Indonesia yang ikut dalam WEC
ini,” kata Monic, Pengelola bisnis Ria Miranda Semarang.

Berita Terkait

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak
KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat
Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO
Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi
Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global
Restrukturisasi Keuangan Perkuat Kinerja 2025: Krakatau Steel Catat Laba USD 339,6 Juta dan Penguatan Ekuitas
Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY
Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

Seluruh Penumpang dan Crew KA Ciremai Dipastikan Selamat Pasca Longsoran di Petak Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf ke Seluruh Pelanggan Terdampak

Rabu, 1 April 2026 - 23:00

KA Ciremai Tertahan Longsor di Petak Jalan Maswati – Sasaksaat, KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Permohonan Maaf dan Kerahkan Tim Tanggap Darurat

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Satya Vijay Bergabung sebagai Online Marketing Manager SawitPRO

Rabu, 1 April 2026 - 22:00

Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi

Rabu, 1 April 2026 - 20:00

Investor Wajib Tahu: Proyek Energi Microsoft Ini Bisa Ubah Arah Pasar Global

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Kemudahan Investasi Emas Digital $XAUT dan Silver $SLVON dengan Imbal Hasil hingga 10% APY

Rabu, 1 April 2026 - 19:00

Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Rabu, 1 April 2026 - 18:00

Dewaweb Hadirkan SCALECON 2026 di Surabaya: Gerakan Nyata untuk Implementasi AI bagi Pebisnis

Berita Terbaru