BINUS University menggabungkan Ilmu Bahasa, Bisnis, dan Budaya Jepang dalam Program Japanese Popular Culture - Koran Mandalika

BINUS University menggabungkan Ilmu Bahasa, Bisnis, dan Budaya Jepang dalam Program Japanese Popular Culture

Rabu, 28 Agustus 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejak lama,
Jepang telah memperkuat basis bisnisnya di Indonesia karena berbagai alasan. Contohnya,
pangsa pasar potensial yang besar, potensi pertumbuhan pendapatan yang tinggi,
dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, tak mengherankan jika banyak perusahaan
Jepang yang melakukan ekspansi ke Indonesia dan merambah ke berbagai bidang,
seperti otomotif dan perbankan.

Untuk
meningkatkan peluang karier generasi muda, BINUS University menyadari
pentingnya menguasai keterampilan berbahasa Jepang, memahami budaya kerjanya,
dan bagaimana mereka berbisnis. Sebagai solusi, BINUS University pun
meluncurkan salah satu program studi terbarunya di bidang humaniora, yaitu
Japanese Popular Culture.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan Utama
Program Japanese Popular Culture

Program Japanese
Popular Culture (JPC) BINUS University bertujuan memberikan pembelajaran
komprehensif dalam bahasa Jepang dari level dasar hingga menengah ke atas.

Program ini
tidak hanya fokus pada bahasa, tetapi juga menggabungkan elemen budaya populer
Jepang dengan budaya bisnis dan komunikasi bisnis Jepang. Dengan pendekatan
ini, mahasiswa akan memiliki keterampilan berbahasa Jepang yang solid dan
pemahaman mendalam tentang budaya populer Jepang dalam konteks industri kreatif
dan bisnis.

Pada tahap awal,
mahasiswa akan memulai pembelajaran bahasa Jepang melalui program
Pre-University yang diselenggarakan oleh Beelingua. Di sini, mereka akan
mempelajari dasar-dasar bahasa Jepang yang penting untuk komunikasi
sehari-hari. 

Pembelajaran ini
dirancang untuk memberikan fondasi kuat sebelum mahasiswa melanjutkan studi
mereka di level universitas. Setelah mencapai level universitas, pembelajaran
akan beralih ke perkuliahan tatap muka, di mana mahasiswa akan memperoleh
pengetahuan yang lebih mendalam dan praktis mengenai bahasa dan budaya Jepang.

Baca Juga :  LabX & BINUS University Kolaborasi Bekali Generasi Muda dengan Branding Muslim bersama Sandiaga Uno & Para Expert

Selama program
berlangsung, mahasiswa juga akan mendapatkan wawasan tentang budaya populer
Jepang dan industri kreatif melalui pengajaran dari dosen dan ahli yang
berpengalaman di bidang bahasa, budaya dan industri.

Para ahli ini
akan membagikan pengetahuan dan pengalaman mereka untuk berbagi wawasan tentang
bagaimana budaya populer Jepang sudah terintegrasi dengan berbagai aspek dunia
bisnis dan industri kreatif. Selain itu, mahasiswa akan berkesempatan memahami
dinamika industri tersebut, serta bagaimana mereka bisa berperan aktif dan
berkontribusi di dalamnya.

Untuk
mempersiapkan mahasiswa di dunia kerja, program Japanese Popular Culture BINUS
University akan membekali mereka dengan sertifikasi JLPT N3 atau setara.
Sertifikasi ini merupakan bukti kompetensi bahasa Jepang yang diakui secara
internasional, yang akan sangat berguna bagi mahasiswa dalam mengejar karir di
berbagai bidang yang terkait dengan Jepang. 

Dengan
keterampilan bahasa Jepang yang mumpuni dan pemahaman tentang budaya serta
industri kreatif Jepang, lulusan program ini diharapkan mampu bersaing di pasar
global dan berkontribusi dalam berbagai sektor, termasuk bisnis, pariwisata,
dan industri kreatif.

Image

Prospek
Karier Program Japanese Popular Culture BINUS University

Pilihan karier
yang tersedia untuk lulusan program studi Japanese Popular Culture dengan gelar
S.S sangatlah beragam. Di bidang bisnis, mereka bisa bekerja sebagai konsultan
bisnis, tenaga humas, dan ahli pemasaran digital untuk perusahaan Jepang yang
beroperasi di Indonesia. Namun, tidak menutup kemungkinan mereka juga bisa
bekerja secara langsung di Jepang.

Selain itu,
mereka juga berkesempatan berkarier di bidang kreatif sebagai penerjemah atau interpreter,
konsultan perjalanan/pariwisata, staf layanan perhotelan, pembuat konten, dan
pengisi suara. Sehingga, mereka bisa memilih bidang pekerjaan yang paling
sesuai dengan minat serta bakat mereka.

Baca Juga :  5 Langkah Efektif Mengatasi Suara Berderit pada Engsel Pintu di Rumah

Gapai Karier Lebih
Awal Bersama Japanese  Popular Culture
Program

Walaupun program
studi Japanese Popular Culture berlangsung selama 3,5 hingga 4 tahun, mahasiswa
dapat menggapai karir lebih awal melalui enrichment program. Inilah yang
menjadi tujuan utama dari program “2,5
Tahun Kuliah, Langsung Gapai Karirmu”
dari BINUS University agar mahasiswa
bisa segera berkarier melalui pilihan 7 track yang ada.

Namun, BINUS
University juga memahami bahwa tingginya biaya kuliah dapat menjadi penghalang
seseorang untuk melanjutkan pendidikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, BINUS
University menawarkan beasiswa prestasi akademik dan non-akademik sebesar 100%.
Bidang yang menjadi fokus beasiswanya pun juga sangat beragam.

Misalnya, untuk
calon mahasiswa yang menguasai keterampilan berbahasa Jepang, mereka dapat
mencoba Talent Scouting Scholarship. Selain itu, mereka juga dapat mengandalkan
kemampuan mereka di bidang olahraga basket untuk Student Athlete Scholarship,
atau besarnya jumlah pengikut mereka di media sosial dalam Influencer
Scholarship. Alternatif lainnya, mereka bisa mendapatkan beasiswa berdasarkan
hasil TPKS atau prestasi di ajang olimpiade.

BINUS University
memahami bahwa potensi budaya dan ekonomi dari kerja sama antara Jepang dan
Indonesia akan terus bertambah kuat seiring dengan waktu. Untuk mempersiapkan
generasi muda menghadapi tantangan tersebut, BINUS University meresmikan
program Japanese Popular Culture yang akan bertempat di kampus BINUS
@Kemanggisan, Jakarta.

Berita Terkait

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun
LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 10:02

LRT Jabodebek Hadirkan Layar Interaktif, Permudah Pengguna Akses Informasi di Stasiun

Kamis, 17 September 2026 - 09:02

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi

Kamis, 17 September 2026 - 09:02

Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya

Kamis, 17 September 2026 - 01:02

MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Berita Terbaru