PT Pigeon Indonesia Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Indah Kapuk Jakarta - Koran Mandalika

PT Pigeon Indonesia Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pantai Indah Kapuk Jakarta

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bersama LindungiHutan, PT Pigeon Indonesia tanam ribuan mangrove di PIK.

PT Pigeon Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang produk perawatan dan kesehatan bayi, telah melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk melindungi alam dan hutan di Indonesia dengan menanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada 29 Juni 2024.

Program CSR ini merupakan hasil dari kerja sama antara PT Pigeon Indonesia, Lindungihutan, dan Kelompok Tani Hutan Hutan Flora Pantai Indah Kapuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pigeon Indonesia memahami betapa pentingnya keberadaan hutan mangrove bagi keanekaragaman hayati dan upaya mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, PT Pigeon Indonesia mengambil langkah nyata untuk mendukung program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 13 yaitu upaya mitigasi perubahan iklim.

“Penanaman mangrove ini masuk dalam program CSR kami salah satunya berfokus pada lingkungan,” ujar Pamela Runtu selaku HSE & Sustainability Manager PT Pigeon Indonesia.

Pamela mengatakan bahwa sejak tahun 2021 PT Pigeon Indonesia telah bekerja sama dengan LindungiHutan menanam mangrove hingga saat ini.

“Sejak tahun 2021 kami sudah kerja sama dengan LindungiHutan dan ini menjadi kali ketiga dengan total 11.000 pohon yang sudah dan akan tertanam. Kegiatan ini memang tujuan dari perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan menjadi salah satu dari komitmen Perusahaan dalam mewujudkan dunia yang lebih ramah bagi bayi,” sambung Pamela dalam sambutannya (29/6).

Baca Juga :  Upaya untuk mendiversifikasi perekonomian selain minyak menarik beragam investasi

Penanaman mangrove PT Pigeon Indonesia di Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk.

Pantai Indah Kapuk dipilih sebagai lokasi ketiga untuk penanaman mangrove karena merupakan salah satu ruang hijau di Jakarta untuk mengatasi pencemaran udara. Program CSR ini juga melibatkan komunitas lokal Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove. Dengan menanam 1.000 pohon mangrove, PT Pigeon Indonesia berharap dapat membantu memperbaiki kondisi lingkungan di pantai ini dan memberikan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Mangrove dipilih karena memiliki kemampuan dalam menyerap karbon dioksida dari udara dan air laut, serta berperan sebagai tempat berkembang biak bagi berbagai spesies laut. Kehadiran mangrove tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga pada ekosistem yang ada di sekitarnya.

Kepala Bidang Kehutanan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Dirja Kusumah, S.H., M.H. turut serta dalam penanaman mangrove yang dilakukan oleh PT Pigeon Indonesia.

Baca Juga :  SUCOFINDO Sertifikasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Dorong Standar Tata Kelola dan Infrastuktur Berkelanjutan

“Fungsi hutan sangat penting dalam menyerap dan menyimpan karbon. Saya sebagai perwakilan Pemprov DKI, mengucapkan terima kasih terhadap PT Pigeon Indonesia atas itikad baik dalam pelestarian lingkungan ini dan mengurangi pencemaran udara di Jakarta,” ucap Dirja Kusumah.

Aksi penghijauan PT Pigeon Indonesia dukung kelestarian lingkungan.

PT Pigeon Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat upaya perlindungan hutan di Indonesia. Perusahaan ini akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi lingkungan, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan alam.

PT Pigeon Indonesia juga berharap bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat, serta menginspirasi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan di Indonesia. Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, diharapkan dapat menciptakan perubahan yang positif bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

Secara terpisah, CEO LindungiHutan Miftachurrobani menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Pigeon Indonesia atas kepedulian untuk alam salah satunya di Pantai Indah Kapuk. Ia juga percaya bahwa masih banyak perusahaan diluar sana yang peduli dengan lingkungan dan besar harapan inisiatif dari Pigeon ini menjadi pemantik untuk perusahaan lain.

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52