Asata Terapkan Biz-A MES Tahap 1 - Koran Mandalika

Asata Terapkan Biz-A MES Tahap 1

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asata dan Imamatek resmi menandatangani serah terima Biz‑A Manufacturing Execution System (MES) Tahap I pada 3 Juni 2025. Sistem ini dikembangkan untuk menggantikan penggunaan FINA yang tidak dirancang untuk lantai produksi, sehingga dapat meng-capture data produksi secara lebih rinci. Imamatek mempelajari lebih dari 18 proses produksi Asata dan berhasil merancang MES yang mampu menangani kompleksitas dan dinamika produksi (absen operator, kerusakan mesin, penggantian bahan). Tahap awal telah diuji sebagai pilot dan mulai digulirkan, ditandai pemasangan monitor dashboard di lantai produksi untuk memantau hasil versus target. Proyek berlanjut ke fase berikutnya dengan target penerapan MES menyeluruh di seluruh alur produksi Asata.

Jakarta, 3 Juni 2025 — PT Asata Utama Electrical Industries hari ini menandatangani Berita Acara Serah Terima untuk Tahap I Biz‑A Manufacturing Execution System (MES). Penandatangan dilakukan oleh Luke Tanu selaku Direktur PT Asata Utama Electrical Industries dan Mas Agung Sachli selaku CEO PT Integritas Makmur Mandiri (Imamatek). Prosesi ditandatangani dan disaksikan oleh Edy Mulia, Ferry Jufrizal, Arjuna, dan Riza dari pihak Asata serta Romadu Malau dan Umar dari pihak Imamatek.

Baca Juga :  Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Sebelumnya Asata mengandalkan FINAsoftware akuntansi, untuk pencatatan data produksi. Meskipun laporan dapat dihasilkan, FINA bukanlah sistem yang dirancang khusus untuk lantai produksi sehingga pencatatan data rinci memerlukan usaha manual yang besar.

Pada akhir 2024, Asata menyampaikan kebutuhan akan sistem produksi yang lebih mendalam untuk meng-capture data produksi secara rinci. Setelah diskusi panjang, Imamatek berkomitmen mengembangkan MES khusus yang sesuai dengan kebutuhan proses produksi Asata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Imamatek membutuhkan waktu untuk mempelajari proses produksi Asata secara menyeluruh. Dari kawat, koil tembaga, dan lembaran plat hingga menjadi trafo siap pasang melibatkan lebih dari 18 proses, dengan titik divergen dan konvergen yang memperumit perancangan. Asata juga menginginkan pelacakan nomor seri pada Work In Process (WIP) untuk keperluan audit trail dan penentuan tanggung jawab jika terjadi produk NG (No Good). Dengan pengalaman lebih dari dua dekade merancang sistem untuk berbagai jenis pabrik, Imamatek berhasil merancang dan mengembangkan Biz‑A MES khusus untuk Asata; pilot project berjalan sukses dan deployment tahap awal mulai dijalankan di lantai produksi.

Baca Juga :  ASRI Dukung Program Keberlanjutan melalui Kemitraan Strategis dengan Xanh SM

Selain kompleksitas proses, dinamika di lantai produksi yang sangat tinggi—ketidakhadiran operator, gangguan mesin mendadak, atau penggantian bahan baku dengan model serupa, menambah tantangan operasional. Biz‑A MES dirancang untuk menyerap dan mengakomodasi dinamika tersebut sehingga data produksi tetap akurat dan dapat ditindaklanjuti.

Tahap I diresmikan dengan pemasangan monitor besar di lantai produksi yang menampilkan dashboard perbandingan hasil produksi terhadap target. Dashboard ini dimaksudkan sebagai alat pemantauan dan kendali bagi manajemen serta operator produksi.

Proyek pengembangan Biz‑A MES di Asata akan berlanjut. Masih banyak proses bisnis produksi yang akan dikembangkan pada fase berikutnya, dan kedua pihak optimistis bahwa target akhir—terwujudnya MES yang mencakup seluruh proses produksi Asata—akan tercapai.

Tentang Imamatek

PT Integritas Makmur Mandiri adalah perusahaan pengembang software yang didirikan pada tahun 2006. Produk Imamatek, FINA & Biz-A, telah digunakan oleh perusahaan seperti BMW, Kalbe, Sosro, Top-1 dan lebih dari 5000 perusahaan lainnya.
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards
Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia
Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Tanpa Batas Geografis, ICTIM 2026 Buktikan Diskusi Riset Lintas Negara Secara Daring

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Horison Hotels Group Perkuat Jaringan di Indonesia Timur melalui Horison Inn Artha Kencana Makassar

Berita Terbaru