Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif - Koran Mandalika

Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI untuk Konten Kreatif

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory bertema “Practical AI for Your Creativity” untuk meningkatkan literasi AI kreatif, prompting, dan pembuatan konten digital berbasis AI secara praktis dan etis.

Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme saat “AI Introductory: Practical AI for Your Creativity” digelar secara luring, menghadirkan pengalaman belajar interaktif bagi para kreator dan pelaku konten digital. Acara yang berlangsung pada 8 Mei lalu ini merupakan kolaborasi Telkom AI Center Bali dengan CABE Academy dan dipandu oleh I Gede Suartha Eriyasa, Direktur PT Cabe Melek Literasi sekaligus pemegang sertifikasi Google Prompting Essentials Specialization, yang membawa pendekatan praktis untuk mengintegrasikan AI ke dalam proses kreatif.

Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani pemahaman teknis dan aplikatif, dari konsep dasar prompting hingga alur kerja end-to-end pembuatan konten video. Sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran, Suartha menekankan hal yang harus dipahami kreator, dalam hal ini konteks dalam merumuskan perintah dan kerangka kerja prompting yang terstruktur, agar AI dapat berfungsi sebagai mitra kreatif yang andal.

Suartha membuka sesi dengan penegasan yang lugas, “AI bukanlah cenayang, melainkan mesin probabilitas kata yang kualitas output-nya sangat bergantung pada instruksi yang diberikan.” Ia memperkenalkan konsep Garbage In, Garbage Out dan prinsip Konteks = Kualitas. Tidak hanya itu, ia juga memaparkan dua framework prompting yang menjadi inti praktik yaitu, CTF (Context, Task, Format) untuk tugas harian dan PARTS (Persona, Aim, Recipient, Theme, Structure) untuk produksi konten kompleks.

Lebih jauh, Suartha memperkenalkan workflow yang disebut “The Duo”: kombinasi Gemini Gems sebagai alat untuk memprogram AI agent dengan peran dan SOP permanen, serta Google Labs Flow sebagai studio kreatif yang mengeksekusi instruksi menjadi video menggunakan teknologi Veo 3.1 dan Imagen. Dengan pendekatan ini, peserta belajar bagaimana merancang Gems yang konsisten dan menerjemahkan prompt terstruktur menjadi output visual yang siap dipublikasikan.

Bagian praktik menjadi puncak acara. Peserta dipandu menyusun prompt menggunakan metode PARTS, membangun Gems, lalu mengeksekusi hasilnya ke Google Labs Flow untuk menghasilkan video dari teks atau gambar. Antusiasme terlihat jelas: dari peserta yang baru pertama kali mencoba hingga yang sudah familiar, semua aktif bereksperimen, bertanya, dan saling berbagi hasil karya, menegaskan bahwa pendekatan hands‑on mempercepat pemahaman dan kemampuan produksi.

Baca Juga :  Rekomendasi Layanan Hosting Gratis di Indonesia dari TechnoGIS

Sesi ditutup dengan penekanan etika penggunaan AI melalui prinsip CABE: Cakap dalam mengoperasikan alat, Aman dari penyalahgunaan seperti deepfake, Berbudaya dengan mempertahankan orisinalitas karya, dan Etis dengan mengakui peran AI dalam proses kreatif. Pesan ini menegaskan bahwa kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab kreatif dan sosial.

Melalui kolaborasi dengan CABE Academy, Telkom AI Center Bali berharap inisiatif seperti ini terus hadir sebagai ruang belajar praktis bagi kreator digital. Dengan kerangka prompting yang tepat dan perhatian pada etika, AI dapat menjadi alat yang memperkaya kreativitas, bukan menggantikan, serta mendorong lahirnya konten berkualitas yang berdampak bagi ekosistem ekonomi digital lokal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya
Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.
Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Alternatif Fable 5: OrcaRouter Luncurkan Routing DSL, Hadirkan Performa Setara Claude Fable 5 dengan Biaya Jauh Lebih Rendah
Produk Premium Eropah Kembali ke MIFB Malaysia
Janji Jiwa Berkolaborasi dengan RACH? Musisi Muda Kreatif dan Multitalenta

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:00

Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur melalui Fasilitas Pengemasan Baru di Surabaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

Kolaborasi Dinkop dan UNAIR Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:00

Pada 2025 AI menjadi permukaan serangan. Pada 2026, OrcaRouter menjadikan pertahanannya gratis.

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:00

Fokus pada Pertumbuhan Berkelanjutan, Jasa Marga Kembali Tembus Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Produk Premium Eropah Kembali ke MIFB Malaysia

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Janji Jiwa Berkolaborasi dengan RACH? Musisi Muda Kreatif dan Multitalenta

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:00

Liburan Singkat Tak Perlu Tertunda, BRI Finance Hadir dengan Solusi Dana Tunai Cepat dan Praktis

Berita Terbaru