Berapa Sih Kekayaan Elon Musk Sekarang? Ini Faktanya! - Koran Mandalika

Berapa Sih Kekayaan Elon Musk Sekarang? Ini Faktanya!

Kamis, 13 Februari 2025 - 18:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayangkan kehilangan Rp1.467 triliun dalam hitungan minggu—jumlah yang lebih besar dari total kekayaan banyak miliarder dunia! Inilah yang dialami Elon Musk, orang terkaya di dunia, setelah saham Tesla mengalami penurunan tajam. Meskipun kehilangan miliaran dolar, kekayaan Musk masih berada di angka fantastis, mencapai Rp6.448 triliun.

Namun, apa sebenarnya yang menyebabkan penurunan besar ini? Bagaimana masa depan kekayaannya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Saham Tesla Terjun Bebas, Kekayaan Musk Menyusut

Dalam beberapa minggu terakhir, saham Tesla anjlok hingga 27%, membuat Musk kehilangan sebagian besar kekayaannya. Sekitar 60% dari total asetnya berasal dari kepemilikan saham di Tesla, sehingga setiap penurunan harga saham berdampak langsung pada nilai kekayaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Tesla juga mengalami penurunan penjualan tahunan untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. 

Pada 2024, perusahaan ini menjual 20.000 unit lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu penyebab utama adalah persaingan ketat dengan BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok yang menawarkan kendaraan lebih terjangkau dengan teknologi lebih canggih.

Baca Juga :  Menciptakan Generasi Muda yang Berkualitas: BINUS University dan PT. NITORI Memberikan Apresiasi Beasiswa Kepada Mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kekayaan Elon Musk

Selain bisnis, afiliasi politik Musk juga berdampak pada citranya. Dukungan aktifnya terhadap Donald Trump serta perannya dalam pemerintahan sebagai kepala Departemen Efisiensi Pemerintah memicu kontroversi.

Beberapa investor dan konsumen merasa tidak nyaman dengan keterlibatan politik Musk, yang bisa mempengaruhi kepercayaan terhadap Tesla. Hal ini berpotensi memperburuk kondisi saham perusahaan dalam jangka panjang.

Berapa Kekayaan Elon Musk Sekarang?

Menurut Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan bersih Elon Musk saat ini berada di angka $395 miliar (sekitar Rp6.448 triliun). Ini merupakan penurunan sebesar $90 miliar dari puncaknya pada Desember 2024.

Namun, Musk masih memiliki aset besar lainnya, termasuk 42% saham di SpaceX, yang bernilai sekitar $136 miliar (sekitar Rp2.216 triliun). Dengan inovasi teknologi yang terus berkembang, bukan tidak mungkin Musk akan kembali memperbesar kekayaannya dalam waktu dekat.

Kesimpulan

Meskipun mengalami penurunan kekayaan dalam jumlah besar, Elon Musk tetap menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Dengan bisnis yang terus berkembang, terutama di bidang luar angkasa dan kecerdasan buatan, kekayaan Musk masih sangat solid.

Baca Juga :  Apical dan Earthworm Foundation Bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk Perluas Program Sustainable Living Village

Bagaimana menurut kamu? Apakah Musk akan segera kembali menambah pundi-pundi kekayaannya atau menghadapi tantangan baru di masa depan? 

Dapatkan informasi terkini tentang pasar kripto, teknologi blockchain, dunia Web3, hingga industri finansial hanya di Bittime Blog. Kamu bisa mengakses informasinya kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan berita terkini, analisis pasar, serta perkembangan terbaru. 

Disclaimer

Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Bittime adalah platform perdagangan aset kripto terdaftar di Bappebti yang menyediakan informasi berdasarkan riset internal, bersifat umum dan edukatif. Informasi ini bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau perpajakan. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Pengguna wajib melakukan analisis mandiri dan memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang berlaku.

Berita Terkait

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?
Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank
Lupromax Mechanic Connect 2026 – Jabodetabek : Bangun Relasi dan Apresiasi Mitra Bengkel
Pena Petrofin Awards 2026: “Connecting Your Energy”, Elnusa Petrofin Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers di Momentum Perjalanan 30 Tahun Menghantarkan Energi
Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material
Dorong Penetrasi Pasar Daerah, BRI Finance Hadirkan Pameran Otomotif di Banyuwangi
Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance
Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Lupromax Mechanic Connect 2026 – Jabodetabek : Bangun Relasi dan Apresiasi Mitra Bengkel

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Pena Petrofin Awards 2026: “Connecting Your Energy”, Elnusa Petrofin Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Insan Pers di Momentum Perjalanan 30 Tahun Menghantarkan Energi

Selasa, 28 April 2026 - 18:00

Rahasia Kontraktor Hemat: Bukan di Harga, Tapi di Pemilihan Material

Selasa, 28 April 2026 - 15:00

Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

Selasa, 28 April 2026 - 14:00

Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal

Selasa, 28 April 2026 - 14:00

Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

Berita Terbaru

Teknologi

Kenapa Harga Besi Murah Justru Bikin Biaya Membengkak?

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:00