Produk Pertanian Perlu Ditingkatkan, Lalu Hadrian PKB Siap Perjuangkan - Koran Mandalika

Produk Pertanian Perlu Ditingkatkan, Lalu Hadrian PKB Siap Perjuangkan

Senin, 21 Agustus 2023 - 16:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB Lalu Hadrian Irfani menilai produk pertanian lokal perlu ditingkatkan dari sisi mutu dan pengelolaan pasca panen untuk menunjang sektor pariwisata.

Sebab, perhotelan juga memiliki standar tertentu untuk bisa menerima produk pertanian seperti sayur dan buah buahan.

Pria yang karib disapa Ari itu siap memperjuangkan pengembangan sektor pertanian dan pariwisata dengan konsep agrowisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini yang akan saya perjuangkan apabila diberi amanah untuk mewakili masyarakat Lombok di kursi Senayan,” kata caleg DPR itu, Senin (21/8).

Menurut dia, sektor unggulan tersebut bisa berkembang dengan kolaborasi dan berkesinambungan. Muaranya jelas untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Ke depan perlu ada inisiatif untuk mendorong kolaborasi dan elaborasi sektor pariwisata dan sektor pertanian secara luas” ujar pria asal Praya, Lombok Tengah, itu.

Baca Juga :  Tiga Anggota DPRD Lombok Tengah Diganti, Sidang Paripurna Khidmat

Anggota DPRD NTB itu menganggap agrowisata merupakan sebuah aktivitas yang mengkombinasikan sektor pariwisata dan sektor pertanian dalam satu bentuk usaha.

“Agrowisata merupakan tuntutan pariwisata yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab,” jelas Ari.

Dia menilai, keterlibatan petani dalam pengembangan pariwisata merupakan syarat utama keberlanjutan pembangunan agrowisata.

“Keterlibatan ini terkait dengan partisipasi, pemberdayaan, atau pun perencanaan partisipatif melalui pengembangan sektor pertanian dan sektor pariwisata,” terang Ari.

Pihaknya menegaskan potensi untuk agrowisata di Lombok sangat besar. Agrowisata bisa dikemas sesuai dengan ruang lingkup dan potensi daya tariknya.

“Seperti agrowisata tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan, dan kehutanan,” sebut Ari.

Baca Juga :  PKB-PKS Kumpul di DPD Nasdem, Target Menangkan AMIN 80 Persen

Pengembangan agrowisata tersebut berdampak kepada aspek sosiopsikologis, aspek ekonomis, dan aspek lingkungan.

“Aspek sosiopsikologis dari agrowisata untuk memberikan keterampilan, wirausaha, pengalaman, dan profesi baru bagi petani,” kata Ari.

Agrowisata dapat memunculkan peluang bagi petani lokal untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan taraf hidup serta kelangsungan usaha mereka

Saat ini, sektor pariwisata di Lombok dan NTB pada umumnya sudah cukup maju dan berkembang.

“Terlebih, dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah,” jelas Ari.

Hanya saja, efek domino pariwisata belum bisa dirasakan masyarakat secara maksimal. Padahal, jika dikelola dengan baik dan terintegrasi, pariwisata bisa sangat mendukung pertanian.

“Selain agrowisata, pola kemitraan petani dengan sektor pariwisata pun harus mulai didorong sejak sekarang,” tegas Ari. (Wan)

Berita Terkait

Nursiah: Kader Golkar Wajib Membesarkan Partai
Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri
Hadiri Konferda DPD PDIP NTB, Ganjar Tegaskan Pentingnya Nilai Perjuangan
Gelar Musda VI, PKS Lombok Tengah Kukuhkan Pengurus Baru Sambut Pemilu 2029
Masuk Bursa Ketua DPD Golkar NTB, Ummi Dinda: Kami Masih Hormati Pak Mohan
Haji Supli PKS Reses Bareng Gen Z, Bahas Pencegahan Narkoba Hingga Judol
Nyalon Kades, Sempurna Wiranata Diyakini Mampu Bangun Desa Mekar Sari
Hasil Pilkada NTB, Iqbal-Dinda Menang Telak di Lombok Tengah

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:43

KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:08

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:16

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:01

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:24

Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:18

Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Berita Terbaru