Kolaborasi LEN - MENDIKTI, Dorong Ekosistem Riset Dan Pengembangan Teknologi Nasional - Koran Mandalika

Kolaborasi LEN – MENDIKTI, Dorong Ekosistem Riset Dan Pengembangan Teknologi Nasional

Jumat, 30 Mei 2025 - 08:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Len Industri (Persero) sebagai bagian dari DEFEND ID menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) melalui penandatanganan MoU untuk memperkuat ekosistem riset dan pengembangan teknologi nasional, khususnya di bidang semikonduktor, elektronika, dan rantai pasok. Acara yang dihadiri oleh Menteri Kemendiktisaintek Prof. Brian Yuliarto dan Dirjen Riset Dr. Mohammad Fauzan Adziman ini menekankan keselarasan program Asta Cita Len dengan visi pemerintah, termasuk pemanfaatan SDM unggul dari perguruan tinggi untuk mendorong kemandirian teknologi. Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, menyatakan komitmen Len dalam kolaborasi ini sebagai langkah konkret memajukan industri nasional dan bersaing di pasar global.

Bandung (29/5/25)– Mewujudkan kolaborasi dalam bidang riset dan teknologi, PT Len Industri (Persero), induk holding BUMN industri pertahanan, DEFEND ID, bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, & Teknologi (Kemendiktisaintek) yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang didampingi Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng sepakat untuk bekerjasama memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan tinggi dalam mendorong kemandirian teknologi nasional.

Baca Juga :  Apakah Akun Bebas Swap Halal? Cek Jawaban Disini

Bertempat di kantor PT Len Industri (Persero), rombongan disambut oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., yang didampingi oleh Direktur Bisnis, Irwan Ibrahim, beserta jajaran Direksi Len Incorporated.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Dalam sambutannya, Direktur Utama Len menyampaikan concern perusahaan terhadap program Astacita Len sebagai dukungan terhadap Program Astacita Presiden, “Len memiliki program astacita yang selaras dengan astacita presiden, salah satunya terkait semikonduktor. Hal ini match dengan program Kemendiktisaintek agar indonesia lebih kuat dalam bidang semikonduktor. Sehingga talent yg dikelola mendikti, dan kapabilitas Len bisa saling kolaborasi“, ungkap Joga.

Image

“Astacita Presiden menjadi dasar kami dalam melaksanakan program kerja. Kami berharap pendidikan tidak terpisah dari industri sehingga para peneliti kami akan memberikan dampak kepada industri, khususnya industri dengan basis teknologi. Kemendikti beserta para peneliti siap mendukung Len dan melahirkan karya-karya anak bangsa yang akan memakmurkan Indonesia ,” sambung Brian seraya menyatakan kebangaannya akan Len.

Baca Juga :  Berapa Tahun Idealnya untuk Menabung Emas? Ini Cara Menentukannya

Image

Wujud kolaborasi ini diimplementasikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Len Industri (Persero) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membangun ekosistem riset dan pengembangan khususnya dalam bidang industri semikonduktor, elektronika, dan rantai pasok yang dapat mendukung kemandirian sektor strategis nasional, yang ditandatangani oleh Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D. dengan Dirjen Riset Kemendiktisaintek, Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng dan disaksikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Image

MoU ini menjadi langkah awal dan komitmen Len untuk membuka ruang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi bersama institusi pendidikan. Joga dan M. Fauzan sepakat bahwa SDM unggul adalah kunci dari kemandirian teknologi nasional dengan berfokus pada market domestik yang dilanjutkan dengan tahapan scale up kapasitas produksi sehingga mampu menjawab kebutuhan industri nasional serta bersaing di pasar global.**

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru