Atur Waktu, Atur Kenyamanan: Ini Pola Jam Sibuk LRT Jabodebek dan Alternatifnya - Koran Mandalika

Atur Waktu, Atur Kenyamanan: Ini Pola Jam Sibuk LRT Jabodebek dan Alternatifnya

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mencatat kepadatan tertinggi pada pagi hari di stasiun Harjamukti dan sore hari di stasiun Dukuh Atas, membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman.

Mobilitas masyarakat Jabodebek pada hari kerja menunjukkan pola yang semakin konsisten. Berdasarkan data rata-rata pengguna LRT Jabodebek periode Januari 2026, kepadatan tertinggi terjadi pada pagi hari pukul 06.00–09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00–20.00 WIB.

Pada jam sibuk pagi, arus perjalanan didominasi pengguna dari wilayah penyangga menuju pusat aktivitas di Jakarta. Lima stasiun dengan volume pengguna tertinggi pada periode ini adalah:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Stasiun Harjamukti: rata-rata 9.056 pengguna/hari

2. Stasiun Cikunir 1: rata-rata 4.273 pengguna/hari

3. Stasiun Cikoko: rata-rata 4.236 pengguna/hari

4. Stasiun Jati Mulya: rata-rata 3.616 pengguna/hari

Baca Juga :  Wajib Tau! Ini Tips Aman Mengirim WhatsApp Blast Agar Tidak Terblokir

5. Stasiun Bekasi Barat: rata-rata 3.613 pengguna/hari

Sementara itu, pada jam sibuk sore, kepadatan beralih ke stasiun-stasiun pusat kota sebagai titik awal perjalanan kembali ke wilayah penyangga. Lima stasiun dengan volume tertinggi pada periode ini antara lain:

1. Stasiun Dukuh Atas: rata-rata 11.217 pengguna/hari

2. Stasiun Kuningan: rata-rata 10.275 pengguna/hari

3. Stasiun Rasuna Said: rata-rata 5.716 pengguna/hari

4. Stasiun Pancoran: rata-rata 5.192 pengguna/hari

5. Stasiun Setiabudi: rata-rata 4.333 pengguna/hari

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa pola ini memberi dasar bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih rasional.

“Data ini menunjukkan kapan pengguna berada pada tingkat kepadatan tertinggi. Bagi pengguna yang memiliki fleksibilitas waktu, menghindari jam sibuk bisa berarti mendapatkan tempat duduk, stasiun yang lebih tenang, serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Guru Besar BINUS UNIVERSITY Gagas‘Coffee 5.0’ Integrasi AI, Blockchain, dan Live-Streaming

Selain memberi manfaat langsung bagi pengguna, informasi ini juga digunakan LRT Jabodebek untuk menata operasional layanan, mulai dari pengaturan rangkaian, pola pelayanan, hingga evaluasi kebutuhan kapasitas di jam-jam tertentu.

“Pemilihan waktu dan arah perjalanan memengaruhi kualitas perjalanan. Dengan memahami pola ini, pengguna bisa menyesuaikan jam berangkat sesuai kebutuhan, sementara kami bisa mengelola layanan secara lebih presisi,” tambah Radhitya.

Melalui data pola perjalanan ini, LRT Jabodebek mendorong mobilitas yang lebih terencana, di mana masyarakat tidak hanya menggunakan transportasi publik, tetapi juga mengoptimalkannya sesuai ritme aktivitas masing-masing.

Informasi rute, jadwal, dan tarif tersedia melalui kanal digital resmi LRT Jabodebek untuk membantu masyarakat menyesuaikan waktu dan arah perjalanan sesuai kebutuhannya.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India
Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap
LRT Jabodebek Jadi Rujukan ASDP untuk Pengembangan Layanan Transportasi Publik
SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik
Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis
Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa
Bring The Fit & Wellness Experience in Hublife
Weekend Makin Aktif di Acara Move & Connect at K Mall

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19

Menteri LH Targetkan Masalah Sampah NTB Tuntas dalam Dua Tahun

Senin, 6 Juli 2026 - 17:08

Hadapi MTQ Tingkat Nasional, NTB Mantapkan Persiapan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:42

NTB Dapat Tambahan Jatah 10 Ribu Unit Bantuan Rumah Layak Huni

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:24

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Digitalisasi Keuangan Kampus

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:16

Kenaikan Harga Plastik Bikin Pedagang Sepi Pembeli, Pemda Carikan Solusi

Rabu, 1 Juli 2026 - 19:45

MBG Berhenti Beroperasi, Harga Bahan Pokok Mulai Stabil

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:27

Proyek Seaplane Batujai Belum Mengudara, Perizinan Masih Berproses

Senin, 29 Juni 2026 - 18:59

Disambut Antusias Warga, Gubernur NTB Lepas Konvoi Kendaraan Taktis Kopassus

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:02