Angka Stunting di KSB Turun Signifikan, Wagub NTB Beri Apresiasi - Koran Mandalika

Angka Stunting di KSB Turun Signifikan, Wagub NTB Beri Apresiasi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Taliwang- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP., memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) atas keberhasilannya menurunkan angka stunting secara signifikan. Disebutkannya, KSB sebagai daerah zona hijau stunting dan contoh nyata bagi kabupaten/kota lain di NTB.

“Capaian KSB ini luar biasa dan membanggakan. Di bawah kepemimpinan bupati, berbagai inovasi dan langkah nyata telah dilakukan untuk menekan angka stunting hingga menjadi yang tercepat di NTB”, ungkap Umi Dinda saat memimpin kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting di Puskesmas Taliwang (30/10/2025).

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan partisipasi aktif masyarakat. Umi Dinda menekankan kunci utama dalam penanganan stunting adalah kolaborasi lintas sektor dan kepedulian keluarga.

“Dalam menjaga kesehatan anak, peran keluarga sangat besar, terutama kebahagiaan seorang ibu. Ibu yang bahagia akan melahirkan anak-anak yang sehat dan kebahagiaan itu tumbuh dari perhatian dan kasih sayang dalam keluarga”, pesannya.

Wagub Dinda berpesan pula, agar para orang tua memberikan perhatian maksimal terhadap tumbuh kembang anak, karena anak-anak merupakan generasi penerus dan aset penting dalam pembangunan daerah.

“Anak-anak adalah investasi masa depan yang akan meneruskan estafet pembangunan di NTB”, ujarnya.

Selain membahas isu stunting, Umi Dinda turut menyinggung pentingnya kesejahteraan dan kebahagiaan bagi para lanjut usia (lansia). Dirinya mengajak, agar para lansia tetap aktif, mandiri dan bahagia dalam menjalani hari tua.

Baca Juga :  Wagub NTB Ajak Sukseskan Fornas VIII

“Usia panjang bukan hanya ditentukan oleh kondisi ekonomi, tetapi oleh kebahagiaan. Karena kebahagiaan yang tulus bisa memperpanjang usia”, tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikri serta sejumlah pejabat terkait dari pemerintah provinsi dan kabupaten. Capaian KSB diharapkan menjadi inspirasi dan model keberhasilan yang dapat direplikasi di seluruh daerah di NTB. Upaya bersama menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi masa depan. (*)

Berita Terkait

Rp9 Miliar Masih Nyangkut, 15 OPD Pemprov NTB “Ditegur” BPK
Jelang MotoGP, NTB Dorong Maskapai Tambah Penerbangan
Gubernur Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Pemulihan Aktivitas Ekonomi Warga Sade Diprioritaskan
TNGR Mencatat Terjadi 3 Kasus Kebakaran Selama Musim Kemarau 2026
Putri Mahkota Victoria Tiba di Lombok, Disambut Tenun Sasak dan Minuman Rempah
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Saat Maulid, Pemprov NTB Gelar GPM di Rusunawa Montong Are

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

ProviderSMM Rilis Request Layanan, Reseller Bisa Ajukan Kebutuhan dari Database Lebih dari 1 Juta Layanan SMM

Rabu, 9 September 2026 - 22:02

Transformasi Organisasi, Bank Mandiri Taspen Perkuat Kepemimpinan Regional melalui Implementasi RCEO

Rabu, 9 September 2026 - 21:02

ION Ajak Startup Bandung Melihat Celah Infrastruktur Digital sebagai Peluang Bisnis

Rabu, 9 September 2026 - 18:02

Public Expose 2026: Laba Tembus Rp1,91 T, Jasa Marga Siap Dorong Pertumbuhan Jangka Panjang

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Mitra Penjahit Terdekat untuk Kebutuhan Seragam dan Manufaktur Pakaian Perusahaan Anda

Rabu, 9 September 2026 - 17:02

Ondo Finance dan FLOQ Kolaborasi Hadirkan Akses Tokenisasi Saham & ETF AS di Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 16:02

Proyek Bangunan Makin Kompleks, Roda Bangun Mandiri Dorong Pendekatan Terintegrasi

Berita Terbaru