Koran Mandalika, Mataram – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, Lalu Wirajaya memberikan tanggapan terkait sebuah video diduga perebutan penumpang antar driver di Kawasan Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah yang viral di media sosial.
Dalam video tersebut salah seorang driver taksi diduga tidak diperbolehkan mengambil penumpang oleh driver lokal di kawasan tersebut.
Menanggapi hal itu, Wirajaya menyampaikan bahwa peristiwa semacam itu akan berdampak pada citra pariwisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sepakat kejadian ini yang kita khawatirkan adalah citra pariwisata kita,” kata Wirajaya.
Dia meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah segera mengambil tindakan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Karenanya saya mendorong perhubungan segera mencari solusi terkait masalah ini. Saya berharap Dinas Perhubungan segar memanggil para pihak diatur sebaik-baiknya dan tidak terjadi kedepannya saling berebut penumpang,” ucapnya.
Selain berdampak pada citra pariwisata, akan berdampak pula pada wisatawan. Pasalnya, waktu perjalanan wisatawan tentu akan terhambat.
“Yang terdampak adalah kasian penumpangnya, citra pariwisata kita, kemudian begitu besar usaha pemerintah kita yang sudah membangun kawasan ekonomi itu akan rusak dengan hal-hal seperti itu. Itu yang menjadi khawatir kita,” ujar Wirajaya.
Ia menambahkan, perlu ada aturan yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga tidak menjadi konflik berkepanjangan.
“Harus diatur, seperti daerah-daerah lain kan sudah tertib saya liat, seperti di bandara misalnya juga seperti apa, mana batas dan lain sebagainya,” imbuhnya. (dik)






