Benarkah Bisa Mining Bitcoin di HP? Ini Faktanya - Koran Mandalika

Benarkah Bisa Mining Bitcoin di HP? Ini Faktanya

Minggu, 18 Agustus 2024 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernahkah Anda mendengar klaim bahwa mining Bitcoin bisa dilakukan langsung dari HP? Bagi sebagian orang, ini terdengar seperti cara mudah untuk menghasilkan uang dari genggaman tangan. Namun, sebelum Anda terburu-buru mengunduh aplikasi mining, ada baiknya memahami kenyataan di balik tren ini. Apakah benar HP Anda bisa menjadi tambang emas digital, atau justru hanya mimpi yang terlalu indah untuk menjadi kenyataan? Mari kita kupas faktanya.

Apa Itu Mining Bitcoin?

Mining Bitcoin adalah proses di mana transaksi baru di blockchain Bitcoin diverifikasi dan ditambahkan ke dalam buku besar publik yang dikenal sebagai “blockchain.” Proses ini melibatkan penggunaan kekuatan komputasi untuk memecahkan masalah matematika kompleks, yang kemudian menghasilkan BTC baru sebagai hadiah. 

Penambang yang berhasil memecahkan masalah tersebut akan mendapatkan sejumlah Bitcoin sebagai kompensasi atas usaha dan sumber daya yang mereka gunakan. Meskipun penambangan Bitcoin awalnya hanya bisa dilakukan dengan perangkat keras khusus seperti ASIC, kini proses ini dapat dilakukan melalui HP atau perangkat seluler dengan bantuan aplikasi mining Bitcoin.

Apakah Mining Bitcoin dengan Aplikasi di HP Aman?

Mining Bitcoin menggunakan aplikasi di HP memang mungkin, tetapi sebetulnya tidak efektif dan tidak disarankan. Proses mining membutuhkan daya komputasi yang besar, yang biasanya hanya bisa dipenuhi oleh perangkat keras khusus seperti ASIC sementara HP tidak memiliki kemampuan yang cukup untuk bersaing dalam hal ini. Selain itu, mining menguras banyak energi, menyebabkan HP cepat panas, dan bisa merusak komponen dalam jangka panjang.

Jika pun berhasil, hasil yang diperoleh dari mining Bitcoin di HP sangat kecil dan mungkin tidak sebanding dengan biaya listrik dan risiko kerusakan perangkat. Banyak aplikasi yang mengklaim bisa melakukan mining Bitcoin di HP, tetapi Anda harus berhati-hati karena beberapa di antaranya berisiko mengandung malware atau bahkan menjadi scam yang berbahaya.

Daripada mencoba mining Bitcoin di HP, lebih baik pertimbangkan cara lain yang lebih aman seperti berinvestasi di BTC atau memanfaatkan aplikasi DeFi untuk staking. Metode ini lebih praktis dan minim risiko bagi perangkat Anda.

Baca Juga :  ESG Sebagai Kunci Transformasi Bisnis Unggul di Era Digital – Data, Inovasi, dan Strategi Transformasional yang Mendorong Keberlanjutan

Aplikasi Mining Bitcoin yang Populer

Berikut adalah beberapa contoh aplikasi mining Bitcoin yang populer di HP, meskipun perlu diingat bahwa hasil yang didapatkan sangat kecil dan ada risiko terkait dengan penggunaan aplikasi ini:

ECOS adalah aplikasi mining Bitcoin populer yang telah dipercaya oleh lebih dari 500 ribu pengguna sejak didirikan pada 2017. Aplikasi ini menawarkan metode cloud mining dan pembelian ASIC, serta mendukung berbagai mata uang kripto melalui perangkat iOS, Android, dan Mi Store. 

StormGain adalah platform perdagangan kripto yang menyediakan layanan cloud mining gratis dengan potensi penghasilan hingga 0,03 BTC per hari, tergantung pada volume perdagangan dan status loyalitas. 

Kryptex, meskipun dirancang untuk PC Windows, memungkinkan penambangan berbagai kripto dengan potensi penghasilan hingga US$70 per bulan. 

Hashshiny mendukung penambangan Bitcoin dan kripto lainnya dengan satu ketukan, tersedia di Google Play Store dan App Store. 

Terakhir, CryptoTab adalah browser unik yang memungkinkan penambangan Bitcoin saat menjelajah web, dengan opsi meningkatkan penghasilan melalui program referral.

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59