Kendaraan Bekas Jadi Alternatif Favorit, Pembiayaan BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026 - Koran Mandalika

Kendaraan Bekas Jadi Alternatif Favorit, Pembiayaan BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 12 Juni 2026 – Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif nasional, kebutuhan akan solusi pembiayaan yang lebih terjangkau tetap menunjukkan tren positif. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan bekas yang dinilai mampu menjadi alternatif mobilitas yang ekonomis tanpa mengurangi fungsi dan kenyamanan.

Melihat tren tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan signifikan pada segmen pembiayaan mobil bekas. Hingga Mei 2026, pembiayaan mobil bekas BRI Finance tumbuh sebesar 77,64% secara tahunan (year-on-year), menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap segmen kendaraan bekas di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, mengatakan bahwa kendaraan bekas saat ini menjadi salah satu pilihan yang semakin relevan bagi masyarakat yang tetap membutuhkan kendaraan pribadi dengan pertimbangan efisiensi pengeluaran.

“Di tengah pelemahan daya beli masyarakat dan semakin kompetitifnya pasar otomotif, kami melihat segmen pembiayaan mobil bekas masih menunjukkan kinerja yang positif. Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa kendaraan bekas tetap menjadi pilihan yang menarik bagi masyarakat yang membutuhkan solusi mobilitas dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Dhani.

Industri pembiayaan otomotif saat ini menghadapi berbagai dinamika pasar yang perlu dicermati, mulai dari kondisi ekonomi domestik, fluktuasi nilai tukar rupiah, hingga perkembangan tingkat suku bunga yang berpotensi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen.

Meski demikian, BRI Finance menilai segmen pembiayaan mobil bekas memiliki tingkat ketahanan yang baik karena menawarkan nilai ekonomis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Selain memberikan alternatif kepemilikan kendaraan dengan harga yang lebih kompetitif, segmen ini juga dinilai mampu menjangkau kelompok konsumen yang lebih luas.

Baca Juga :  Sambut Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Sembilan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

Untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, BRI Finance terus menerapkan strategi bisnis yang prudent dengan mengedepankan kualitas portofolio pembiayaan, pengelolaan risiko yang optimal, serta penyaluran pembiayaan yang selektif sesuai prinsip kehati-hatian.

“Kami tetap optimis terhadap prospek pembiayaan mobil bekas kedepannya. Dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan karakteristik segmen yang relatif adaptif terhadap kondisi ekonomi, kami meyakini pembiayaan kendaraan bekas akan terus menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis BRI Finance,” tutup Dhani.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru