Barantum Maksimalkan Campaign Marketing dengan Broadcast WhatsApp - Koran Mandalika

Barantum Maksimalkan Campaign Marketing dengan Broadcast WhatsApp

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta mempercepat respon. Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal.

Campaign sudah jalan, promo sudah dikirim, tapi hasilnya tetap biasa saja. Tidak ada lonjakan signifikan, bahkan sulit tahu mana campaign yang benar-benar berhasil.

Masalahnya bukan di seberapa sering campaign dijalankan, tapi di bagaimana strategi dan eksekusinya. Tanpa arah yang jelas, campaign hanya jadi rutinitas tanpa impact.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Campaign Sudah Jalan, Tapi Hasilnya Tidak Terukur dan Kurang Maksimal

Banyak bisnis menjalankan campaign tanpa strategi yang terarah. Pesan dikirim, tapi tidak tahu siapa yang benar-benar tertarik atau siapa yang hanya sekadar melihat.

Akibatnya, potensi campaign tidak maksimal dan sulit berkembang dari waktu ke waktu.

1. Promo Dikirim Ke Semua Customer Tanpa Segmentasi Yang Jelas

Pesan dikirim ke seluruh database tanpa penyaringan. Akibatnya, hingga 70% pelanggan menerima pesan yang tidak relevan dan engagement pun menurun secara signifikan.

2. Pesan Marketing Sering Tidak Dibuka Atau Diabaikan Pelanggan

Tanpa pendekatan yang tepat, open rate bisa turun hingga 20-30%. Banyak pelanggan mengabaikan pesan karena merasa tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

3. Tim Kesulitan Menjadwalkan Dan Mengelola Campaign Secara Konsisten

Proses manual membuat tim kesulitan menjaga konsistensi campaign. Bahkan, hingga 40% campaign bisa terlambat atau tidak berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

Baca Juga :  Indonesia dan India: Membangun Motor Baru Pertumbuhan Asia

4. Tidak Ada Data Yang Bisa Dijadikan Evaluasi Performa Campaign

Tanpa laporan yang jelas, bisnis tidak tahu campaign mana yang efektif. Hal ini membuat optimasi strategi terhambat dan potensi peningkatan performa tidak maksimal.

Cara Menjalankan Campaign yang Lebih Tepat Sasaran dan Terukur

Campaign yang efektif bukan soal volume, tapi relevansi dan timing. Dengan strategi yang tepat, hasil bisa meningkat tanpa harus menambah jumlah pesan.

Pendekatan berbasis data membantu bisnis memahami pelanggan dan mengirim pesan yang lebih tepat sasaran.

1. Segmentasi Customer Berdasarkan Minat Dan Histori Interaksi

Dengan segmentasi, pesan bisa disesuaikan berdasarkan perilaku pelanggan. Cara ini terbukti meningkatkan response rate hingga 25-35% dibanding campaign tanpa target yang jelas.

2. Strategi Komunikasi Yang Lebih Relevan Untuk Meningkatkan Engagement

Pesan yang sesuai kebutuhan pelanggan mampu meningkatkan engagement hingga 30%. Dengan pendekatan seperti WhatsApp Marketing, komunikasi jadi lebih tepat sasaran dan tidak terasa mengganggu.

3. Pengiriman Pesan Massal Yang Terjadwal Tanpa Proses Manual Berulang

Broadcast WhatsApp memungkinkan pengiriman pesan otomatis ke ribuan pelanggan. Hal ini menghemat waktu hingga 50% dan menjaga campaign tetap konsisten tanpa bergantung pada proses manual.

4. Monitoring Performa Campaign Secara Real-Time Untuk Evaluasi Cepat

Dengan monitoring real-time, tim bisa langsung melihat hasil campaign. Hal ini membantu meningkatkan performa hingga 20-25% melalui evaluasi dan perbaikan yang lebih cepat.

Barantum Bantu Campaign Marketing Lebih Efektif dan Mudah Dikelola

Setelah memahami pentingnya strategi dan sistem, campaign tidak bisa lagi dijalankan secara manual. Dibutuhkan solusi yang mampu memastikan semua proses berjalan optimal.

Baca Juga :  Manfaat Sabun Zaitun untuk Badan: Tradisi Lama yang Kembali Populer

Broadcast WhatsApp dari Barantum membantu bisnis mengelola campaign secara lebih terarah, terukur, dan siap menghasilkan impact nyata.

1. Kirim Pesan Ke Ribuan Customer Sekaligus Dengan Segmentasi Yang Tepat

Barantum memungkinkan pengiriman pesan ke ribuan pelanggan dalam satu waktu. Dengan segmentasi yang tepat, engagement bisa meningkat hingga 30% dibanding campaign massal biasa.

2. Tingkatkan Engagement Dengan Pesan Yang Lebih Personal Dan Relevan

Pesan dapat disesuaikan dengan data pelanggan. Pendekatan ini mampu meningkatkan response rate hingga 25-35% karena pelanggan merasa komunikasi lebih relevan.

3. Laporan Campaign Lengkap Untuk Analisis Dan Optimasi Strategi

Setiap campaign dilengkapi data performa yang detail. Tim dapat meningkatkan efektivitas campaign hingga 20-25% melalui analisis dan perbaikan berkelanjutan.

4. Mudah Digunakan Oleh Tim Marketing Tanpa Workflow Yang Rumit

Sistem dirancang sederhana dan mudah digunakan. Dalam banyak kasus, tim bisa menjalankan campaign secara optimal dalam waktu kurang dari 1-2 hari tanpa training kompleks.

Jika campaign hanya dijalankan tanpa arah, hasilnya akan selalu biasa saja. Bukan karena produk tidak menarik, tapi karena strategi yang tidak tepat.

Dengan sistem yang tepat, setiap campaign bisa lebih terarah, terukur, dan menghasilkan.

Sekarang saatnya berhenti sekadar kirim pesan, dan mulai menjalankan campaign yang benar-benar berdampak.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental
Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya
Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Musim Kemarau, KAI Daop 2 Bandung Himbau Masyarakat Tidak Membakar dan Membuang Sampah Sembarangan di Sekitar Jalur Rel
AI Connect Malang Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis
Mulai dari ‘Phenomenon’, Telkom AI Connect Bekali Peserta Menyusun Pitch Deck Proyek AI yang Lebih Meyakinkan
DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua
WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:02

Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:02

Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:02

Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:02

AI Connect Malang Kenalkan Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Efisiensi dan Daya Saing Bisnis

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:02

Mulai dari ‘Phenomenon’, Telkom AI Connect Bekali Peserta Menyusun Pitch Deck Proyek AI yang Lebih Meyakinkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:02

DPR Apresiasi Kontribusi Grup MIND ID Bangun Papua

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:02

WSBP Kirim Ribuan Batang Spun Pile Selama Semester I 2026, Perkuat Kapabilitas Produksi untuk Infrastruktur Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:02

Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan

Berita Terbaru