Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026 - Koran Mandalika

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi operasionalisasi Indonesia Open Network (ION). Dua sesi business matching berjalan paralel pada hari kedua, Jumat (6/2/2026). Sesi Logistic Partner Business Matching dan Financial Services Business Matching ini dirancang untuk menghubungkan pemain ekosistem ION, mempertemukan penyedia layanan, pembeli, serta enabler teknologi, sekaligus menerjemahkan visi ION ke dalam kolaborasi yang lebih konkret di lapangan.

Sejak awal, format yang dipilih bukan presentasi formal, melainkan perkenalan terbuka dan dialog antar peserta. Tujuannya jelas: membangun saling pengertian sebelum masuk ke kerjasama komersial. Banyak peserta datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari perusahaan logistik India, marketplace B2B Indonesia, penyedia pergudangan, hingga lembaga pelatihan digital.

Logistic Partner Business Matching: Dari Visi ke Operasional

Diskusi berkembang menjadi pertukaran pengalaman yang sangat praktis. Penyedia teknologi logistik dari India seperti PIJ dan Pro Routing memposisikan diri sebagai “jembatan integrasi” ke ION, terutama bagi perusahaan yang belum memiliki kesiapan sistem. Mereka menekankan bahwa banyak pelaku usaha sebenarnya sudah siap secara komersial, tetapi terkendala kemampuan teknis untuk terhubung ke jaringan terbuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi pengguna logistik, sejumlah marketplace B2B Indonesia menyoroti kebutuhan akan standar layanan yang lebih transparan, mulai dari pelacakan GPS, dokumentasi digital, hingga keandalan armada truk. Mereka melihat ION sebagai peluang untuk mendapatkan lebih banyak pilihan penyedia layanan, bukan bergantung pada segelintir vendor saja.

Baca Juga :  Tampil di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Besutan Founder Indonesia Temui 78 Pengunjung dan Buka Pembicaraan Kolaborasi dengan Komunitas Kesehatan Mental

Sementara itu, pemain material handling dan pergudangan menekankan pentingnya integrasi data operasional dengan sistem pembayaran dan logistik agar rantai pasok bisa berjalan lebih efisien dan terukur. Di sisi lain, Orbit Future Academy dan AYDA mengingatkan bahwa adopsi teknologi harus diiringi peningkatan keterampilan digital bagi tenaga kerja logistik, UMKM, dan operator lapangan.

Para peserta juga banyak merujuk pada pengalaman India melalui model ONDC: adopsi perlu dilakukan bertahap, dengan standar teknis minimum yang jelas serta mekanisme onboarding yang aman, agar implementasi yang lemah tidak mengganggu keseluruhan jaringan. Pesan besarnya tetap sama — ION dipahami sebagai infrastruktur publik digital yang memungkinkan banyak model bisnis tumbuh, bukan dikendalikan oleh satu platform tunggal.

Salah satu benang merah yang terus muncul adalah pentingnya kesabaran, kolaborasi, dan kepercayaan. Para pemangku kepentingan sepakat bahwa membangun jaringan terbuka berskala nasional tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses belajar bersama, uji coba berulang, serta kesiapan untuk saling menyesuaikan standar operasional.

Financial Services Business Matching: Menutup Celah Pembiayaan UMKM

Sesi Financial Services Business Matching berfokus pada bagaimana layanan keuangan dapat mendukung adopsi ION, khususnya bagi UMKM. Lembaga keuangan dan fintech berdiskusi dengan pelaku usaha mengenai model pembiayaan berbasis data transaksi digital, bukan hanya agunan fisik.

Baca Juga :  Capai Swasembada Aluminium, MIND ID Perkuat Kapasitas Produksi 900 Ribu KTPA

Isu integrasi pembayaran cashless juga mengemuka, terutama agar pedagang kecil di daerah bisa bertransaksi lebih mudah lintas wilayah. Selain itu, skema pembiayaan rantai pasok (supply chain financing) dibahas sebagai solusi bagi distributor dan pemasok logistik kecil yang sering terkendala modal kerja.

Peserta menilai bahwa semakin transparan dan terstandar data transaksi di ION, semakin besar peluang UMKM memperoleh akses kredit yang lebih adil dan terjangkau. Dengan kata lain, keberhasilan ION tidak hanya diukur dari sisi teknologi, tetapi juga dari dampaknya terhadap inklusi keuangan.

Menghubungkan Logistik dan Keuangan dalam Satu Ekosistem

Kedua sesi memperlihatkan bahwa logistik dan layanan keuangan tidak bisa berjalan terpisah. Logistik yang andal membutuhkan dukungan pembiayaan yang fleksibel, sementara lembaga keuangan memerlukan visibilitas rantai pasok agar bisa menilai risiko dengan lebih akurat.

Secara keseluruhan, business matching hari kedua menegaskan bahwa ION bukan sekadar platform teknologi, melainkan infrastruktur kolaborasi nasional yang bertujuan menciptakan “kesetaraan digital” bagi bisnis besar hingga warung di pelosok Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center
Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik
5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online dengan Sistem Pembayaran Manual
DJI Dock 4 Hadir di Indonesia: Operasi Drone Otomatis Tanpa Jeda Pengisian Daya
Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL
FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan
KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:02

MiiTel Phone Kini Dilengkapi Fitur Auto Answer Calls, Sederhanakan Operasional Call Center

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:02

Nano Disinfektan dan Nano Silver FisTx: Biosekuriti Tambak Udang Melalui Air dan Pakan, Tanpa Andalkan Antibiotik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:02

5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Belanja Online dengan Sistem Pembayaran Manual

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02

Perkuat Ekonomi Kreatif Bidang Fashion, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Bekali UMK Binaan melalui FASH-UP LOCAL

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:02

FisTx Hadirkan Aqua Support, Solusi Saat Siklus Budidaya Udang Sedang Berjalan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:02

KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:02

Neuron Digital Menjadi Perusahaan Teknologi Cerdas Pertama di Dunia yang Meraih BSI Kitemark™ untuk Digital Twins

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02

Dari Transaksi jadi Retensi: Optimalisasi Accurate POS dan Bliss

Berita Terbaru