Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI - Koran Mandalika

Bantu Brand Agar Direkomendasikan oleh AI, Avonetiq luncurkan AVO AI

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perubahan perilaku pencarian informasi yang semakin bergeser ke platform berbasis kecerdasan buatan (AI) menciptakan tantangan baru bagi perusahaan untuk memastikan brand mereka tetap mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Menjawab kebutuhan tersebut, Avonetiq resmi meluncurkan AVO AI (getavo.ai), platform yang membantu perusahaan mengukur, memantau, dan meningkatkan kehadiran brand di berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Claude, Perplexity, hingga Google AI Overviews.

Jika sebelumnya strategi digital berfokus pada optimasi mesin pencari (SEO), kini semakin banyak konsumen yang mengandalkan AI untuk memperoleh rekomendasi, membandingkan produk, hingga mencari referensi sebelum mengambil keputusan. Dalam kondisi ini, posisi sebuah brand tidak lagi hanya ditentukan oleh peringkat di halaman pencarian, tetapi juga oleh seberapa sering dan seberapa akurat brand tersebut direkomendasikan oleh sistem AI.

Pergeseran tersebut diperkirakan akan terus berlanjut. Gartner memprediksi volume penggunaan mesin pencari tradisional akan turun hingga 25 persen pada 2026 seiring meningkatnya penggunaan chatbot AI dan virtual agents sebagai sumber informasi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Adobe Analytics mencatat traffic dari platform AI generatif ke situs retail meningkat hingga 1.200 persen dalam kurun tujuh bulan terakhir, menunjukkan AI mulai berperan sebagai jalur baru bagi konsumen dalam menemukan informasi, produk, dan layanan.

Baca Juga :  Terra Drone Menandatangani MoU dengan Aramco untuk Mendorong Inovasi dan Lokalisasi dalam Teknologi Drone

Melihat perubahan tersebut, AVO AI hadir untuk membantu perusahaan memahami bagaimana brand mereka direpresentasikan dalam jawaban AI sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemunculannya.

Melalui platform ini, pengguna dapat memantau kemunculan brand pada berbagai model AI, menganalisis sumber informasi yang digunakan AI dalam menghasilkan jawaban, membandingkan posisi dengan kompetitor, serta memperoleh rekomendasi strategis untuk meningkatkan peluang brand direkomendasikan dalam percakapan berbasis AI.

Berbeda dengan tools analitik digital konvensional yang berfokus pada performa website atau mesin pencari, AVO AI dirancang untuk memantau bagaimana sebuah brand muncul dan dipersepsikan di berbagai platform AI generatif. Pendekatan ini membantu perusahaan memahami posisi mereka di kanal pencarian yang semakin banyak digunakan konsumen saat ini.

“Selama bertahun-tahun, perusahaan mengukur keberhasilan kehadiran digital melalui peringkat pencarian, traffic website, atau engagement. Namun ketika konsumen mulai bertanya langsung kepada AI, metrik tersebut tidak lagi cukup untuk menggambarkan bagaimana sebuah brand ditemukan dan dipertimbangkan. Di sinilah kebutuhan baru mulai muncul,” kata Alexandro Wibowo, Co-Founder & Partner Avonetiq, dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, perusahaan yang mampu membangun otoritas dan representasi yang kuat di platform AI akan memiliki peluang lebih besar untuk masuk dalam pertimbangan konsumen sejak tahap awal proses pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Dorong Ketersediaan Benih Unggul, PT RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara Bahas Relaksasi Regulasi Perbenihan Karet

AVO AI dikembangkan untuk digunakan oleh brand, praktisi pemasaran, hingga agensi yang ingin beradaptasi dengan perubahan perilaku pencarian digital. Selain menyediakan pemantauan secara berkala, platform ini juga membantu pengguna mengidentifikasi peluang peningkatan melalui analisis konten, struktur informasi, dan sumber referensi yang paling berpengaruh terhadap jawaban AI.

Sebagai perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk pemasaran dan komunikasi digital, Avonetiq melihat munculnya AI Search sebagai salah satu perubahan paling signifikan dalam lanskap pemasaran digital sejak hadirnya mesin pencari modern. Karena itu, pengembangan AVO AI menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu brand memahami bagaimana mereka muncul, dipersepsikan, dan direkomendasikan di era AI.

“Sebelumnya, brand fokus mencari cara agar ditemukan di mesin pencari. Sekarang, tantangannya berkembang menjadi bagaimana brand direpresentasikan dalam jawaban AI. Ke depan, kemampuan sebuah brand untuk dipahami dan direkomendasikan oleh AI akan menjadi faktor penting yang memengaruhi cara konsumen menemukan, mengenal, dan mempertimbangkan sebuah produk maupun layanan,” tambah Alexandro.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai AVO AI, kunjungi getavo.ai.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru