Waskita Beton Precast Raih Peningkatan Skor Green Product Readymix menjadi 90,5 dan Pertahankan Predikat Gold - Koran Mandalika

Waskita Beton Precast Raih Peningkatan Skor Green Product Readymix menjadi 90,5 dan Pertahankan Predikat Gold

Senin, 2 November 2026 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waskita Beton Precast Raih Peningkatan Skor Green Product Readymix menjadi 90,5 dan Pertahankan Predikat Gold

Jakarta, Oktober 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk mendapatkan peningkatan nilai Green Product Readymix pada Batching Plant WSBP Pegangsaan dari 86,5 menjadi 90,5 oleh Green Product Council Indonesia. Berkat penilaian tersebut, Batching Plant WSBP Pegangsaan juga berhasil mempertahankan Green Label predikat Gold.

Peningkatan skor ini didukung oleh pemenuhan aspek perizinan lingkungan, optimalisasi pemanfaatan material ramah lingkungan, efisiensi penggunaan sumber daya fosil, serta kemandirian suplai material. Dari aspek perizinan, nilai izin pemanfaatan fly ash sebagai bahan baku alternatif meningkat dari 7 menjadi 9 poin, sementara nilai izin lingkungan batching plant meningkat dari 3 menjadi 5 poin. Kedua aspek tersebut memberikan tambahan total 4 poin pada penilaian Green Product.

Pada Batching Plant WSBP Pegangsaan, fly ash secara konsisten dimanfaatkan sebagai bahan substitusi semen dengan rasio sekitar 18% dari berat semen pada produk beton kategori FA. Pemanfaatan material ini dilakukan dengan memperhatikan persyaratan teknis serta ketentuan lingkungan yang berlaku.

Waskita Beton Precast melakukan efisiensi penggunaan sumber daya fosil dalam kegiatan operasionalnya, sehingga tercatat penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari 5,9 menjadi 4,32 kgCO₂e/m³. Terdapat penurunan sebesar 1,58 kgCO₂e/m³ berkat optimalisasi penggunaan bahan bakar solar sebagai bagian dari upaya Perseroan dalam meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Waskita Beton Precast juga memaksimalkan suplai material batu split secara mandiri langsung dari Quarry WSBP untuk memenuhi kebutuhan material dalam produksi beton Readymix.

“Bagi kami, kepedulian terhadap lingkungan harus tercermin dalam cara kami menjalankan kegiatan operasional sehari-hari. Mulai dari pemanfaatan material alternatif, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga pemenuhan ketentuan lingkungan, setiap langkah perlu dijalankan secara nyata dan terukur. Peningkatan nilai Green Product di Batching Plant WSBP Pegangsaan menjadi salah satu gambaran dari proses perbaikan yang terus kami upayakan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary Waskita Beton Precast.

Baca Juga :  Topotels Hadirkan Struktur Corporate Baru Dorong Transformasi Hospitality Indonesia

Batching Plant WSBP Pegangsaan dapat memproduksi beton Readymix hingga 7.392 m³ per bulan. Batching plant ini telah menyelesaikan suplai beton Readymix ramah lingkungan untuk pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai yang kini telah beroperasi. Saat ini, Batching Plant WSBP Pegangsaan menyuplai beton Readymix untuk Proyek Pembangunan Sistem Tata Air Pompa Kayu Putih (Polder Kayu Putih) dan Pompa Kampung Sawah (Polder Sunter II Petukangan Cakung), Proyek Pembangunan Jakarta Sewerage Zona 1, serta Proyek Rumah Pompa Pegangsaan. Selain itu, batching plant ini juga melayani kebutuhan beton Readymix untuk segmen retail.

Hasil penilaian tahun 2026 akan menjadi tolok ukur bagi Waskita Beton Precast untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan dalam kegiatan operasionalnya. Melalui upaya tersebut, Waskita Beton Precast berkomitmen untuk memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan dan tata kelola yang baik dalam kegiatan usaha, dengan mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam proses operasional Perseroan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Gaya Hidup Sehat, Keuangan Tetap Terjaga: Biasakan Menabung dari Pengeluaran Kecil
Amryan Fajri, Mantri BRI di Teras Kapal Bahtera Seva 1: Mengabdi, Menjangkau, dan Melayani Masyarakat Kepulauan Seribu dengan Penuh Dedikasi.
Bank Mandiri Taspen Ajak Nasabah Pensiunan Hidup Sehat dan Aktif Melalui Program Mantap Bergerak di Ngawi
DARI PANGGUNG MODEL KE LAYAR LEBAR: TASYA, REMAJA TULI BERPRESTASI YANG MENEMBUS DUNIA PERFILMAN
Penerbit KBM Kini Menjadi Rumah Para Penulis Nusantara: Usung Transparansi, Layanan Egaliter, dan Fasilitas Fantastis
Mitra10 Kini Hadir di MERR Surabaya, Perluas Akses Kebutuhan Renovasi Rumah
LRT Jabodebek Hadirkan Hiburan Musik Gratis di Stasiun, Perkaya Pengalaman Perjalanan Masyarakat
Antisipasi Penyebaran Nyamuk, LRT Jabodebek Lakukan Fogging di Sejumlah Area Operasional

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:23

Bukan Janji Manis, Abdusahid Pilih Realistis Tanggapi Tuntutan Warga Kelebuh

Minggu, 1 November 2026 - 13:04

Gaya Koboi Maulidi Serap Aspirasi: Disapa Guyonan, Pulang Bawa Segepok PR Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:52

Olah Kelapa Jadi VCO CocoSam, Samsudin Asal Sukadana Lombok Tengah Raih Juara I Pemuda Pelopor NTB

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:25

Dari Sapi Hingga Seragam Posyandu: Peta Kebutuhan Warga Jontlak yang Masuk Catatan Haji Supli

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54

Modal Silaturahmi dan Loyalitas, Lalu Basarudin Pimpin Perolehan Suara Sementara Pilkades Kateng

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:05

MotoGP Mandalika: Perputaran Rp5,2 Triliun dan Kisah 20 Srikandi NTB Jaga Lintasan MotoGP 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:34

Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:35

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Praya Resmikan Instalasi Jantung Perdana

Berita Terbaru